Sektor 22 Sub 16 Satgas Citarum Harum Bersihkan Sungai Cikapundung

Lembang,swarabandung.net – Satgas Sub 16 sektor 22 Citarum Harum, melaksanakan pembersihan Sungai Cikapundung wilayah Rt 01/09 Desa Suntenjaya di hulu Sungai Cikapundung.

Pembersihan ini masif dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan sungai, juga sosialisasi kepada aparat kewilayahan dan masyarakatnya supaya bisa menjaga kelestarian sungai.

Dikatakan Serma Epi Nana (Dansub 16-22), ketika diwawancarai awak media, mengatakan, “Pembersihan sampah di sungai cikapundung  yang merupakan Hulu Sungai Cikapundung, di optimalkan agar sampah tidak hayut terbawa ke Kota Bandung”  katanya.

Inisiatif ini, Epi lebih konsisten pada pembersihan sungai sambil melakukan sosialisasi kepada warga sekitar bantaran, yang terlebih dahulu melakukan pendekatan sosial kepada aparat desa sebagai ajang silaturahmi dan pemberitahuan.

“Kami melakukan ini sebagai tindakan pencegahan, soalnya sampah yang ada di Sungai Cikapundung yang akhirnya bermuara di Sungai Citarum” imbuh Epi.

Epi pun menyebutkan bahwa upaya masifnya pembersihan ini dikarenakan musim hujan, sehingga debit air bertambah dan sampah akan cepat hayut terbawa derasnya sungai.

(***)

HPSN 2020 Dan Jum’at bersih, Sektor 22 Sub 8 Gandeng Kewilayahan Bersihkan Sungai Lebaklarang

Bandung,swarabandung.net – Dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020 dan Jum’at bersih serta untuk mengantisipasi dan meminimalisir banjir, terlebih di musim penghujan, Sektor 22 Sub 4 Citarum harum menggandeng kewilayahan menggelar karya bakti membersihkan Sungai Lebaklarang kelurahan Sekeloa. Kec. Coblong Kota Bandung, Jum’at (21/2/2020).

Sejumlah 55 orang gabungan anggota Baraya Sub 8 Sektor 22 dan Gober Kewilayahan membersihkan sampah yang berserakan dan dahan ranting pohon serta rumput liar yang tersangkut di bawah aliran Sungai Lebaklarang.

Nampak dalam kegiatan, Dansub 8 Sektor 22 Peltu Ade Rapiudin beserta anggota, Para pejabat ASN Se – Kecamatan Coblong, Gober Se-Kecamatan Coblong, Babinsa.

Mereka bahu membahu bergotong royong dengan penuh kebersamaan membersihkan sampah di Sungai Lebaklarang sepanjang 800 meter, dengan menggunakan alat seadanya seperti cangkul, sabit, garu, parang dan karung plastik untuk tempat sampah, hasilnya sekitar 400kg Sampah terangkat.

Dansub 8 Peltu Ade Rapiudin  ketika dikonfirmasi dilokasi Karbak, mengatakan, “kegiatan karya bakti ini bertujuan untuk mengantisipasi sekaligus meminimalisir terjadinya banjir akibat aliran air tersumbat sampah”. Katanya.

Dengan dibersihkannya sampah-sampah ini, lanjut Dansub 8, saat turun hujan arus air dari hulu sungai akan mengalir lancar, sehingga warga aman dan terbebas dari banjir.

Tak lupa Dansub 8 Peltu Ade Rapiudin juga menghimbau agar warga tidak membuang sampah sembarangan, terlebih ke sungai, karena selain membuat lingkungan kurang nyaman juga menyebabkan tersumbatnya aliran air yang akan menyebabkan banjir.

“Kami semua disini bekerja sama demi kepentingan masyarakat banyak agar dimusim penghujan seperti saat ini air sungai tak meluap akibat penumpukan sampah”. Ungkap Peltu Ade Rapiudin.

(Muh.Warman)

Cegah Tawuran, Kapolsek Utara Barat Polres Cirebon Kompol H. Suwitno, SH, MH pimpin Langsung Geledah Tas Pelajar

CIREBON,swarabandung.net – Polsek Cirebon Utara Barat, Polres Cirebon Kota melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap para pelajar yang sedang nongkrong di sekitar Jalan Perjuangan Kota Cirebon, Jumat (21.02.2020).

