Walikota Bandung Bersama Dansektor 22 Tinjau Langsung Proses Loseda Dan Jaring Sampah Di Rw.5 Malabar

Bandung,swarabandung.net – Rw 05 Kelurahan Malabar boleh bangga dengan keberhasilan nya dalam pengolahan sampah organik menjadi kompos dengan inovasi baru yang bernama Loseda ( Lodong sesa dapur ) sehingga Rw 05 terbebas dari sampah selain menjalankan program Kangpisman ( Kurangi, Pisahkan, Manpaatkan ) sebagai unggulan program pemerintah kota Bandung.

Sehingga walikota Bandung Mang Oded Selasa (21/1/2020 ) megunjungi ke Wilayah Rw 05 Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, didampingi Komandan Sektor 22 Citarum Harum (Kol. Inf. Asep Rahman Taufik) untuk meninjau langsung proses loseda dan jaring sampah di sungai

“Kedatangan Mang Oded disini untuk memberi motifasi kepada warga masyarakat yang aktif menggalakan Program Kang Pisman, apalagi  masyarakat yang  mempunyai kreatifitas dan punya inovasi seperti alat pengurai sampah yang dinamakan  Loseda” jelas Mang Oded.

Walikota pun berasa senang atas kedatangannya disertai oleh Dansektor 22 Citarum Harum, Kadis DLHLK, Kabag Pemum, Camat Lengkong dan dan banyak unsur masyarakat yang ikut hadir “ini merupakan hal yang luar biasa ,” Ucap nya.

Sementara Dansektor 22 Kolonel Asep Rahman Taoufik mengatakan ,” Program percepatan daerah aliran sungai citarum sangat beririsan dengan program pemkot Bandung , permasalahan sama, seperti persoalan sampah, limbah industri, limbah domestik ,jadi kami selalu berkolaborasi dalam menyelesaikan masalah nya ,” Ujar Asep.

” Upaya pencapaian ODF 100%  kami sudah membuat Ipal komunal di beberapa titik, persoalan sampah juga sudah di buatkan TPS3R , inti nya kami bersinergis dengan pemerintah kota Bandung ,” Tambah nya.

Sementara itu, Ketua RW 05 Kelurahan Malabar Kecamatan Lengkong, Agus Suherman mengatakan, Loseda

“Ini inovasi baru. Kita baru menempatkan di 15 titik. Rencananya satu rumah satu Loseda. Ke depannya kita ingin warga bisa menaruh di setiap rumah punya satu sampah basah yang bisa teratasi, Juga kompos nya biss di jadikan pupuk ,”  katanya.

Sedangkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung, Kamalia Purbani mengungkapkan, Loseda tersebut merupakan bentuk pemberdayaan berbasis masyarakat.

“Ini programnya kawasan bebas sampah. Warga berinisiatif menyelesaikan masalahnya sendiri. Salah satunya dengan fokus mengenai sampah dan penataan lingkungan,” Imbuh nya

(Muh.Warman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *