Polda Jabar Serahkan Empat Orang Tersangka Kasus Tindak Pidana Perpajakan Ke Kajaksaan

Bandung,swarabandung.net – Polda Jawa Barat tetapkan empat orang tersangka kasus tindak pidana perpajakan yang diduga menerbitkan, mengedarkan, dan menjual faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya.

Adapun Keempat orang tersangka  tersebut adalah AAP, AS, AP, dan R. Mereka merupakan sebuah keluarga yang punya peran yang berbeda-beda, akibat perbuatannya negara mengalami kerugian sebesar Rp 98,059,726,832.- (Sembilan puluh delapan milyar lima puluh sembilan juta tujuh ratus dua puluh enam ribu delapan ratus tiga puluh dua rupiah)

“Ada empat pelaku yang melakukan pelanggaran pajak. Kami sudah melakukan penindakan dan penyidikan, sekarang telah kami nyatakan kelengkapan bukti yang kemudian kami serahkan ke Kejaksaan”. kata Wadirkruimsus Polda Jabar, AKBP Hari Brata saat Konferensi pers di Mapolda Jabar, Senin (18/11/2019).

Ditempat yang sama, Kabid Pemeriksaan Penagihan Intelijen dan Penyidikan, Dirjen Pajak Jawa Barat 1, Rustana Muhammad memaparkan, bahwa tersangka AAP bersama-sama dengan AS, AP, dan R melakukan aksinya pada kurun waktu masa pajak September 2018 s.d. Juli 2019.

“Sekitar bulan Juli, Agustus, dan Desember 2018 tersangka AS alias DAS mendirikan PT LSE, PT SPJ, dan PT PIK dalam rangka menerbitkan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya (FP TBTS)”. katanya.

Namun, tiga PT tersebut adalah niaga Bahan Bakar Minyak (BBM), namun dalam kenyataannya perusahaan tersebut tidak memiliki izin untuk melakukan niaga bahan bakar minyak (BBM) dari instansi yang berwenang, tidak memiliki gudang tangki penampung bahan bakar minyak (BBM) dan tidak pernah melakukan pembelian stok BBM solar untuk diperjualbelikan.

“Bahwa dalam rangka membuat atau mengupload faktur pajak TBTS tersebut, tersangka AS alias DAS dibantu oleh tersangka AAP alias A yang berperan sebagai operator peng-upload faktur pajak (TBTS) berbentuk elektronik”. kata Rustana.

Atas perbuatannya para tersangka diancam pidana dalam Pasal 39A huruf a jo. Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan UndangUndang Nomor 16 Tahun 2009 jo. 64 KUHP untuk tahun pajak 2018 s.d Tahun 2019 dengan ancaman pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 6 (enam) tahun serta denda paling sedikit 2 (due) kali dan paling banyak 6 (enam) kali jumlah pajak dalam faktur pajak.

(Muh.Warman)

HKN KOTA BANDUNG: ODF DAN STUNTING JADI FOKUS UTAMA

BANDUNG,swarabandung.net – Penanganan stunting pada anak dan Open Defecation Free (ODF) akan menjadi fokus utama dalam program-program kesehatan di Kota Bandung. Selain karena keduanya saling berkaitan, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana ingin agar standar kualitas kesehatan warganya juga meningkat.

Dalam setahun terakhir, angka stunting Kota Bandung sudah berhasil diturunkan dari sebelumnya 25,8% menjadi 25,3%. Hal itu, menurut Yana, adalah kemajuan yang sangat baik. Sehingga ia mendorong Dinas Kesehatan untuk terus mengupayakan berbagai cara agar angka tersebut semakin membaik.

“Semua capaian itu melalui strategi pembangunan tiga pilar, yaitu paradigma sehat, penguatan akses pelayanan kesehatan, dan penyediaan biaya,” ujar Yana saat merayakan Hari Kesehatan Nasional Tingkat Kota Bandung di halaman kantor Dinas Kesehatan Kota Bandung, Minggu (17/11/2019).

