Polsek Cibadak Polres Sukabumi Terima Kunjungan Siswa Siswi PAUD

Sukabumi,swarabandung.net – Polsek Cibadak Polsek Cibadak Polres Sukabumi menerima kunjungan puluhan anak – anak dari Paud Kenanga dan cempaka wilayah Kecamatan Cibadak, Rabu (26/2/2020).

Adapun Rombongan anak anak dengan didampingi guru ini tiba di Mapolsek Cibadak dan diterima langsung oleh Kapolsek Cibadak dan anggota Polsek Cibadak Polres Sukabumi dengan ucapan selamat datang atas kunjungan yang dilakukan anak – anak Paud di Polsek Cibadak.

Dalam kunjungannya, anak anak Paud dipandu oleh Anggota Lalu Lintas Polsek Cibadak Bripka Beni Setiawan dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibadak Polsek Cibadak Brigadir Sandi Praja dan Anggota Polwan Bripda Niko AB dan Bripda Gita dan Bripda Rio H. Dan Kapolsek Cibadak Kompol H Hadi Santoso Se,M.si,.memberikan semangat dan motivasi kepada anak paud bersama anggota menyampaikan materi tentang tugas Polisi .

“Kepolisian adalah sahabat masyarakat bagi siapapun dapat berkunjung ke Kantor Polsek Cibadak ini. Polisi adalah sahabat bagi anak anak, dan tidak ada yang perlu ditakuti”. kata Brigadir Sandi Praja Dengan didamping guru dan anggota Polsek lainnya, anak anak Paud di ajak bernyanyi bersama agar anak anak lebih dekat dengan Polisi.

Dalam kunjungan tersebut juga diberikan pengenalan rambu lalu lintas dan, anak anak diajak keliling kantor.

Polsek Diharapkan dengan kegiatan ini dapat tertanam dihati anak anak untuk taat berlalu lintas sejak dari usia dini dan juga untuk menghindari rasa takut anak-anak terhadap Polisi.

“Kami mengucapkan terima kasih atas diterimanya anak anak kami untuk belajar sambil bermain di Polsek Cibadak,kami juga menerima tambahan ilmu pengetahuan tentang rambu-rambu lalu lintas dan tertib dijalan raya”. tutur guru yang mendampingi anak anak Paud.

(Muh.Warman)

MENDAMBAKAN KEADILAN SOSIAL

Oleh : Jaya Suprana 

Syukur Alhamdullilah, saya beruntung tergolong warga Indonesia yang bisa menikmati nikmatnya kemerdekaan Indonesia. Namun sayang setriliun sayang, tidak semua sesama warga Indonesia seberuntung saya. Masih banyak warga Indonesia belum bisa menikmati nikmatnya kemerdekaan Indonesia. Kenyataan tersebut merupakan bukti tak terbantahkan bahwa sila ke lima Pancasila yaitu Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia belum terejawantahkan di persada Nusantara masa kini. Untuk sementara ini Keadilan Sosial hanya hadir secara terbatas untuk sebagian kecil rakyat Indonesia.

KEBERPIHAKAN
Berdasar dukungan dari para sahabat seperti Prof. Frans Magnis Suseno, Prof. Mahfud MD, Prof. Salim Said, Dr. Yasonna Laoly, aktivis senior Haryono Kartohadiprojo S.H, pejuang kemanusiaan Ignatius Sandyawan Sumardi, pejuang kebudayaan Aylawati Sarwono dll, saya sempat mencoba ikut berpihak kepada para warga yang belum menikmati nikmatnya kemerdekaan Indonesia. Maka saya berupaya ikut mencegah jangan sampai warga Bukit Duri digusur secara sempurna melanggar hukum. Namun kemudian saya harus menghadapi kenyataan bahwa diri saya cuma seorang insan manusia yang tidak berdaya apa pun. Terbukti pada tanggal 28 September 2016, saya tak berdaya mencegah warga Bukit Duri digusur secara sempurna melanggar hukum akibat de facto mau pun de jure tanah dan bangunan yang digusur masih dalam proses hukum di Pengadilan Negeri mau pun PTUN. Tidak kurang dari Prof Mahfud MD dan DR. Yasonna Laoly menegaskan bahwa tanah dan bangunan yang masih dalam proses hukum dilindungi undang-undang agar jangan disentuh apalagi digusur dengan alasan apa pun juga. Jika nekad digusur berarti penggusur melakukan pelanggaran hukum secara sempurna.

