Lingkungan

Berita informatif terkini seputar kota Bandung dengan mengangkat topik mengenai lingkungan. Yuk segera baca berita terbaru di swara bandung!

“Sungai Cipamokolan Skala Prioritas Rencana Kerja” Dansektor 22 Citarum Harum Gelar Rakor Bersama Dinas PU Kota Bandung

SWARABANDUNG.NET, BANDUNG – Dansektor 22 Citarum Harum Kolonel Infanteri Asep Rahman Taufik menggelar rapat koordinasi bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, DPKP3 Kota Bandung, BBWS serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung membahas beberapa rencana kerja kedepan, bertempat di DPU UPT DAS, Jalan Cianjur No. 4 Kota Bandung, Senin, 23/9/2019.

Salahsatu yang dibahas pada rakor tersebut yaitu merencanakan pengecatan kirmir di wilayah Sektor 22 Citarum Harum dan pengerukan di sungai Cipamokolan, serta pengecatan di sungai Cidurian sepanjang 2 km .
Menurut Dansektor 22 Kolonel Asep Rahman Taufik ,” sungai Cipamokolan merupakan skala prioritas dalam rencana kerja kedepan, selain sungainya yang sudah tercemar juga sedimentasinya akan di keruk menggunakan alat berat,” ungkapnya.

Beberapa waktu lalu sungai Cipamokolan menjadi sorotan, karena disinyalir masih ada pabrik yang buang limbah secara sembunyi – sembunyi ke sungai tersebut tanpa terlebih dahulu diolah ipalnya.

Lebih lanjut Dansektor mengatakan,” sungai Cipamokolan juga masih terkontaminasi oleh pembuangan kotoran manusia, sebagian besar penduduk membuang tinja langsung ke sungai Cipamokolan, dan masih sedikit warga yang memiliki septic tank, saya berharap pemerintah membuat septic tank komunal untuk warga di sekitaran bantaran sungai Cipamokolan,” tutur Dansektor 22 Citarum Harum.

*M. WARMAN

Dansektor 22 – Para Subsektor Optimis Dalam Pembenahan Sungai Di Kota Bandung

Bandung,swarabandung.net.Program Citarum Harum yang di canangkan presiden jokowi terus menggelinding di jawa barat, pasukan Siliwangi terus berjuang bebenah sungai citarum dari hulu hingga hilir , pencemaran limbah pabrik dari pada pengusaha nakal yang bertahun — tahun seenaknya buang limbah tanpa diolah terlebih dahulu acapkali jadi ajang peemainan para oknum.
Salah satu yang  menjadi tugas beberesih sungai , anak sungai dan cicit sungai yang ada di kota Bandung adalah Dansektoe 22 . Selain menjaga  sungai dari limbah pabrik juga menjaga dari sampah , hal ini tetunya perlu melibatkan dan keejasama dengan masyarakat dalam mewujudkan program citarum harum apa lagi sekarang menghadapi musim penghujan.
 