Hal ini dilakukan sebagai upaya preemtif dan preventif yang dilakukan Kepolisian sebagai langkah dalam mengantisipasi terjadi aksi tawuran pelajar di wilayah Kota Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Syamsul Huda, S.Ik, SH, M.Si melalui Kapolsek Cirebon Utara Barat Kompol H. Suwitno, SH, MH mengatakan, pegecekan dan pemeriksaan terhadap tas dan kendaraan yang digunakan pelajar tersebut untuk mengantisipasi para siswa terpapar kelompok berandalan bermotor yang saat ini meresahkan kenyamanan warga.

Selain mencegah terjadinya aksi tawuran pelajar sekaligus juga mencegah terjadinya penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan narkoba ataupun senjata tajam, tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan tadi oleh anggota tidak ditemukan sajam ataupun alat-alat yang berbahaya lainnya dan langsung kami arahkan untuk membubarkan diri dan pulang kerumah masing-masing.

Dalam hal ini kami juga sudah menempatkan dan menyiagakan personil di wilayah Jalan Perjuangan Kota Cirebon untuk mengantisipasi akan terjadinya aksi tawuran pelajar dan juga kejahatan jalanan lainnya, tegasnya.

(Muh.Warman)

HPSN 2020, Sektor 22 Sub 4 Bersihkan Sungai Dan Kenalkan Loseda Kepada PAUD Serumpun Bambu

Bandung,swarabandung.net – Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dijadikan momentum pembersihan sampah pada lingkungan kehidupan, 15 tahun yang lalu tepatnya 21 Februari 2005 terjadi musibah setelah Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Leuwigajah Cimahi longsor. Akibatnya, 147 orang meninggal dunia.

Momen tersebut dijadikan sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) untuk menjadi pengingat dan titik awal komitmen secara nasional agar pengelolaan sampah lebih berwawasan lingkungan, diperingati tapi bukan untuk terulang kembali.

Tak mau kehilangan momentum tersebut, Sektor 22 Sub 4 yang dipimpin Sertu Agus Tardiman turut melakukan kegiatan pembersihan lingkungan dengan membersihkan sungai Cikapundung di wilayah Rw 08 kelurahan burangrang kecamatan lengkong, Kota bandung.

Dansub 4 Sertu Agus Tardiman mengatakan, kegiatan tersebut perlu dilakukan pihaknya mengingat peduli terhadap pelestarian lingkungan hidup, dan merasa bertanggung jawab dan berkepentingan untuk melakukan upaya-upaya peningkatan kualitas air sungai di wilayahnya.

“Upaya-upaya peningkatan kualitas air sungai sudah sangat diperlukan, salah satunya dengan berhenti membuang sampah dan limbah ke sungai”. ucap Sertu Agus dalam keterangannya kepada wartawan, Jum’at  (21/2/2020).

Karenanya dalam kegiatan Bebersih Kali ini, Dansub 4 Sektor 22 Sertu Agus Tardiman memimpin langsung Pembersihan sampah di sungai sepanjang 200 Meter.

“Seluruh personil terjun ke sungai dan berhasil mengangkat berkarung-karung sampah. Tadi sampai 400kg dari hasil sampah di sungai Cikapundung yang mayoritas sampah tersebut terdiri dari plastik dan limbah rumah tangga.”. ungkapnya.

Sementara itu, dalam rangkaian HPSN tahun ini Sektor 22 Sub 4 juga membimbing anak – anak PAUD Serumpun Bambu Rw.01 Kel. Pasirluyu Kec. Regol melaksanakan Gerakan Pungut Sampah (GPS). Selain itu, dilanjutkan dengan pengenalan Lodong Sampah Sesa Dapur (Loseda).

Menurutnya, Langkah ini perlu dilakukan kepada anak – anak sejak dini, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Hal ini dilakukan untuk mengedukasi pada generasi muda dengan harapan terapan ini bisa menjalar pada keluarganya dan dilingkungan tempat mereka tinggal”. Tutur Agus.

Selanjutnya, Diah Mardiana SS selaku koordinator PAUD Serumpun Bambu mengatakan, ” Bahwa anak anak selalu dibimbing untuk mencintai lingkungan yang bersih dan sehat”. Katanya.

(Muh.Warman)

Mahasiswa KKK – UPI, Lakukan Revitalisasi Lahan Kosong

Bandung,swarabandung.net  – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Cicendo Kota Bandung melakukan revitalisasi lahan kosong menjadi sebuah taman dengan penggunaan ecobrick yang bertempat di suatu lahan di kawasan Rw 06 Kel. Pamoyanan Kec. Cicendo Kota Bandung,bulan lalu.