PN & PTUN
Namun rasa sedih yang menyelinap ke lubuk sanubari saya agak terhibur setelah kemudian PN mau pun PTUN resmi memenangkan gugatan warga Bukit Duri. Saya berbesar hati bahwa keadilan telah dipersembahkan kepada warga Bukit Duri yang telah terlanjur jatuh menjadi korban penggusuran secara sempurna melanggar hukum atas nama pembangunan. Meski kemudian para pendukung kebijakan penggusuran rakyat gigih melancarkan serangan jurus public relations demi pembunuhan karakter warga Bukit Duri rame-rame dihujat sebagai para pemberontak yang subversif melakukan perlawanan terhadap kebijakan pemerintah. Malah saya sebagai pihak yang berpihak kepada rakyat tergusur juga tak ketinggalan ikut habis-habisan dihujat sebagai tua bangka botak buncit bau tanah ingin melestarikan kemiskinan. Bahkan kemudian pihak tergugat melakukan naik banding ke Pengadilan Tinggi.

PENGADILAN TINGGI
Ternyata Pengadilan Tinggi juga sepaham dengan Pengadilan Negeri dan PTUN untuk memenangkan gugatan rakyat kecil. Maka rasa bersyukur saya bertambah dengan rasa bangga bahwa negara saya ternyata merupakan negara hukum yang menjunjung tinggi keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia sehingga hukum idak tajam ke bawah sambil tumpul ke atas. Saya bangga bahwa bangsa Indonesia telah mempersembahkan keadilan secara adil sesuai sosok patung Dewi Keadilan memegang neraca keadilan dengan mata tertutup sehingga tidak pandang bulu terhadap siapa pun juga yang dianggap melanggar hukum apalagi secara sempurna. Namun pihak tergugat tetap gigih tidak mau menyerah kalah maka kembali naik banding kali ini ke Mahkamah Agung.

MAHKAMAH AGUNG
Kali ini, saya benar-benar kena batunya! Ternyata Mahkamah Agung sama sekali tidak sepaham dengan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi mau pun Pengadilan Tata Usaha Negara. Secara sempurna bertolak belakang dengan vonis PN, PT dan PTUN, ternyata MA memenangkan pihak tergugat yang sudah divonis bersalah oleh majelis hakim PN, PTUN dan PT. Vonis MA disambut dengan sorak-sorai gegap-gempita oleh para pendukung kebijakan menggusur rakyat namun di sisi lain disambut deraian air mata para warga miskin yang telah kehilangan tempat bermukim akibat digusur secara sempurna melanggar hukum atas nama pembangunan.