Sektor 22 Citarum Harum memiliki jumlah garapan sungai terbanyak di wilayah Kota Bandung dengan permasalahan yang kompleks satu persatu diselesaikan dengan hati yang luar biasa bijak konon selalu diterapkan pada anggotanya terutama tertanam pada semua Komandan Subsektor yang ada di kewilayahan tersebar di Kota Bandung dan Bandung Barat.
Kol. Inf. Asep Rahman Taufik (Dansektor 22) mengutarakan ketika bersilaturmi ke kantor redaksi media Jabar  jl. Moh.Toha Bandung. ,” Semua permasalahan di wilayah sektor 22 jelas sangat banyak, soalnya menghadapi warga kota yang serba pintar bahkan terkesan mementingkan diri sendiri, maka tingkat kepedulian terhadap lingkungan sangat kurang” Tegasnya.
“Namun demikian kami selalu bekerjasama dengan aparat Kelurahan dan Kecamatan terkait, sehingga dalam karya bakti apapun di wilayah Kota Bandung selalu dibantu oleh pasukan kelurahan yaitu GOBER” dan Limas ,” Imbuhnya.
Pembersihan Lumpur Sungai Cicadas
“Terbukti kejadian argumen diatas ketika Subsektor 09/22 melaksanakan karyabakti menata dan pengerukan lumpur Sungai Cicadas di wilayah RW. 11 Kelurahan Cijawura Kecamatan Buahbatu yaitu mengangkat lumpur hingga 3 Truk diangkut menggunakan kendaraan Dinas Kebersihan, dari sepanjang sungai 1,5 KM, karya bakti ini dibantu oleh pasukan Gober Kelurahan dan Pemuda Karang Taruna setempat, dimulai jam 08.00 hingga Jam 11.00” Ucapnya.
Pembersihan Lajur Jalan Supaya tidak Terkikis ke Sungai
Subsektor 17 & Warga
“Saat ini pun Satgas Citarum Harum Subsektor 17/21 Wilayah Cimenyan melaksanakan kerja bakti bersama warga di rw 09 Kp. Cipahet desa cimenyan Kec. Cimenyan yaitu membenahi selokan air yang mengarah ke sungai cipamokolan, dengan pengerukan lumpur sebanyak 5 Kubik, setelah itu Melaksanakan sosialisasi kepda warga tentang Citarum Harum di Kp. Cipahet Desa Cimenyan Kec. Cimenyan” Pungkas Dansektor.
Dalam pelaksanaan pengerjaan karya bakti ini berjalan dengan lancar, yang di sambut oleh masyarakat setempat karena terlihat pasukan gober dan karang taruna ikut berperan serta dan waktu pengerjaan karya bakti sudah direncanakan dengan jadwal yang disepakati. (JPCH/ASEP.M).

 

Seklur Cipedes Lantik M.D. Aerifin Sebagai Ketua RW 11

Sekretaris Kelurahan Cipedes Sudirman,S.Sos menyerahkan SK Pengangkatan Ketua RW 11 M.D. Aerifin

KIM Cipedes, Sukajadi – Prosesi pelantikan Ketua RT 01 sampai dengan RT 08 dan Ketua RW 11 berjalan khidmat dan lancar.

Sekretaris Kelurahan Cipedes Sudirman, S.Sos, Binmaspol Kelurahan Cipedes Aiptu Endang Supriadi, Babinsa Kelurahan Cipedes Adrainus Hulu, Staf Pelayanan Kelurahan Cipedes Asep Andrian, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Cipedes M. Raka Mandala Putra, Ketua Forum RW Kelurahan Cipedes Suherman dan tokoh masyarakat tampak menghadiri Pelantikan Ketua RT dan Ketua RW 11 Kelurahan Cipedes, bertempat di Masjid Sabilulnajah RT 05 RW 11 Jl. Karang Tinggal Gg. H. Durachman, Minggu, (04/11/2018).
Asep Andrian Staf Pelayanan Kelurahan Cipedes. membacakan Surat Keputusan Lurah Cipedes Nomor 17 Tahun 2018 tentang Pengesahan Pengangkatan dan Pemberhentian Pengurus Rukun Tetangga dan Pengurus Rukun Warga 11 Kelurahan Cipedes kecamatan sukajadi Kota Bandung.
Dengan mengucapkan Bismillahirahmanirohim, Sekretaris Kelurahan Cipedes, Sudirman,S.Sos melantik Ketua RT dan Ketua RW 11 Kelurahan Cipedes. Prosesi pelantikan berjalan khidmat diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Lurah Cipedes tentang Pengukuhan Ketua RT dan Ketua RW 011.
Pada proses pemilhan Ketua RW 11 Kelurahan Cipedes yang berlangsung pada 14 Oktober 2018, Panitia Pelaksana Pemilihan RW 11 Menetapkan M.D. Aerifin Sebagai Ketua RW 11 Periode 2018 – 2021. Dalam penghitungan suara, M.D. Aerifin meraih 164 suara unggul dari tiga calon Ketua RW 11 lainnya, yaitu Dedi Barnas meraih 47 suara, R. Pipit meraih 29 suara dan Ateng KS meraih 99 suara dan 4 suara tidak sah. Jumlah pemilih yang menggunakan hak suara 343 Kepala Keluarga dari 650 kepala keluarga di wilayah RW 11.
Ki Demang sapaan akrab M.D. Aerifin Ketua RW 11 ini mengungkapkan Alhamdulillah, warga masyarakat RW 11 masih memberikan kepercayaan dalam mengemban tugas sebagai Ketua RW 11, Insyaallah saya akan jalankan amanah ini, bersama warga masyarakat kita tingkatkan pembangunan yang lebih bermanfaat untuk kesejahteraan warga RW 11,” imbuh Ki Demang.
Terima kasih yang tidak terhingga kami ucapkan kepada warga masyarakat RW 11 yang telah berpartisipasi mensukseskan Pemilihan Ketua RW 11 ini, sehingga pada hari ini prosesi pelantikan Ketua RT dan Ketua RW 11 berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Saya sangat mengapresiasi Panitia Pelaksana Pemilihan Ketua RT dan RW 11 yang telah bekerja keras dengan sukarelawan menyumbangkan waktu dan tenaga demi terlaksananya acara yang kita saksikan hari ini,” kata Aerifin.
Ketua Forum RW Kel Cipedes Suherman, Binmaspol Kel. Cipedes Aiptu Endang Supriadi, Ketua LPM Kel. Cipedes M Raka Mnadalaputra, Babinsa Kel. Cipedes Adrianus H