Dalam upaya menindaklanjuti program Citarum Harum, kegiatan ini dilaksanakan untuk menata ulang kembali lahan tersebut dengan perbaikan fisik dan tindakan penyelamatan bumi yang saat ini sudah mengalami kerusakan akibat ulah manusia seperti membuang sampah sembarangan, membuang sampah di sungai, serta polusi udara akibat pembakaran sampah dan emisi kendaraan.

Sejalan dengan program Pemerintah Kota Bandung Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan) secara tidak langsung mahasiswa KKN mengajak warga sekitar untuk turut andil dalam kegiatan penyelamatan lingkungan salah satunya dengan cara memanfaatkan limbah plastik.

Sebagai solusi langsung, mahasiswa KKN mengubah limbah plastik menjadi ecobrick yang dapat bermanfaat di masyarakat, dalam hal ini ecobrick digunakan menjadi pagar penjaga tanaman. Dilihat dari bentuk nya yang sangat kuat menyerupai bata konvensional, ecobrick ini dapat menjadi alternatif bagi bata konvensional dalam mendirikan bangunan yang ramah lingkungan ataupun dijadikan usaha kreatif masyarakat sebagai bahan baku furniture.

Salah satu Ibu kader pengurus PKK mengatakan, “Saya sangat berterima kasih atas adanya mahasiswa KKN dari UPI, yang secara langsung memberikan solusi nyata dari permasalahan yang ada. Saya berharap agar selanjutnya bisa ditiru oleh masyarakat untuk lebih menjaga lingkungan dan ikut dalam kegiatan lainnya untuk menyelamatkan lingkungan”, pungkas nya.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat penghijauan lahan dan mengurangi jumlah limbah plastik yang ada di Kota Bandung, khususnya di Kelurahan Pamoyanan.

Selaini itu kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah wawasan dan kesadaran masyarakat di kawasan Rw 06 agar tidak membuang sampah sembarangan melainkan mengubah sampah tersebut menjadi suatu hal yang bermanfaat.

Seperti yang di programkan pemerintah kota Bandung Kng Pisman ( Kurangi, Pisahkan, Manpaatkan ) seperti yang di lakukan mahasiswa KKN UPI di Sektor 22 memanpaatkan sampah jadi sesuatu yang manpaat.

(***)

Menkeu Sri Mulyani : Reformasi di Tubuh Polri Luar Biasa

Jakarta,swarabandung.net – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai institusi besar yang memiliki upaya reformasi secara luar biasa. Pujian itu terkait perolehan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangannya selama enam kali berturut-turut.

Hal tersebut disampaikan Sri Mulyani dalam sambutan pada Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Polri di Auditorium Perguruan Tinggi Kepolisian Indonesia (PTIK) Jakarta, Kamis (20/2/2020) seperti yang ditulis dalam akun facebook Sri Mulyani Indrawati dan laman Kemkeu RI.

Menurutnya, reformasi yang dimaksud antara lain dibuktikan dengan perolehan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangannya selama enam kali berturut-turut. Menkeu mengapresiasi kepemimpinan Polri atas komitmen yang tidak berubah.

“Itu luar biasa. Artinya pertama mindset-nya sudah tahu bahwa ini zaman berubah, kita harus berubah dan kemudian mewujudkannya di dalam tingkah laku dan sikap dan menghasilkan sesuatu yang diaudit secara independen 6 tahun dan tetap terjaga dan dijaga itu luar biasa,” ujar Menkeu.

Menkeu menambahkan, jajaran birokrasi dan seluruh instansi publik yang melayani dan profesional, akuntabel, punya kompetensi adalah tiang negara yang tidak terhingga nilainya. Itu adalah penjaga negara yang membangun serta menumbuhkan Republik Indonesia.

Hal tersebut dapat terwujud berkat kualitas kepemimpinan untuk bisa menjalankan misi dan setia, loyal pada tujuan bernegara serta mampu menahan diri terhadap berbagai godaan yang muncul dari kesempatan-kesempatan yang ada.

“Sekali lagi, saya menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Kepolisian Republik Indonesia yang saya tahu tidak mudah, sama seperti saya memimpin Kementerian Keuangan. Seluruh jajarannya sampai di pelosok sama seperti jajaran saya di seluruh Republik Indonesia,” katanya.