BANJIR
Pada musim musibah banjir, juga tampak jurang kesenjangan sosial. Ada warga yang beruntung karena kebetulan bermukim di kawasan yang bebas banjir namun ada pula yang kurang beruntung akibat kebetulan bermukim di kawasan berlangganan banjir. Yang kurang beruntung masih terbagi menjadi dua nasib. Yang bernasib kurang beruntung kebanjiran namun kebetulan bernasib cukup berada bisa langsung mengungsi ke hotel. Yang bernasib kurang beruntung kebanjiran sambil juga kebetulan bernasib miskin terpaksa harus pasrah tidak bisa mengungsi ke hotel. Segenap fakta itu makin meyakinkan saya bahwa Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia sebagai sila Pancasila memang belum terwujud. Saya bersyukur sebagai warga negara Indonesia beruntung dapat ikut menikmati nikmatnya kemerdekaan bangsa, negara dan rakyat Indonesia. Namun saya merasa prihatin bahwa belum semua warga Indonesia seberuntung saya. Masih banyak sesama rakyat Indonesia belum dapat ikut menikmati nikmatnya kemerdekaan bangsa, negara dan rakyat Indonesia. Sila ke lima Pancasila untuk sementara ini masih berbunyi Keadilan Sosial Untuk Sebagian Kecil Rakyat Indonesia saja. Insha Allah, kita semua sebagai warga bangsa Indonesia segera menghentikan perilaku saling membenci, saling melecehkan, saling menghujat, saling memfitnah demi bersatupadu dalam gigih berjuang mengejawantahkan sila ke lima Pancasila menjadi kenyataan di persada Nusantara nan gemah ripah loh jinawi, tata tenteram kerta raharja. MERDEKA !

(Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan)

Bhayangkari Polsek Jatisari Polres Karawang Bersama Persit Koramil 0407/Jatisari Baksos Kepada Korban Banjir

Karawang,swarabandung.net – Giat Bhayangkari Ranting bersama Kapolsek Jatisari Kompol Wahyudin S.H Polres Karawang bersama Persit Ranting 08 Koramil 0407/Jatisari memberikan Bansos kepada warga yang terkena banjir diwilayah Desa Sukamekar Kec. Jatisari. Rabu (26/02/2020).

Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya ‎Danramil 0407/Jatisari, Kapten. Sukirno bersama Ketua Ranting Persit 08 Koramil 0407/Jatisari. Ny. Dewi Sukirno, Penggiat Lingkungan Hidup Kec. Jatisari, H. OO, Kades. Sukamekar, UKAR SUKARYA beserta perangkat Desa sebanyak 10 orang, PS. Panit. IK. AIPTU. Tarsono, Intel Kodim Karawang, Yogi Sugiarto, Bhabinkamtibmas Desa Sukamekar, Bripka. Ambrosius Simarmata.

Dalam giat ini Bhayangkari Ranting memberikan bantuan diantaranya Mie Instan sebanyak 21 Dus, Air mineral gelas sebanyak 10 Dus, Beras sebanyak 1 Kwintal. Bantuan diberikan secara simbolis kepada salah satu warga dan kepada pemerintah Desa Sukamekar yang selanjutnya akan dibagikan kepada seluruh warga yang terkena banjir.

Dari hasil Pengecekan diwilayah yang terkena banjir diwilayah Desa Sukamekar kondisi perkembangannya, Debit air sudah menyusut dan kembali normal warga dari ke tiga Dusun yang dievakuasi dikantor Desa Sukamekar Kec. Jatisari sudah kembali pulang kerumahnya masing – masing.

(Muh.Warman)

Hasil Kolaborasi Dengan Kewilayahan, 500 Kg Sampah Terangkat Di Sungai Ciregol

Bandung,swarabandung.net – Satgas Citarum Harum Sektor 22 Sub 4 yang dipimpin Sertu Agus Tardiman melaksanakan pembersihan sampah dan rumput liar di kirmir sungai Ciregol wilayah Rw 7 kel. Ciateul Kec. Regol, Kota Bandung. Rabu (26/2/2020).

Pembersihan Sungai Ciregol, Satgas berkolaborasi dengan Tim Gober Kelurahan Ciatel, yang bertujuan untuk menjalin Silaturahmi dan menjaga semangat antara Satgas Citarum harum dengan kewilayahan.

“Untuk itu, setelah apel pagi ini kita berkolaborasi melaksanakan pembersihan sekitar sungai Ciregol”. tutur Dabsub 4 Sektor 22 Sertu Agus Tardiman.