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Kelurahan Cipedes, Sudirman,S.Sos menyampaikan permohonan maaf Lurah Cipedes, Dedi Rustandi,SH yang tidak dapat hadir pada hari istimewa Pelantikan Ketua RW dan RT di lingkungan RW 11, karena ada kegiatan diluar yang tidak bisa ditinggalkan atau diwakilkan,” ungkap Seklur Cipedes yang akrab dipanggil Dirman.

Acungan jempol, itulah yang dilontarkan Dirman atas upaya dan kerja keras Panitia Pelaksana Pemilihan Ketua RT dan RW 11 sehingga prosesi Pelantikan Ketua RT dan Ketua RW 11 berjalan lancar, aman tanpa ada satupun kendala. Selamat bertugas Ketua RW 11, M.D. Aerifin beserta jajarannya semoga setiap langkah kita diridhoi Allah SWT, “ ucap Dirman.
Pada kegiatan tersebut, Binmaspol Kelurahan Cipedes Aiptu Endang Supriadi mensosialisasikan himbauan Kapolrestabes Bandung yaitu “Bandung Sauyunan Pemilu 2019 Aman, Sukseskan Pemilu 2019 Tanpa Konflik, Sara dan Hoax, Wujudkan Situasi Kamtibmas Kota Bandung Aman, Damai dan Sejuk”. **

Launching Kang PisMan di Kelurahan Cipedes

KIM Cipedes, Sukajadi –Aparatur Sipil Negara (ASN) Kelurahan Cipedes bersama lembaga kekuatan kewilayahan (LKK) LPM, PKK, Karang Taruna, RT, RW, Gober, Linmas dan warga masyarakat melakukan penimbangan sampah sekaligus launching Kang PisMan (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan), bertempat di halaman Kantor Kelurahan Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Senin, 29 Oktober 2018.

 Kasi Ekbang dan Lingkungan Hidup Kelurahan Cipedes, Meiti Irianti S, S.Pd mengatakan Bank Sampah Kelurahan Cipedes menerima sedekah sampah warga. Pelayanan sedekah sampah buka setiap hari, sedangkan untuk pelayanan Bank Sampah sebulan sekali pada Minggu keempat,” ungkap Meiti.

Bank Sampah Kelurahan Cipedes, kata Meiti menginduknya ke Bank Sampah Hijau Lestari RW 05. Setiap warga yang melakukan penimbangan sampah akan diberi buku tabungan sampah. Sehingga nominal dari hasil sampah warga akan dicatat pada buku tabungan,” ujar Meiti.