Ketiga program tersebut, lanjut Yana, diterjemahkan melalui berbagai program, seperti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS PK), program Nusantara Sehat (NS), serta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Semua program itu dengan menggandeng berbagai pihak, salah satunya Forum Bandung Sehat (FBS) yang diketuai langsung oleh istri Wali Kota Bandung Siti Muntamah Danial. Sejak awal pembentukannya, FBS telah mencanangkan diri untuk menjadi akselerator dalam mewujudkan Bandung yang bebas dari buang air sembarangan.

“Hal tersebut menunjukkan, dengan kerja bersama kita telah berhasil mempersiapkan generasi sehat untuk Indonesia unggul pada tahun 2045,” tegas Yana.

Apalagi, Indonesia tengah menyongsong tahun Indonesia Emas pada usianya yang ke-100 tahun. Saat itu Indonesia diperkirakan mendapatkan bonus demografi. Jika generasi tersebut tidak dipupuk untuk menjadi generasi unggul, Yana khawatir angka tersebut akan menjadi beban atau bencana demografi.

“Saya berharap generasi sehat yang diperjuangkan bersama akan mengantarkan Indonesia menjadi negara yang maju, makmur, dan sejahtera. Untuk menuju jalan ke sana, insyaallah Kota Bandung akan memainkan peran penting asalkan tiga prinsip itu dilakukan dengan konsisten, yakni inovasi, kolaborasi, dan desentraliasi,” bebernya.

Ia pun mengapresiasi kinerja Dinas Kesehatan yang selalu memunculkan inovasi, gagasan, dan kinerja optimal dalam mewujudkan itu semua. Ia memotivasi para tenaga kesehatan agar tetap istiqamah dan semangat dalam mengemban tugas mulianya.

“Saya bahagia melihat para tenaga kesehatan ini, wajahnya ceria, dan betul-betul menunjukkan pengabdian yang tinggi agar warga Kota Bandung selalu sehat. Sampaikan hormat saya untuk seluruh petugas kesehatan di Kota Bandung,” ucap Yana.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rita Verita menambahkan, pihaknya juga terus berkomitmen agar layanan kesehatan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Berbagai kampanye pun dilakukan, salah satunya melalui lomba-lomba yang menjadi rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional ini.

“Rangkaiannya sudah dari Oktober. Ada lomba poster dengan tema diabetes mellitus untuk siswa dan mahasiswa, lomba senam cerdik untuk kader kesehatan, lomba cuci tangan pakai sabun, dan lomba menu sehat sesuai kampanye isi piringku,” bebernya.

Ia ingin agar program-program kesehatan, termasuk untuk menurunkan angka kematian akibat penyakit tidak menular, terus merambah hingga ke pelosok wilayah. Oleh karena itu ia berharap dukungan dan partisipasi dari seluruh stakeholder kesehatan.

“Germas itu kuncinya, itu akan terus disosialisasikan,” ujarnya.

(***)

Sub 7 Sektor 22 Citarum Harum Hadiri Syukuran Solokan Cirateun

Bandung,swarabandung.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mendukung Budaya Sunda (Daerah), termasuk Salametan Solokan Cirateun, Kelurahan Isola Kecamatan Sukasari Kota Bandung, yang dihadiri oleh satgas citarum harum sub 07 sektor 22, dipimpin oleh Peltu Bayu Dc, Minggu (17/11/2019).

Salametan Solokan Cirateun Bertemakan “Pelestarian Sumber Daya Air Sebagai Sumber Kehidupan dan Kesederhanaan Juga Perekat Persaudaraan Warga Masyarakat Cirateun dan Sekitarnya”.

Salamatan Solokan Cirateun, menurut sesepuh cirateun, Abah Haji Neneng, mengatakan, ini merupakan tradisi yang sudah berjalan sejak Puluhan Tahun kebelakang, kami berharap salametan ini perlu dipertahankan, selain memelihara hasil karya Mama Cirateun (Alm), yang telah berkarya membuat saluran terowongan Cadas Gantung yang airnya sudah bermanfaat buat masyarakat banyak.