Sasaran dalam Karya Bakti ini lanjut Agus, antara lain pembersihan bantaran Sungai Ciregol sejauh 200 meter dengan hasil sampah yang ada di sekitar Sungai sebanyak 500kg.

“Kami berharap dengan Karya Bakti ini bisa memberikan kontribusi posistif untuk terjaganya sungai Ciregol”. kata Sertu Agus Tardiman.

Setelah melaksanakan Pembersihan sungai, Dansub 4 Sertu Agus Tardiman didampingi Lurah Cigelereng Asep yuda hasanudin S.pd melaksanakan Komsos bersama Mahasiswa KKN Politehnik kesejahteraan Sosial yang bertempat di Kelurahan Cigereleng.

“Komsos hari ini, kami menyampaikan program Citarum harum, Kang Pisman, ODF dan LOSEDA kepada para mahasiswa”. Pungkas Agus.

Kapolsek Telukjambe Timur Polres Karawang Evakuasi Korban Banjir

KARAWANG,swarabandung.net – Kapolsek Telukjambe Timur Polres Karawang Melaksanakan Evakuasi Korban Bencana Banjir yang sedang sakit di Dusun Tegaluhur Desa Sukamakmur Kec Telukjambe Timur, Rabu (26/02/2020)

Pihak Kepolisian Sektor Telukjambe Timur Polres Karawang dipimpin Kapolsek Kompol Andriyan Nugraha SH. terjun langsung dalam melaksanakan evakuasi korban banjir  di Dusun Tegaluhur Desa Sukamakmur Kec Telukjambe Timur,Bhabinkamtibmas Desa Sukamakmur juga ikut turun basah-basahan mengevakuasi korban banjir, termasuk mengevakuasi barang barang milik warga yang ada didalam rumah.

Ini  menjadi tugas Polisi, apalagi seorang pembina Desa (Bhabinkamtibmas) ujung tombak pihak Kepolisian yang harus siap kapan saja dibutuhkan menjadi pelindung, pengayom dan pelayan bagi warga,”

(Muh.Warman)

Sektor 22 Sub 8 Bahu Membahu Bersihkan Sungai Cikapundung

Bandung,swarabandung.net – Pasukan berseragam Sektor 22 Satgas Citarum harum terjun kesungai Cikapundung di Rw. 02 Kel. Cipaganti Kec. Coblong kota Bandung. Rabu (26/2/2020).

Setelah Apel pagi, Mereka terjun ke sungai untuk kerja bakti membersihkan Sampah yang bercampur dengan ranting yang menyangkut di bebatuan yang menghambat aliran sungai.

“Mereka adalah Baraya Sektor 22 sub 8 Satgas Citarum harum yang bahu membahu membersihkan sampah untuk mengantisipasi banjir”. Kata Dansub 8 Sektor 22 Citarum Harum Peltu Ade Rapiudin.

Terlihat dilokasi, pembersihan sepanjang 500 meter, Baraya sektor 22 Sub 8 Satu demi satu membersihkan sampah rumah tangga, bambu, ranting dan rumput liar, seterusnya sampah dinaikan ke permukaan jalan.

“Diperkirakan tumpukan sampah mencapai 350 kg. Material sampah dinaikan lewat tebing sungai sisi barat dan timur sungai”. Ucapnya.

Ade menuturkan, pembersihan ini  merupakan bagian dari upaya mengurangi sampah yang berpotensi mengalir ke sungai citarum dan anak sungainya.

“Karena kebersihan itu kan harus kita jaga, karena tanggung jawab kita bersama dan seluruh elemen masyarakat”. Ungkap Peltu Ade Kepada Wartawan.

Setelah kegiatan ini, Peltu Ade  berharap, tidak ada lagi yang membuang sampah ke sungai.. “Kita terus mengedukasi kepada masyarakat yang berada di bantaran sungai agar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai”. Pungkasnya.