Sementara itu, Lurah Cipedes, Dedi Rustandi, SH mengatakan launching Kang PisMan sebagai wujud nyata mengimplemintasikan Program 100 Hari Kerja Wali Kota Bandung dalam mewujudkan Bandung nyaman melalui perencanaan tata ruang, pembangunan infrastruktur serta pengendalian pemanfaatan ruang yang berkualitas dan berwawasan lingkungan dengan Kampanye Perubahan Paradigma Kumpul – Angkut – Buang menjadi Gerakan #KangPisMan) (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) #ZeroWasteLifeSyle.
Menurut Dedi, untuk mengurangi sampah di Kota Bandung, Kelurahan Cipedes sudah membentuk unit-unit Bank Sampah ditiap RW. Program Kang PisMan yang diluncurkan Bapak Wali Kota Bandung untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat Kota Bandung. Pisahkan sampah berarti warga memiliki kesadaran untuk memisah sampahnya ketika membuang sampah. “Kesadaran untuk menanggulangi persoalan persampahan dari hal-hal mendasar harus kita tumbuhkan secara terus menerus, konsisten, konsekuen dan masif. Kesadaran ini yang dapat melahirkan perilaku baru kita terhadap sampah,” katanya.
Gerakan Kang PisMan merupakan kependekan dari kata Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan Sampah. Kurangi sampah berarti setiap warga memiliki kesadaran untuk menggunakan kembali barang-barang yang masih bisa digunakan. Seperti kertas bekas, botol bekas yang sekiranya masih bisa digunakan ulang maka ditahan terlebih dahulu dan tidak dibuang.

Kapolsek Sukajadi Kompol Sarce Christiati : Wajib Lapor Bukan Penghuni Tapi Pemilik Kost

Lurah Cipedes Dedi Rustandi,SH, Kapolsek Sukajadi, Kompol Sarce Christiati dan Kanit Binmas Polsek Sukajadi, Ipda Subahagia

KIM Cipedes, Sukajadi – Dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan dan ketentraman di wilayah Kelurahan Cipedes, Kapolsek Sukajadi Kompol Sarce Christiati bersama jajarannya bersilaturahmi dengan Ketua RT, RW, LPM, Karang Taruna, PKK, Forum RW dan tokoh masyarakat di lingkungan Kelurahan Cipedes, bertempat di Aula Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Selasa, 30/10/2018.

Kedatangan Kapolsek Sukajadi Kompol Sarce Christati bersama Kanit Binmas Polsek Sukajadi Ipda Subahagia didampingi Lurah Cipedes Dedi Rustandi, SH, Sekretaris Kelurahan Cipedes Sudirman, S.Sos, Babinsa Kelurahan Cipedes Adrianus Hulu, Binmaspol Kelurahan Cipedes Aiptu Endang Supriadi, Kasi Kesos Kelurahan Cipedes Martini Widyaningsih, SE, Bagian Pelayanan Kelurahan Cipedes Samsudin, S.Sos dan Staf Pelayanan Kelurahan Cipedes Asep Andrian.

