Dansat Brimob Jabar Pimpin Apel Pencarian Korban Longsor Cimanggung

Cimanggung,swarabandung.net – 
Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K., memimpin Apel di lapangan SMAN Cimanggung dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan Search And Rescue (SAR) Hari ke – 6 bencana tanah longsor yang menimpa wilayah Desa Cihanjuang. Kamis (14/1/2021).

Turut hadir pada kesempatan tersebut diantaranya anggota TNI, Polri, Basarnas dan para relawan SAR dari berbagai elemen masyarakat.

Pada saat arahan Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K., mengatakan, “Kita disini adalah pahlawan yang sebenarnya karena jiwa kemanusiaan yang tertanam pada diri kita tergerak untuk menolong sesama, apa yang sudah kita lakukan atau setiap tetesan keringat yang kita keluarkan sampai dengan saat ini mudah – mudahan mendapatkan ridho dan keberkahan dari Allah SWT Tuhan Semesta alam”.

Sampai dengan hari ini total korban meninggal dunia akibat bencana tanah longsor di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan  Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mencapai 21 orang.

Dalam operasi pencarian hari keenam ini dimulai pukul 07.30 Wib, Tim SAR gabungan melakukan pencarian di 3 Sektor. Sektor 1 berlokasi di hajatan warga. Sektor 2 di sekitar Masjid An – Nur dan Sektor 3 di sekitar lapangan voli.

“Sampai pagi ini, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tanah longsor di Cimanggung, sebanyak 21, selamat 25, dan yang masih dalam pencarian 19 orang”, Ujar Kombes Pol. Yuri Karsono.

“Kendala yang paling signifikan di lapangan yaitu cuaca tidak stabil dan curah hujan cukup tinggi menyebabkan pergerakan tanah semakin besar dan berpotensi memicu longsor susulan,” tambahnya

Ia juga menambahkan, “Material longsor disini cukup tebal sehingga menyulitkan tim melakukan pencarian. Namun anggota Brimob dan Tim SAR gabungan tetap optimistis dan semangat, kami berharap korban satu persatu bisa ditemukan walau dalam keadaaan yang terbatas,”.

“Hingga saat ini kekuatan personel operasi SAR yang terjun langsung berjumlah 664 orang yang terdiri atas Basarnas Bandung, BPBD Jabar, BPBD Sumedang, PUPR, TNI dan Polri, PMI Jabar, Dinkes Sumedang, Rumah Zakat, Potensi SAR Jawa Barat dan Potensi SAR Jawa Tengah”, kata Yuri Karsono.

Diberitakan sebelumnya, bencana tanah longsor terjadi di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 16.45 WIB.

Longsor susulan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB yang menyebabkan lebih banyak korban tertimbun karena pada saat itu banyak warga dan Tim SAR Gabungan yang sedang melakukan evakuasi dan pendataan terhadap jumlah korban pada longsor pertama.

Peristiwa memilukan ini terjadi akibat hujan deras dengan durasi lama dan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Sumedang dan sekitarnya. Akibat tingginya curah hujan, tebing setinggi 20 meter di belakang permukiman warga runtuh.

“Jangan pernah menyerah dalam melakukan kebaikan, banyak keluarga korban maupun masyarakat sekitar yang berharap kepada kita semua dalam pencarian korban yang masih belum ditemukan, mari kita saling bahu membahu dalam melaksanakan tugas yang mulia ini. Jaga selalu kesehatan, kekompakan, dan semangat kita semua”, tutup Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!