(Muh.warman)

Polda Jabar Berhasil Membekuk Pelaku Curas Di Pangandaran

Bandung,swarabandung.net – Ditreskrimum Polda Jabar Berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang beraksi di daerah Pangandaran Jawa Barat dan berhasil mengamankan lima orang tersangka yakni IA, warga Jakarta, ME, K warga Bogor, LA Warga Ciamis dan DA masih Dalam Pencarian Polisi ( DPO).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Pol Drs. Mohamad Hendra Suhartiyono didampingi Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan, bahwa Kronologis kejadian, pada Hari Senin (10/02/202) sekitar jam 4:00 para pelaku masuk kerumah melalui pintu belakang.

“Usai di dalam rumah salah satu pelaku mendorong dengan menggunakan senjata air softgun, kemudian para pelaku mengambil barang milik korban yang berada di dalam rumah seperti HP, Lap to dan kendaraan R4 merk Daihatsu aila dan sejumlah uang”. katanya.

“Tak henti sampai disitu, para pelakupun langsung membawa para korban ke dalam Mobil, kemudian korban di buang di daerah Kalijati Kab. Subang” tutur Direskrimum Di Mapolda Jabar, Rabu (26/2/2020).

Dikatakan Hendra, terungkapnya kasus tersebut, setelah petugas Tim Resmob dan tim DF Ditreskrimum Polda Jabar mendapatkan Laporan selanjutnya, melakukan penyelidikan ke daerah Kalibata Jakarta selatan, berhasil mengamankan satu tersangka IA.

“Dari pngungkapan kasus tersebut, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti seperti I buah Monitor merk Samsung, dan perangkat komputer lainnya, 1 buqh Hp merk SamsungbJ2 Prime, Hp Oppo F II, II unit Laptop, dua unit mobil merk Toyota dan Avansa dan sepucuk senjata api jenis Airsofgun”. jelasnya

Sementara Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptoni Erlangga mengatakan Dalam perkara ini tersangka telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan ancaman kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

(Muh.Warman)

Personil Polres Sukabumi Giat Binrohtal Di Masjid Ad – Durahman

Sukabumi,swarabandung.net – Personil Polres Sukabumi mendapat pembinaan mental dan rohani di Mesjid Ad Durahman Mapolres Sukabumi. Rabu (26/2/2020)

Adapun yang hadir pada kesempatan tersebut para PJU Polres Sukabumi dan ratusan personil Polres Sukabumi.

Kegiatan Binrohtal yang beragama Islam di isi dengan ceramah oleh Buya Zaenudin, ulama kamtibmas mitra Polres Sukabumi.

Sementara Kabag Sumda Polres Sukabumi menyatakan bahwa kegiatan pembinaan rohani ini sangat dibutuhkan oleh seluruh personil Polres Sukabumi, untuk menselaraskan antara kebutuhan jasmani dan rohani.

Apalagi seluruh Personil Polres Sukabumi ini sebentar lagi akan terlibat dalam pengamanan pilkada serentak tahun 2020 yang cukup melelahkan pada setiap tahapannya.

(Muh.warman)

Kapolsek Seltim Kompol Drs. Didi Suwardi Polres Cirebon Kota awasi Pola 68 di wilayah hukumnya

CIREBON KOTA,swarabandung.net,- Rabu pagi (26.02.2020) Puluhan anggota polsek Seltim polres cirebon kota terlihat di jalan raya, mereka semua ini melaksanakan pola 68 pengaturan arus lalu lintas dimulai dari jam 06.00 wib – 08 00 wib dan dilaksanakan setiap hari Senin – kamis. Hal ini senada dengan apa yang diperintahkan Kapolres Cirebon Kota AKBP Syamsul Huda, S.I.K, S.H, M.Si kepada seluruh kapolsek jajaran termasuk kepada kapolsek seltim Kompol Drs. Didi Suwardi.