Kapolsek Sukajadi Kompol Sarce Christiati mengatakan kehadiran kami disini berupaya semaksimal mungkin untuk bersama-sama dalam pemecahan setiap permasalahan yang ada diwilayah lingkungan masing-masing RT dan RW di Kelurahan Cipedes. Sesuai dengan tugas dan tanggungjawab kami sebagai pelindung pengayom dan Pelayan Masyarakat. Kami berupaya, kami tidak menjanjikan tapi kami berupaya semaksimal mungkin hadir bersama Ketua RT dan RW dalam setiap permasalahan yang dihadapi,” ungkap Sarce.
“Mudah-mudahan dengan perkenalan yang sangat singkat ini membawa berkah untuk kita semua untuk membuka komunikasi dua arah yang baik, kita bersama-sama bersinergi menjaga keamanan lingkungan dalam percepatan pemberian informasi, menyerap informasi dan membagi informasi dalam segala hal. Dan kami berupaya semaksimal mungkin apabila Ketua RT dan RW menginformasikan kepada kami secepatnya, mudah-mudahan kamipun tidak ada hambatan kendala secepat pula informasi yang kami terima, kami hadir ditengah permasalahan yang sedang dihadapi warga masyarakat,” ujar Sarce.
Sarce mengajak warga untuk perang melawan berita Hoax, ujaran kebencian dan isu SARA dan harus cerdas bermedia sosial. Sehingga, tidak terhasut oleh berita Hoax dan bisa memilah mana informasi yang sifatnya bohong, penghasutan dan mana informasi yang benar.
Silaturahmi yang berlangsung alot, beberapa pembahasan, saran dan masukan kepada Kapolsek Sukajadi yang disampaikan Ketua RT dan RW, diantaranya tentang curanmor, pendatang, isu penculikan anak yang marak dimedia sosial, dan keberadaan penghuni kost-kostan diwilayah Kelurahan Cipedes diharapkan adanya seperti operasi yutisi,” kata salah seorang Ketua RW yang hadir pada acara tersebut.
Kapolsek Sukajadi Kompol Sarse Christati ketika ditemui KIM Cipedes seusai acara tersebut mengatakan saya harus berupaya untuk bersilaturahmi dengan warga Cipedes yang diwakili oleh Ketua RT, Ketua RW, mudah-mudahan sesi pertama ini secara bertahap, tindakan dan upaya yang dilakukan oleh tiga pilar ini yaitu Pemerintahan, Kepolisian dan TNI dalam bentuk operasi yutisi berdasarkan masukan, saran RT dan RW bahwa ada upaya-upaya penertiban terhadap pemilik-pemilik kost ini khususnya juga terhadap penghuni karena memasuki satu daerah wilayah wajib lapor 1 x 24 jam, sehingga kita bisa mengidentifikasi warga yang ada untuk mengantisipasi jangan sampai ada hal yang tidak kita duga terjadi dan sebagainya. Semestinya yang wajib lapor itu bukan penghuni kost tapi pemilik kost-kostsan,” tegas Sarse.
Sarse mengimbau agar masyarakat aktif melaporkan hal-hal mencurigakan yang terjadi di masyarakat.”Kepada seluruh warga saya minta agar pro aktif melaporkan kejadian apapun ke Polsek. Ini juga untuk mencegah agar tidak terjadi tindak pidana kriminal,” tutur Sarse.
Sarse juga menyampaikan himbau Kapolrestabes Bandung yaitu “Bandung Sauyunan Pemilu 2019 Aman, Sukseskan Pemilu 2019 Tanpa Konflik, Sara dan Hoax, Wujudkan Situasi Kamtibmas Kota Bandung Aman, Damai dan Sejuk”.
Sementara itu, Lurah Cipedes Dedi Rustandi,SH mengatakan tanpa kepolisian tentunya juga kita tidak akan ada artinya, karena akan tidak teraturan, tidak tertib, tidak nyaman dan tidak tenang tapi kehadiran dari kepolisian juga tentunya menjadikan bagian bahwa kita bersama menciptakan kondusifitas keamanan, kenyaman ketentraman dan menjadi suatu keluarga bahagia dilingkungan masyarakatnya.
Ketua Forum RW Kelurahan Cipedes, Suherman mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kepada Kapolsek Sukajadi beserta jajarannya yang berupaya menginisisasi menciptakan dan menjaga kondusifitas keamanan dan ketentraman diwilayah Kelurahan Cipedes  dengan merangkul Ketua RT dan RW serta tokoh masyarakat dengan membentuk komunikasi dua arah,” ungkap Suherman yang sebagai Ketua RW 09. ***

Sleman Dapat Penghargaan lomba Proklim Tingkat Nasional

SWARA BANDUNG.Net.Jakarta – Rabu ( 24 /10) Dinas lingkungan hidup kabupaten Sleman diundang kementerian lingkungan hidup dan kehutanan di Jakarta untuk mengikuti acara pemberian penghargaan kepada pemenang lomba  Pro klim  ( Program Kampung Iklim ) tingkat  Nasional.

Yang mana kabupaten Sleman yang diwakili oleh tiga dusun yaitu.dusun Wonosari Bangunkerto Turi,dusun Tanjung Pendowoharjo Sleman dan dusun Wonorejo Sariharjo Ngaglik.

Lomba diikuti oleh 600 desa dan dusun se Indonesia dan diambil 33 pemenang yang mendapatkan piala serta uang pembinaan sedangkan yang masuk kriteria baik mendapatkan sertifikat peringkat Nasional, dari Sleman ketiga wakil tersebut ( dusun, Wonosari, Tanjung, Wonorejo) masuk kriteria baik dan semua mendapatkan sertifikat yang diambil langsung di kantor pusat kementerian lingkungan hidup dan kehutanan di Jakarta,