Ditambahkan, godaan datang setiap hari namun kita menempuh jalan yang sulit dan sunyi karena jalan yang sulit dan sunyi itu adalah jalan menahan diri dan memperbaiki institusi sehingga betul-betul menjadi institusi yang well govern, yang tertata dengan baik, yang mampu menghasilkan institusi yang mampu menjalankan misinya dengan integritas dan profesionalitas.

“Ini proses panjang namun Polri memulai dari awal dan tetap komit. Luar biasa,” kata Menkeu.

Pada kesempatan tersebut Menkeu mendapatkan penghargaan Kehormatan Kedokteran Kepolisian yang diserahkan langsung oleh Kapolri. Penganugerahan Wing Kehormatan Kualifikasi Kedokteran Kepolisian Tahun 2020 dengan tujuan menumbuhkan rasa kebanggaan dan tanggung jawab untuk personil non Polri yang turut mengembangkan Kedokteran Kepolisian sebagai salah satu unsur dari Kedokteran Kesehatan Polri.

Rapat kerja teknis ini merupakan gabungan Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang), Pusat Keuangan (Puskeu), Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) dan Pusat Sejarah (Pusjarah) Polri Tahun Anggaran 2020. Tema yang diusung adalah “Siap Mendukung Pengamanan Pilkada Serentak dan PON XX Tahun 2020 Untuk Menjaga Stabilitas Keamanan Dalam Negeri Guna Mengawal Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Maju”.

(Muh.Warman)

Kasatreskrim Polres Cianjur Ungkap Tindak Pidana Penipuan WO

Cianjur,swarabandung.net – Polres Cianjur gelar Konferensi Pers terkait Pengungkapan Kasus Perkara Penipuan/Penggelapan Wedding Organizer High Level Cianjur bertempat di Mapolres Cianjur.

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Niki Ramdhani memaparkan, “bahwa Polres Cianjur berhasil mengamankan Barang Bukti berupa Beberapa lembar bukti transfer, Satu buah handphone merk Xiaomi dan Beberapa lembar foto screenshot invoice”. Katanya Saat memimpin Konferensi Pers di Mapolres Cianjur.

Dijelaskannya, bahwa kronologis kejadian bermula pada hari Senin 23 september 2019 sekira jam 10 WIB di kampung Cigombong RT 2 RW 9 Desa Ciherang kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur telah terjadi “penipuan dan atau penggelapan” yang dilakukan oleh saudari bintang Juwita magfirli dengan cara pelaku menawarkan jasa wedding organizer melalui Instagram @highlevel berita dekor dan catering dengan tawaran diskon 20% sehingga korban tergiur dan akhirnya mentransfer sejumlah uang tapi nyatanya tidak ada realisasi bahkan sampai tidak diberi kabar.

Setelah itu pada hari Minggu tanggal 16 Februari 2020 korban melaporkan kejadian ke kepolisian dan didapatkan informasi bahwa dari gelar jagat raya dan saudari meta Hanindita bahwa telah terjadi penipuan dan atau penggelapan dengan modus melalui Instagram @highlevel dan selanjutnya kami sebagai pihak kepolisian telah melakukan pencarian terhadap pelaku dan pelaku menyerahkan diri ke kantor polisi pada hari Senin tanggal 17 Februari 2020.

“Modus operandi tersangka melakukan perbuatan tersebut dengan maksud mencari keuntungan lebih”. Papar Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Niki Ramdhani

Akibat perbuatannya tersangka terjerat Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP dan terancam Hukuman penjara 4 tahun.

(Muh.Warman)

Polri Secara Bertahap Akan Mengembangkan Unit PAM Obvitnas Sesuai Karakteristik Dan Kondisi Geografis

Bandung, swarabandung.net – Dalam Pasal 5 UU No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara RI dinyatakan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri.

Berdasarkan UU No. 2/2002 tersebut, Polri memiliki tugas dan kewenangan menjaga keamanan dalam negeri, termasuk menjaga keamanan obyek-obyek vital nasional yang memiliki peran strategis bagi terselenggaranya pembangunan nasional.

Demikian dikatakan Dir. Pam Obvit Polda Jabar Kombes Pol. Nasri Wiharto, S.I.K.,M.H., yang wakili oleh AKBP. Daros, S.H.,M.H., dalam sebuah acara talkshow di salah satu radio di Kota Bandung.