Dalam Rangka Memberikan Pelayanan Prima Kpd Masyarakat Jajaran Polsek Seltim Melaksanakan Giat Pola 6-8 bertujuan agar terciptanya Kamseltibcar Lantas dan mengantisipasi terjadinya Laka Lantas di kalangan Pelajar,/ Aktifitas Pagi Semoga dengan adanya Kehadiran Polisi yang selalu berada di jalan baik di pagi hari masyarakat pun juga merasa lebih aman dan nyaman serta Giat Masyarakat Menjadi Tidak Terhambat.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Syamsul Huda, S.I.K, S.H, M.Si melalui kapolsek seltim Kompol Drs. Didi suwardi didampingi kasubag humas polres cirebon kota Iptu Ngatidja,SH.MH menerangkan untuk Lokasi penempatan Anggota yang Melaksanakan Gatur Pagi Pola 6-8 tersebar ke beberapa tempat seperti Smp Negri 12 Penggung, Pasar harjamukti Penggung, Pertigaan Cibelok Harjamukti, Pertigaan Lamer Mataram Sakti, Sekolah As-sunah Kalitanjung, SMP, Argasunya, SMA 9 Kebon Pelok, SMP 7 Perumnas, SMA 3 Perumnas, Pasar Perumnas, Lamer Terminal Harjamukti, Smp 8 Harjamukti, Lampu Merah Bypass, SMP 6 Perumnas, Perempatan Sucimana, dan SD Pulasaren. Ujarnya.

(Muh.Warman)

Bhabinkamtibmas Ds Kalisapu polsek gunung jati Polres Cirebon Kota, amankan pelaku pencuri kotak amal

POLRES CIREBON KOTA
POLSEK GUNUNG JATI

*Bripka Tio WiCIREBON KOTA,swarabandung.net,- sudah menjadi resiko dan tugas seorang polisi khususnya bhabinkamtibmas manakala dinas memanggil untuk bertugas, waktu menunjukkan pukul 01.30 WIB bhabinkamtibmas mendapatkan informasi dari masyarakat akan tertangkapnya seseorang yang diduga pelaku pencurian kotak amal masjid. Dengan Sigap dan tanggap Bripka Tio Widodo SH Bhabinkamtibmas Ds Kalisapu polsek gunung jati Polres cirebon kota, segera menggunakan pakaian seragam Polri dan bergegas menuju ke TKP masjid Al-Ikhlas blok.karang jati Ds.Kalisapu Kec.Gunung jati kab.Cirebon. Rabu. (26.02.2020)

Selain Bripka Tio Widodo SH Bhabinkamtibmas Ds Kalisapu polsek gunung jati Polres cirebon kota, hadir pula babinsa dan perangkat desa kalisapu, mereka berangkat bersama sama ke TKP masjid Al-Ikhlas blok.karang jati Ds.Kalisapu Kec.Gunung jati kab.Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Syamsul Huda, S.I.K, S.H, M.Si melalui Kapolsek Gunung Jati AKP Maman Suherman didampingi kasubag humas polres cirebon kota Iptu Ngatidja,SH.MH membenarkan adanya telah diamankannya seseorang yang di duga pelaku pencurian kotak amal masjid Al-Ikhlas blok.karang jati Ds.Kalisapu Kec.Gunung jati kab.Cirebon. ujarnya.

” iya. Benar telah di amankan seseorang. Yang tertangkap tangan oleh warga diduga pencuri kotak amal masjid Al-Ikhlas an. SS. umur 17 th, alamat blok. Jenawi kidul Ds.Grogol Kec.Gunung jati Kab
Cirebon dgn BB uang senilai Rp 300.000.00 dan sebuah obeng ” imbuhnya

Dari pengakuan Untuk sementara di TKP, pelaku mengakui telah mencuri kotak amal sebanyak 3 kali , selanjutnya demi keselamatan pelaku dari main hakim warga bersama perangkat desa, warga membawa pelaku ke Polsek Gunung jati untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pungkasnya.

(Muh.Warman)