Sleman yang juga merupakan wakil dari propinsi DIY yang berangkat ke KLH adalah bpk Arif dan Dodi dari DLH sedang dari dusun penerima diwakili oleh bpk Suharman dari dusun Wonosari Bangunkerto Turi.
Program kampung iklim ( PROKLIM) adalah suatu kegiatan masyarakat di tingkat dusun atau desa yang peduli dengan lingkungan hidup, seperti adaptasi dan metigasi dalam menyikapi perubahan iklim , adapun kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat diantaranya , mengelola sampah dengan pemilahan, pembuatan pupuk organik juga kerajinan dan tidak membakar sampah untuk mengurangi gas co2, pelestarian mata air agar tetap terjaga dengan penanaman pohon, pemanfaatan lahan pekarangan dengan berbagai macam jenis tanaman buah dan sayuran untuk ketahanan pangan, memanfaatkan sumber daya alam yang ada seperti pembuatan kincir air, Surya seel ,biogas, membuat resapan air dan pemanfaatan air hujan,semua kegiatan tersebut jika dilakukan oleh masyarakat akan mengurangi pemanasan global dan mengurangi emisi gas karbon,serta melestarikan lingkungan hidup sehingga di kemudian hari alam ini bisa kita wariskan kepada anak cucu kita dengan keadaan baik .(A.1)**

Dansektor 22 – 07 Citarum Harum Bersama Warga Sukabungah Bersihkan Sungai Cilimus

Swara Bandung, Sukajadi – Berbagai permasalahan di Kota Bandung selain macet dan banjir , tak kalah penting nya persoalan sampah yang menumpuk di aliran sungai, kurang nya kesadaran masyarakat menjadi tugas pemerintah dan Dansektor 22 selaku pelaksana tugas program Citarum harum, 8 anak sungai yang mengalir di Kota Bandung merupakan kewajibannya, hampir setiap hari para subsektor terjun kelapangan di bantu aparat kewilayahan.

Salah satu kegiatan di antara di sungai Cilimus yang berada di Kelurahan Sukabungah Kecamatan Sukajadi Dansubsektor 22-07, Pelda Bayu bersama masyarakat serta gober dan Linmas melaksanakan kegiatan beberesih sungai Cilimus, Sabtu (13/10).

Hadir pada kegiatan tersebut Lurah Sukabungah Suherman, SE, Ketua Rw. 05 Heri Azhari serta Danramil 0807 Kapten Arm Abd Gafur mereka sama – sama terjun kelapangan membersihkan sungai Cilimus.

Lurah Sukabungah Suherman mengatakan,” dengan adanya program Citarum Harum kami di wilayah merasa terbantu dan termotivasi, membuat semangat gotong royong tumbuh kembali, yang selama ini hampir hilang ,” ujar Suherman.

Dansektor 22 Kol. Asep. Rahman Taufik mengungkapkan sungai salah satunya penyebab banjir makanya kita secara rutin tiap subsektor membersihkan sungai dari tumpukan sampah, dan Alhamdullilah kami dibantu masyarakat dan aparat kelurahan dengan jumlah peserta 98 orang yang tersebar sepanjang sungai Cilimus terdiri dari pasukan gober 30 orang dan linmas 10 orang, kita apresiasi peran serta ibu PKK yang berjumlah 12 orang turut andil membersihkan sunga Cilimus, serta dari LPM 10 orang dan masyarakat sebanyak 30 orang, satgas dan Babinsa 6 orang,” Pungkas Dansektor.

H. Ade Rohman Ketua RW 01 Pilihan Warga

Sekretaris Kelurahan Cipedes, Sudirman, S.Sos saat memberikan sambutan pada Pemilhan Ketua RW 01

SUKAJADI, kimcipedes.com – Proses pemilihan Ketua RW 01 Kelurahan Cipedes berjalan aman, lancar dan kondusif. Dari hasil penghitungan suara, H. Ade Rohman meraih 243 suara unggul dari 4 calon kandidat ketua RW 01 lainnya, Usep Sujana 48 suara, Jajang Haris 64 Suara, Komar bin Yahya 63 suara, Ahyar 93 suara, dan 6 suara tidak sah dengan total suara 518 dari 782 hak pilih atau sekitar 66 persen partisipasi warga dalam mengikuti proses pemilihan Ketua RW 01 ini.