Lebih lanjut AKBP. Daros, S.H.,M.H., menyampaikan obyek vital nasional (obvitnas) memiliki peran yang cukup stratagis dalam mendorong pembangunan nasional serta dapat mempengaruhi sistem perekonomian nasional, sistem politik dan pemerintahan serta keamanan nasional. Dalam Keppres No. 63/2004 disebutkan bahwa obvitnas merupakan kawasan/lokasi/ bangunan/instalasi dan/atau usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak, kepentingan negara dan/atau sumber pendapatan negara yang bersifat strategis. Mengingat peranannya yang cukup strategis, obvitnas membutuhkan sistem pengamanan yang lebih kuat dan didasarkan atas standard sistem pengamanan yang ketat, sehingga mampu memperkecil risiko dan dampak keamanan yang ditimbulkan akibat adanya ancaman dan gangguan keamanan. Standard sistem pengamanan obvitnas dapat digunakan sebagai sebagai dasar untuk menilai pencapaian kinerja sistem pengamanan obvitnas.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga menginformasikan selain belum diterapkannya standard sistem pengamanan oleh para pengelola obvitnas, Polri juga masih dihadapkan pada persoalan terbatasnya jumlah dan kemampuan personil Polri yang bertugas mendukung sistem pengamanan obvitnas di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk itu, secara bertahap Polri harus meningkatkan jumlah personil yang akan ditugaskan untuk mendukung sistem pengamanan obvitnas. Jumlah personil pam obvitnas di setiap satuan kewilayahan Polda harus disesuaikan dengan jumlah obvitnas yang ada di masing-masing wilayahnya.

Sedangkan dalam jangka waktu panjang, di setiap satuan kewilayahan Polres akan memiliki unit pam obvitnas, hal ini tentunya didasarkan atas karakteristik dan kondisi geografis dimana lokasi obvitnas tersebut berada.

Sedangkan untuk meningkatkan kemampuan personil pam obvitnas, maka Polri dapat menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan khusus untuk kebutuhan sistem pengamanan obvitnas. Pendidikan dan pelatihan dapat diselenggarakan oleh Polri sendiri atau bekerjasama dengan pihak lain yang memiliki kualifikasi dan kompetensi dalam bidang pengamanan obvitnas. Peningkatan kemampuan personil pam obvitnas juga dilakukan dengan mengirimkan personil pam obvitnas untuk mengikuti pendidikan atau pelatihan sistem pengamanan di luar negeri.

Selain itu, peningkatan kemampuan personil juga dapat dilakukan melalui kegiatan seminar atau lokakarya terhadap isu-isu yang berkaitan erat dengan permasalahan pengamanan obvitnas.

(Muh.Warman)

Polsek Pasir Jambu Polresta Bandung Polda Jabar Bersihkan Sungai DAS Citarum

Kab. Bandung,swarabandung.net – Sebanyak empat desa yang berada di wilayah Kec. pasir Jambu yang dialiri sub das sungai citarum tercemar dengan adanya kotoran sapi yang dibuang ke sungai tersebut.

Melihat peristiwa tersebut Kapolsek Pasir Jambu AKP Asep Dedi dengan program Polri Peduli lingkungan melaksanakan pembersihan bantaran sungai tersebut

Untuk mengatasi hal tersebut Polsek Pasir Jambu dengan program Polri peduli lingkungannya kamis (20/02/2020) bersama instansi terkait dan komunitas peduli lingkungan melaksanakan pembersihan bantaran sungai di empat desa yaitu Desa Mekar maju, desa cibodas, desa mekarsari dan desa cisondari

Sementara itu untuk limbah atau kotoran sapi, dengan inovasi yang digagas oleh Polsek Pasirjambu membuat program yang bernama Bankosap (Bank Kotoran Sapi) dimana kotoran sapi tersebut akan dikumpulkan dan di olah menjadi pupuk organik.

Bankosap ini mudah-mudah bisa menjadi solusi bagi masyarakat untuk tidak membuang kotoran sapi ke sungai.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga memberikan Informasi bahwa program tersebut akan terus dilaksanakan sampai para peternak sapi bisa bersama-sama menjalankan program peduli lingkungan bersih dan sehat khususnya yang berdekatan dengan bantaran sungai anak citarum.

Kabid Humas Polda Jabar juga berharap, masyarakat khususnya yang ada di Kecamatan Pasirjambu menjadi sadar akan lingkungannya dan tidak membuang kotoran sapi sembarangan serta dengan adanya gerakan ini, dinas terkait dapat menjadi jembatan untuk mencari konsumen dari pupuk organik yang sudah diolah oleh kelompok tani.