Peltu Bayu (Dansub 07-22) Citarum Harum menyetujuinya atas argumen yang dilontarkan oleh Abah Haji Neneng, Dia beralasan hal ini beririsan dengan program citarum harum, dirinya sebagai satgas citarum yang bertugas untuk mengembalikan ekosistem air.

“Saya sangat setuju dengan argumen Abah Neneng, hal ini akan menerapkan pada masyaraktnya untuk melestarikan kebersihan sungai, soalnya sungai disini tiap harinya dipakai kebutuhan rumah tangga, yaitu mandi dan mencuci” katanya.

Masyarakat Cirateun masih memiliki budaya kuat daerahnya, terbukti sampai saat ini masih melakukan upacara tradisi salametan solokan cirateun yang sudah dilaksanakan sudah puluhan tahun kebelakang, bahkan mengesankan pada jaman hinduisme yang masih memiliki kepercayaan sunda buhun atau sunda jaman doeloe.

Menurut Kepala Seksi Pengembangan Produk budaya dan kesenian Bidang Produk Budaya dan Kesenian Disbudpar Kota Bandung, Drs. Rendra Karjawan, M.Si., bahwa kebudayaan daerah harus tetap dilestarikan karena dianjurkan oleh pemerintah sesuai dengan UU No. 5 Tahun 2017, yaitu tentang pemajuan budaya merupakan penguat bangsa.

“Salametan Solokan Cirateun merupakan budaya sunda asli, hal ini perlu dipertahankan, sebagai upaya dari pelestarian pemajuan budaya sunda, mengusung pada penguatan karakter asli orang sunda yang patuh pada pemeliharaan lingkungan, sehingga akan berpengaruh pada peningkatan objek wisata” terangnya.

Dilanjutkan dengan pandangan Peltu Bayu Dc. “Pelestarian budaya orang sunda hal yang sangat saya harapkan, ini berhubungan pula dengan kebersihan sungai, apabila kita jaga kebersihan sungai maka masyarakat akan tentram dan ini akan mengangkat pada budaya daerah di Cirateun dan sekitarnya, dengan harapan budaya penjagaan dan pemeliharaan Solokan Cirateun ini bisa meluas ke masyarakat yang ada di Kota Bandung termasuk di Curug Cigay bisa di tindak lanjut pula oleh Disbudpar” jelasnya

Program Citarum Harum yang kuat dengan pembersihan sungai dan lingkungan, merupakan tindakan yang tepat dalam pembangunan daerah dalam mewujudkan kebersihan, keindahan, kesehatan dan tata kelola sungai, maka sangat akomoditas dengan Pemerintah Kota Bandung pada bidang kesehatan lingkungan, utamanya keindahan sebagai modal dasar pemajuan objek wisata.

Hadir pada acara ini, Ceu Popong Djundjunan, Camat Sukasari, Lurah Isola, Danramil & Kapolsek Sukasari, Tokoh Budaya Sunda, Kompepar Kota Bandung, masyarakat hingga ratusan orang.

(***)

Dalam Menegakan Perpres No 15 Tahun 2018, Sub 5 Sektor 22 Citarum Bongkar Bangunan Di Pinggir Sungai

Bandung,swarabandung.net – Amanat Perpres no 15 tahun 2018 tentang percepatan DAS Citarum, Sub Sektor 5 – 22 Citarum Harum Bongkar bangunan di pingir Sungai yang berada di Rw. 04  Kelurahan Maleer Kecamatan Batununggal Kota Bandung. Minggu (17/11) Pagi.

Adapun dalam pembongkaran tersebut melibatkan warga masyarakat yang tergabung antara lain, gober, Baraya sektor 22, aparat kewilyahan diantaranya, Seklur Maleer (Mohamad Mukti SE), Kasie Ekbang Kelurahan Maleer (Agus Supardan), Babinsa, Dansub Sektor 22 Citarum Harum (Peltu Seno) dan Ketua Rw. 04 Kelurahan Maleer Kecamatan Batununggal Kota Bandung.

Lurah maleer yang diwakili Sekretaris Lurah (Seklur) Mohamad Mukti SE menyampaikan kepada wartawan, bahwa pembongkaran tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap program Citarum harum.