Pelaksanaan penghitungan suara, disaksikan oleh ke 5 (lima) calon Ketua RW 01, bahkan Sekretaris Kelurahan Cipedes Sudirman, S.Sos, Binmaspol Kelurahan Cipedes Aiptu Endang Supriadi, Ketua Karang Taruna Rajawali Kelurahan Cipedes Dedi Djunaedi, Ketua Forum RW Kelurahan Cipedes Suherman mengikuti proses pemilihan Ketua RW 01 hingga selesai, bertempat di RT 02 RW 01 Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Minggu, 02/09/2018.

Proses Penghituangan Suara

Ketua RW 01 terpilih, H. Ade Roham mengucapkan terima kasih kepada Panitia Pelaksana Pemilihan Ketua RW 01 sehingga proses dalam pemungutan suara berjalan aman, lancar dan kondusif. Kepada warga yang memilih dan tidak memilih, serta kandidat calon RW yang telah berpartisipasi dan berkontribusi meramaikan pesta demokrasi ini kami ucapkan terima kasih. Kami mohon dukungan segenap warga untuk bersama-sama membangun wilayah yang kita cintai ini,” ungkap Ade.

Sementara itu, Suhendar Ketua RW 01 yang lama mengucapkan selamat kepada H. Ade Rohman, semoga dapat mengemban amanah dan kepercayaan yang diberikan warga dalam mewujudkan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris Kelurahan Cipedes, Sudirman,S.Sos mengungkapkan rasa salut dan bangga terhadap warga RW 01 yang begitu antusias berpartisipasi menggunakan hak suaranya pada pemilihan ketua RW 01. Selamat kepada H. Ade Rohman sebagai Ketua RW 01 Terpilih, semoga dalam menjalankan tugasnya dapat ridho Allah SWT,” ungkap Sudirman yang menyaksikan proses pemilihan Ketua RW sampai akhir penghitungan suara.

Camat Sukajadi Bersama Satgas Citarum Harum Lakukan OTT

Camat Sukajadi, Drs. Yudi Hermawan (tengah), didampingi Binmaspol Kel. Cipedes, Endang Supriadi & Babinsa Adrianus H

SUKAJADI, kimcipedes.com – Dalam rangka menegakkan Peraturan Daerah No. 5 Tahun 2011 tentang Ketentraman, Kebersihan dan Keindahan, aparatur kewilayahan Kecamatan Sukajadi bersama Satgas Citarum Harum akan melakuka Operasi Tangkap Tangan (OTT) bagi pembuang sampah sembarangan. Sanksi hukuman berupa denda, pencabutan KTP dan pencabutan Kartu Keluarga akan diterapkan bagi pembangkang perusak lingkungan. Kebijakan tersebut sebagai efek jera bagi pembangkang yang membuang sampah sembarangan tempat.

Camat Sukajadi Drs. Yudi Hermawan menyampaikan hal tersebut dihadapan ribuan warga Kelurahan Cipedes yang menyaksikan Pesona Kampoeng Cipedes yang digelar di lapang Abra RW 06 Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Sabtu, 1/9/2018.
Menurut Yudi, kami masih melihat warga membuang sampah sembarangan, meskipun spanduk himbau larangan membuang sampah terpampang jelas di setiap pelosok wilayah, tapi masih ‘aya keneh’ (masih ada) warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya,” ungkap Yudi

“Kebijakan Camat Sukajadi tersebut disambut untuk melakukan OTT disambut baik oleh warga dengan tepuk tangan para penonton sambil teriak mengatakan setuju sabagai bentuk dukungan kepada Camat Sukajadi.

Lurah Cipedes, Dedi Rustandi,SH (tengah) bersama Binmaspol Endang Supriadi & Babinsa Adrianus H

Camat Yudi mengajak warga untuk bersama-sama mengawasi pelaku yang membuang sampah sembarangan, jika terlihat silahkan foto orangnya kirimkan kepada kami, kami akan membuat berita acara pemeriksaan. Dan sanksinya bisa berupa denda ataupun pencabutan KTP bahkan kartu keluarga. “Kami akan tegakan hukum sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2011 tentang Ketentraman, Kebersihan dan Keindahan. Larangan membuang sampah sudah ada, sosialisasi telah kita laksanakan, edaran-edaran sudah kita berikan kalau masih ada yang membuang sampah selain difoto akan kita pajangkan wajah perusak lingkungan dilapang abra ini,” tegas Yudi.