(Muh. Warman)

Rekayasa Lalu – Lintas Dampak Perbaikan Tebing Di Ruas Tol Cipularang KM 118.600 Dan Pendampingan Komisi V DPR RI

Cipularang,swarabandung.net – Bertempat di Ruas JalanTol Purbaleunyi Km 118.600, Kamis, 20 Februari 2020 telah dilaksanakan kegiatan persiapan dan pelaksanaan rekayasa lalu lintas dampak perbaikan/pengerjaan tebing di ruas jalan tol Cipularang Km 118.600 dan Pendampingan Komisi V DPR RI.

Adapun Pelaksana yang terlibat adalah Komisi V DPR RI beserta rombongan, Kementrian Ditjen Hubdat, Kementrian BPJT, Kementrian PUPR (BPTD Wil. IX), Dir Lantas Polda Jabar, Dir Opsnal PT. Jasa Marga Pusat, Kadishub Prop. Jabar dan anggota,
Kadis Bina Marga Prov, Basarnas, Kasubdit Kamsel dan Tim, Kasat PJR danTim, Kaslan Cimahi beserta anggota, Sat brimob Polda Jabar.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Drs S. Erlangga menginformasikan bahwa kegiatan tersebut diawali dengan Rapat terbatas dengan Komisi V DPR-RI.

Adapun Penjelasan dari Dirjen Hubdat bebas hambatan kepada Komisi V DPR-RI, bahwa Longsor yang terjadi yaitu pada tanggal 11 Februari 2020 di Kampung Hegarmanah, Desa Sukatani Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat dekat akses jalan di rumija tol Cipularang KM 118+600. Dimana jarak longsor dengan kedalaman 15 meter dan lebar 30 meter ini berjarak 5-7 meter dari bahu jalan tol dan kemiringan lereng 22-25 derajat

Longsor terjadi karena kemiringan lereng yang curam atau lebih dari 20 derajat, musim tanam dan curah hujan tinggi,Terdapat saluran irigasi dan sistem drainase yang tidak berfungsi atau tersumbat, serta tata guna lahan yang berupa lahan basah atau persawahan.

Penanganan darurat dari PT. Jasa Marga yaitu Merekontruksi lagi lahan dengan perkuatan serta pencegahan longsor ulang dan menghindari akumulasi air, Memasang sipail untuk menahan longsoran agar tidak ke badan jalan sehingga tidak meluas menggerus badan jalan tol, disamping itu pihaknya telah melakukan pemasangan terpal dan memasang dolken/cerucuk, serta sandbag, selanjutnya melakukan Perkuatan straining stracer berupa borfile/ untuk menahan pergerakan tanah yang labil serta menanam gorong – gorong melintang jalan dari titik longsor A sampai dengan titik B

Rekomendasi dari Komisi V DPR-RI adalah agar diupayakan untuk mempercepat pengerjaan, agar identifikasi dini untuk titik – titik rawan longsor dan agar disampaikan ke masyarakat bahwa kejadian tersebut bukan kesalahan kontruksi tapi merupakan kejadian alam.

Kegiatan dilanjutkan dengan rapat terbatas yang dihadiri oleh Kasubdit Kamsel dan Tim, Kasat PJR dan Tim, GM. PT. Jasa Marga dan Tim dan Kasat Lantas Polres Cimahi dan Tim.

Hasil kesepakatan yang didapat yaitu Sesuai dengan Rencana awal untuk jalur B Akan di berlakukan Kanalisasi dari km 118.000 – 118.500 (300m), Namun setelah melihat situasi di Lapangan maka hasil kesepakatan Tim Rapat terbatas bahwa jalur B Tidak di berlakukan kanalisasi namun di peruntukan untuk semua jenis gol kendaraan, dengan pertimbangan jalur B di pergunakan 1,5 jalur sedangkan lajur paling kiri jalur B di peruntukan untuk Pengerjaaan Tebing.

Contraflow dari km 120.00 (selatan)- 118.100 (utara) dgn jarak tempuh sekitar 1,9 km di berlakukan untuk kendaraan Gol.1.

Rekomendasi untuk GM. Jasa Marga yaitu500 m sebelum kanalisasi harus sudah ada himbauan, dilakukan pemasangan lampu slang sepanjang jalur rekayasa dan sarpas harus sudah tersedia dan terpasang sebelum diberlakukan rekaysa kanalisasi dan Contraflow.

Pemberlakuan Rekayasa Lalu -Lintas.akan di rencanakan besok hari Jumat, 21 Februari 2020, pukul 08.00 WIB.

(Muh. Warman)