“Bangunan yang di jadikan tempat rongsokan ini membuat kumuh suasana ,jadi kami mencoba menata lingkungan agar sedap di pandang mata, bantaran ini bisa seperti di tempat lain, setelah di tata akan dibuatkan taman agar tidak terlihat kumuh”. Ungkap nya.

Kerja bakti di subsektor 5 mampu mengerahkan warga masyarakat 2 Rw yaitu Rw 04, Rw 11 dan Rw12 ,antusias warga masyarakat dalam membantu kerja bakti ini karena dapat di rasakan langsung mampaatnya karena membuat lingkungan bersih dan nyaman.

Menurut Peltu Seno ,” kerja bakti kali ini merapihkan bantaran sungai karena sudah terlihat kumuh, dengan bantuan masyarakat kita bisa lebih cepat merapihkan Bantaran sungai  dan membongkar salah satu bangunan ,” Ujar Seno.

Selain pembongkaran bangunan tersebut, Subsektor 5-22 melaksanakan kegiatan karya bakti dan melakukan penanaman pohon sawo di area pemakaman, pembuatan Ipal Komunal di Rw. 12 dan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dengan lahan seluas 200 meter² yang berlokasi di RW 11 Kelurahan Maleer Kec.Batununggal Kota Bandung.

TPS3R ini diharapkan mampu menyerap sampah dari masyarakat yang di perkirakan  7 kubik setiap hari nya.

Program ini sejalan dengan program pemerintah kota Bandung yaitu program Kangpisman ( kurangi ,pisahkan,manpaatkan) serta pencapaian Open Defication Free (ODF) pencapaian 2020.

(Muh.Warman)

Ops Mantap Pamong Ratu Dalam Rangka Tahalan Pemungutan Suara Pilkades Serentak 2019 Di Wilayah Kalapanunggal

Sukabumi,swarabandung.net – Polsek Kalapanunggal Polres Sukabumi Polda Jabar melaksanakan Operasi Mantap Pamong Ratu dalam rangka tahapan pemungutan suara Pilkades Serentak 2019 di Wilayah Kalapanunggal sampai dengan hari Minggu tanggal 17 Nopember 2019.

Kapolsek Kalapanunggal Polres Sukabumi Polda Jabar  AKP Ujang Rohimin, S.H di dampingi Kanit Binmas Polsek Kalapanunggal Aiptu Sriyadi dan Kanit Intelkam Bripka Indra Fajar P terkait pemungutan suara Pilkades Serentak tahun 2019 di Wilayah Hukum Polsek Kalapanunggal melaksanakan pengecekan ke tiap – tiap Desa yang melaksanakan kegiatan Pungut Suara.

Diinformasikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. bahwa  pemilihan Kepala Desa serentak di wilayah hukum  Polsek Kalapanunggal rata – rata hak pilih sudah masuk 60 % , serta Kapolsek Kalapanunggal selalu memberikan Himbauan baik kepada pihak Panitia, BPD dan Paralinmas dan kepada warga masyarakat yang melaksanakan hak pilihnya.

(Muh.Warman)

Cycling Tour And Competitions Dalam Rangka HUT Brimob Ke 74 Tahun 2019

Bandung,swarabandung.net – Wakapolda Jabar Melaksanakan kegiatan Start Cycling Tour and Competitions dalam rangka HUT ke 74 Korps Brimob Polri tahun 2019 Bertempat di Halaman Mapolrestabes Bandung Minggu (17/11).

Pengibaran bendera Start dilakukan oleh Waka Polda Jabar, didampingi oleh Ketua ISSI Jawa Barat. Sebelum bendera star dikibarkan diawali dengan Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan ketua ISSI dan sambutan Waka Polda Jabar.

Kegiatan diikuti oleh Waka Polda Jabar, pejabat utama Polda Jabar, Kapolrestabes Bandung, dan pecinta sepeda sekitar 250 peserta. Start dimulai dari Halaman Mapolrestabes Bandung dan fisnish di Mako Brimob Cikole Lembang.