DPPKB Kota Bandung Berkunjung ke Kampung KB Sejahtera RW 02

SUKAJADI, kimcipedes.com – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung mengunjungi Kampung KB Sejahtera RW 02 Kelurahan Cipedes Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Kamis, 23/08/2018.

Kedatangan DPPKB Kota Bandung sebagai Tim Monitoring Kampung KB bertujuan untuk memberikan pembinaan tata kelola program Kampung KB Sejahtera kedepannya. Nampak hadir pada kesempatan tersebut, Sekdis DPPKB Kota Bandung, Ine Indriyani, Camat Sukajadi, Drs. Yudi Hermawan, Lurah Cipedes Dedi Rustandi, SH, Kepala UPT Puskesmas Sukajadi dr. Erty Rostiaty, Kasi Kemasyarakatan Kel. Cipedes Martini Widyaningsih, SE, Bagian Pelayanan Kel. Cipedes Samsudin, S.Sos, PKK Kel. Cipedes, Rosmiati, LPM Kel. Cipedes, dan Ketua Karang Taruna Rajawali Kelurahan Cipedes, Dedi Djunaedi serta Ketua RW 02.

Sekretaris  DPPKB Kota Bandung, Ine Indriyani mengatakan salahsatu upaya dalam menjaga agar tidak terjadi  kelebihan penduduk di Kota Bandung mempromosikan program Keluarga Berencana. Diharapkan dengan adanya Kampung KB Sejahtera ini dapat menekan tumbuhnya angka kependudukan di Kota Bandung.

Ine mengapresiasi Camat Sukajadi Drs. Yudi Hermawan, Lurah Cipedes Dedi Rustandi yang begitu peduli mendampingi sehingga terwujudnya Kampung KB Sejahtera di Kelurahan Cipedes.

Menurut Ine, saat ini terdapat 396 ribu pasangan usia subur di Kota Bandung. Namun dari jumlah tersebut, baru 292 ribu yang menjadi akseptor KB, atau orang yang menjalankan program KB. Oleh karena itu, DPPKB Kota Bandung terus berusaha keras merangkul 104 pasangan untuk bergabung menjadi akseptor KB. Tidak mudah meyakinkan masyarakat untuk menjadi akseptor KB. Kurangnya pengetahuan, ketakutan, hingga adanya stigma tertentu terhadap KB. Melalui Kampung KB Sejahtera ini, mudah-mudahan dapat memberikan pengetahuan, mengedukasi masyarakat agar berkenan mengikuti program ini,” ungkap Ine.

Ine menambahkan, tahun ini DPPKB Kota Bandung menargetkan ada penambahan 2.000 akseptor KB. Ia bersama tim di 1.672 pos KB di Kota Bandung terus menyosialisasikan pentingnya menjadi akseptor KB.

Ine menjelaskan ada 8 faktor program kerja Kampung KB yaitu agama, pendidikan, ekonomi, sosial budaya, permukiman, pelestarian lingkungan hidup, kasih sayang dan reproduksi.

Camat Sukajadi Drs. Yudi Hermawan mengatakan keberadaan Kampung KB salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sehingga pengendalian laju arus kependudukan dapat terwujud.  Kampung KB adalah merupakan media untuk dapat mengimplementasikan semua kegiatan yang terkait dengan program pengendalian laju arus kependudukan, sekaligus untuk meningkatkan taraf hidup warga  masyarakat,” ungkap Yudi.

Sementara itu, Lurah Cipedes mengungkapkan pembentukan Kampung KB ini merupakan salah satu kepedulian warga RW 02 dalam mensukseskan Program Pemerintah dalam pengendalian pertumbuhan penduduk sehingga akan berindikasi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Lurah.

Kampung KB Sejahtera RW 02 terbentuk pada 26 September 2017 turut membantu program pemerintah dalam menekan dan menurunkan angka kelahiran. Dengan mensukseskan program MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) dengan lebih optimal. RW 02 dengan jumlah penduduk 1.026 jiwa, yang terbagi di 6 (enam) Rukun Tetangga (RT). Kampung KB Sejahtera memiliki 19 kader, dengan jumlah KB aktif 175 orang. @Edwandi