(Muh.Warman)

Media Online Indonesia (MOI) Beri Pelatihan Jurnalistik pada Gerakan Pramuka Saka Bhayangkara

BEKASI,swarabandung.net – Direktur Pembinaan dan Organisasi Dewan Pimpinan Pusat Media Online Indonesia (DPP MOI), Doni Ardon memberikan materi jurnalistik kepada Pramuka Saka Bhayangkara Kwartir Ranting Cibarusah dan Bojongmangu di Bumi Perkemahan Karang Kitri, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (15/11).

Materi yang diberikan seputar teknik menulis berita, reportase dan wawancara yang diisi dengan teori serta praktik.

“Materi lain yang saya sampaikam yakni penggunaan smartphone untuk kegiatan foto dan video jurnalistik, teknik dan taktik pembuatan judul berita yang menarik dan cara penulisan teras berita yang atraktif, introduktif, korelatif dan kredibel,” ucap Doni Ardon di sela-sela kegiatan pelatihan jurnalistik.

Menurutnya, kemampuan dasar dalam teknis penulisan berita sangatlah diperlukan. Karena ketika sudah mengetahui teknik dasar, maka apa yang akan ditulis mengalir dengan sendirinya.

“Dalam teknis dasar penulisan berita ini, tentunya rumus 5W+1H harus dikuasai dengan baik, sehingga berita yang dipublish bisa dipahami. Intinya fokus kepada tujuan yang akan kita tulis,” ucap Doni Ardon.

Dia berharap, adik-adik Pramuka Saka Bhayangkara Polri terus diasah kemampuan juarnalistiknya agar ilmu yang diberikan tidak hilang.

“Karena untuk bisa menulis berita tidak cukup hanya satu hari pelatihan, namun harus berkelanjutan dan dibiasakan agar lama-lama menjadi terbiasa,” ujar Doni Ardon.

Kanit Humas Polsek Cibarusah, Iptu Sutarto mengakui kemampuan taktik dan teknis penulisan berita sangat penting untuk menunjang aktifitas Pramuka Saka Bhayangkara dalam membantu tugas Polri.

“Pakem-pakem penulisan jurnalistik sangat berkaitan dengan kegiatan kepramukaan, dimana Pramuka juga memiliki tanggung jawab untuk membuat siaran pers dan informasi yang positif tentang gerakan pramuka,” jelasnya.

Menurut Sutarto, sangat penting bagi Pramuka Saka Bhayangkara untuk belajar menulis jurnalistik. Karena sering kali untuk kegiatan-kegiatan tertentu, Pramuka diminta untuk membuat laporannya.

“Jadi kita harus tahu pakem-pakem jurnalistik, penyusunan redaksional dan tata bahasa yang mudah dipahami,” kata Sutarto.

Salah satu peserta pelatihan Teknik Jurnalistik, Hasan menambahkan, pelatihan jurnalistik ini bukan yang pertama kalinya digelar kepolisian dengan pemateri dari perkumpulan Media Online Indonesia (MOI).

“Kak Doni, waktu pelatihan-pelatihan sebelumnya masih sebagai Ketua MOI di Bekasi, lalu menjadi pengurus Jawa Barat dan sekarang sudah duduk di DPP. hebat yah , tapi kita percaya, kak Doni memang fasih ilmu jurnalistiknya,” terang Hasan.

Dia dan anggota pramuka lainnya terlihat sangat bersemangat saat mengikuti kegiatan pelatihan jurnalistik Sejumlah materi yang disampaikan nara sumber diikuti dengan serius dan tertib.(***)

Polres Cirebon Polda Jabar Melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)

Cirebon,swarabandung.net – Polres Cirebon Polda Jabar melaksanakan giat KRYD ( Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) di Wilayah Hukum Polsek Lemahwungkuk di pimpin Ps Kanit Prov Polsek Lemahwungkuk AIPTU KARTIYONO, dan diikuti Personil sebanyak 4 ( empat ) Orang Anggota Polsek Lemahwungkuk yaitu Aiptu Maman Nurjaman SH ( Ps Kanit Reskrim ), Aiptu Iin sobari, Aiptu Asep dan Aiptu Alex.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. kegiatan patroli KRYD ( Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) dilaksanakan untuk mengantisipasi terjadinya Curat,Curas Curanmor Serta tawuran di wilayah hukum Polsek Lemahwungkuk .

Sasaran kegiatan rutin yang ditingkatkan yaitu premanisme, Warung penjual Miras, Obat terlarang, Senjata tajam dan Pengamen.

Adapun Rute yang dilalui yaitu Jl. Kalijaga, Jl. Kesunean, Jl. Pronggol,
Jl. Kesepuhan, Jl. Yos sudarso, Grage city dan Jl. Kriyan.

Hasil yang dicapai yaitu
melakukan pemeriksaan terhadap yang di duga Premanisme / Pengamen di daerah Kp.kriyan barat kel pegambiran kec lemahwungkuk kota cirebon.

(Muh.Warman)

Satpolair Polres Cirebon Polda Jabar Melaksanakan Giat Polmas

Cirebon,swarabandung.net – Sat Pol Air polres Cirebon Kota Polda Jabar melakukan kegiatan Polmas perairan terhadap para ABK di Perairan Kejawanan Kota Cirebon. Jum’at, (15/11/2019).

Diinformasikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. bahwa kegiatan tersebut dipimpin oleh KASAT POLAIR IPTU SAYUTI UBRATA, S.H.M.H bersama bersama 4 personil anggota Sat Pol Air Polres Cirebon Kota.

Kabid Humas Polda Jabar menuturkan bahwa Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menjaga keamanan dan Ketertiban masyarakat di lingkungan Perairan daerah Cirebon Kota agar tetap Kondusif.

(Muh.Warman)

Pawai Ta’aruf MTQ Ke 52 Tahun 2019 Tingkat Kota Cirebon

Cirebon,swarabandung.net – Kegiatan pawai ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke 52 tingkat kota cirebon tahun 2019 Bertempat di depan Balai Kota Cirebon Jl. Siliwangi no 84 kel. Kebonbaru kec. Kejaksan Kota Cirebon. Jum’at (15/11).

Adapun sebagai penanggungjawab kegiatan Sdr. Drs. SUTISNA, M.S.I. (Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkot Cirebon). Yang bertanggung jawab petugas Pengamanan adalah Waka Polres Cirebon Kota Polda Jabar Kompol. Marwan Fajrin. S.I.K., M.I.K.

Adapun dalam acara kegiatan tersebut dimulai dengan Pembacaan Doa oleh Ustad JAELANI SA’ID, Laporan penyelenggara oleh USTAD AHMAD YANI, sambutan sekaligus melepas Pawai Ta’aruf dengan Pemukulan Bedug, Devile Peserta Pawai dilanjutkan dengan Penutupan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Cirebon Drs. H. NASRUDIN AZIS, SH., Dandim 0614 kota Cirebon LETKOL INF HERRY INDRIYANTO, Danlanal cirebon LETKOL AGUNG NUGROHO S.E, MTR HANLA., Kepala BNN Kota Cirebo AKBP YAYA SATYA, SH., Kapolsek Cirebon Utara Barat KOMPOL ALI MASHAR, SH., Ketua NU Kota Cirebon USTAD YUSUF, Ketua DKM AT TAQWA USTAD AHMAD YANI dan Para Camat dan Lurah dari 5 kecamatan Kota Cirebon.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar, tujuan pawai taaruf yaitu untuk meningkatkan Syiar Islam dan membumikan Alqur’an kepada masyarakat kota cirebon sesuai visi kota cirebon yang religius serta mensosialisasikan kegiatan MTQ dan para kafilah peserta MTQ kepada masyarakat Kota Cirebon, disamping itu untuk menumbuhkan semangat dalam melestarikan budaya islam di kalangan masyarakat kota cirebon serta Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah di kalangan umat islam di wilayah Kota Cirebon.

Rute yang di lintasi peserta pawai ta’aruf Start dimulai dari JI. Siliwangi (depan Balaikota)-JI. Moh. Toha JI. Kapten Samadikun JI. Cemara Jl. Veteran Finish JI. Siliwangi (Depan Balaikota)

(Muh.Warman)