Citarum Harum

Ratusan Kilogram Sampah Menumpuk Dijaring Sungai Lebak Larang Bershasil Di Bersihkan

BANDUNG,swarabandung.net – Pasca Hujan Yang mengguyur Kota bandung kemarin, mengakibatkan kurang lebih 500 kilogram sampah menumpuk di jaring yang terbawa arus aliran sungai.

Melihat kodisi seperti itu, Sektor 22 Sub 8 Satgas Citarum Harum yang dipimpin Pelda Ade Rapiudin langsung bergerak cepat dengan membawa pasukannya yang dibantu Gober kewilayahan melakukan pembersihan sampah dialiran sungai Lebak larang Rw. 14 dan Rw. 17 Kel. Sadangserang  Kec. Coblong, Kota. Bandung. Selasa (31/3/2020).

Dansub 8 Pelda Ade Rapiudin manyampaikan, bahwa pembersihan ini sudah menjadi agenda rutin agar kondisi sungai tetap normal.

“Ini merupakan agenda rutin. Tidak hanya di sini, beberapa titik aliran sungai juga kita pantau”. kata Pelda Ade Rapiudin.

Menurutnya, pembersihan tumpukan sampah itu dilakukan, guna menjaga lingkungan dan mengantisipasi bencana banjir serta sumber penyakit.

“Kita berharap, dengan agenda rutinitas ini, bencana bajir dapat diminimalisir jika musim penghujan turun, selain itu, daot terhindar dari berbagai penyakit seperti penyebaran Covid-19”. jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Dansub 8 mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar ke depan tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan, khususnya di aliran sungai. Soalnya itu akan mengganggu kelancaran jalannya air dan mengakibatkan sumbat, sehingga air naik dan menggenangi pemukiman warga.

“Mari bersama kita jaga lingkungan sekitar tetap bersih. Tidak buang sampah sembarangan ke dalam sungai dan parit. Karena hal ini dapat mengakibatkan terhambatnya air mengalir dan dapat mengakibatkan banjir serta menimbulkan sumber penyakit”. katanya.

Dijelaskannya, dengan hidup di lingkungan yang bersih dan membuang sampah pada tempatnya, hal itu dapat meminimalisir bencana. Hidup akan menjadi lebih sehat serta dapat mencegah penyebaran Virus Covid-19.

“Karena ada pepatah mengatakan, kebersihan itu adalah sebagian dari iman”. tegas dia.

(Muh.warman)

Sektor 22 Sub 3 Satgas Citarum Harum Lakukan Evakuasi Material Longsor Di Anak Sungai Citepus

BANDUNG,swarabandung.net – Sektor 22 Sub 3 Satgas Citarum Harum melaksanakan pembersihan material longsor di anak sungai Citepus di Rt. 05/RW 10 kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo Kota Bandung. Selasa (30/3/2020).

Akibat kejadian tersebut, Pasukan Satgas Citarum Harum Sektot 22 Sub 3 yang dipimpin serka Nurholis bersama warga melakukan evakuasi pembersihan material longsor yang menutupi aliaran anak sungai Citepus.

Dansub 3 Serka Nurholis menyampaikan, peristiwa bencana longsor terjadi pada hari Senin (29/3/2020) Malam. Saat itu kebetulan terjadi hujan deras. Air hujan lalu menggerus tanah hingga longsor.

“kami langsung mengecek ke lokasi kejadian. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun dampak longsor harus secepatnya dibersihkan”. Katanya.

Nurholis mengatakan, material longsor ini harus segera dibersihkan. Hal ini dilakukan agar material ini tidak menghalangi arus air jika terjadi hujan.

“Dikhawatirkan jika hujan turun deras, material ini akan menjadi sumbatan yang bisa mengakibatkan banjir yang akan memberikan dampak pada kawasan yang berada di bawah kawasan ini”. Tuturnya.

Sementara material yang kita bersihkan hari ini sepanjang 15 Meter dan terangkat berangkal, batu serta material rumah +/- 2,5 kubik.

“Pesan saya kepada warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hal – hal yang tidak kita inginkan seperti bencana longsor saat ini, karena cuaca ekstrem saat ini masih sering terjadi”. Tutupnya.

(Muh.warman)

Dansub 7 Sektor 22 Satgas Citarum Harum Peltu Bayu DC Pimpin Pembersihan Sungai Cibeureum

Bandung,swarabandung.net – Satgas Citarum Harum Sektor 22 Sub 07 yang dipimpin oleh Peltu Bayu Dc, kini melakukan operasi dan pembersihan Sungai Cibeureum wilayah Kelurahan Isola Kecamatan Sukasari, Minggu (29/03/2020).

Pembersihan yang meliputi sampah liar berupa dedaunan dan ranting pohon diperkirakan terbawa oleh arus air hujan ke aliran sungai, merupakan hal yang biasa terjadi, maka dengan alasan ini satgas Citarum Harum melakukan operasi sungai dengan tujuan menghindari sumbatan aliran yang mengakibatkan bahaya banjir.

Menindak hal ini, Dansub 07 sektor 22 citarum harum (Peltu Bayu Dc.) membawa pasukannya kelokasi.

“Tetap ceria Walaupun sampah menumpuk, pembersihan dilaksanakan di Sungai Cibeureum Kelurahan Isola Kecamatan Sukasari, yaitu membersihkan sampah ranting dan bambu yang terbawa arus sungai” jelas Bayu.

Dalam pergerakannya satgas sub 07 sektor 22, selalu semangat dengan kesatuan korsa yang utuh murni TNI, walaupun beranggotakan masyarakat biasa yang tergabung di kesatuan satgas citarum (baraya sektor 22), yang bisa meraih harmonisasi keanggotaan baik dalam suka dan tidak ada dukanya.

“Semangat tak kenal lelah ditengah gejolak Virus Corona, kami selalu berjaga jaga untuk hal itu, sesuai anjuran Komandan (Kol. Inf. Asep Rahman Taufik) tiap hari harus ganti pakaian kerja dan sepulang kerja membersihkan diri” ujar Bayu.

Dalam pelaksanaan pembersihan dilokasi ini, satgas sub 07 tidak menemukan sampah domestik, bahkan air yang mengalir saat ini kondisinya bening dan layaknya air sungai yang diharapkan.

“Sampah rumahan disini tidak ditemukan, namun di wilayah Pasteur masih ada, mudah-mudahan paradigma masyarakat kedepannya makin bagus, sejalan dengan perjalanan waktu makin meningkat kesadaran tentang pentingnya hidup bersih dan sehat” tegas Bayu.

Pergerakan satgas citarum harum yang mengupayakan kebersihan sungai dari segala macam limbah, perlu kesadaran dan dukungan, upaya ini terlihat dari satgas sektor 22 selalu melibatkan kewilayahan dengan acuan berkolaborasi, di Pemkot Bandung hal ini disambut baik oleh tiap aparat kewilayahan, dengan memerkuat kolaborasi harapan besar Program Citarum Harum cepat terbukti.

(***)

Pembersihan Sungai Cipamokolan, Ratusan Sampah Behasil Di Angkut

BANDUNG,swarabandung.net – Tim Satgas Citarum Harum Sektor 22 Sub 10 bersama Baraya melakukan bebersih Sungai Cipamokolan di wilayah Rw 11 Kel. Antapani wetan, kec. Antapani, Kota Bandung. Jum’at (27/3/2020).

Hasilnya, pembersihan sungai sepanjang 150 meter ratusan kilogram sampah berhasil diangkut oleh Tim Satgas Citarum Harum mulai dari Sampah plastik, ranting dan bambu juga ikut diangkut.

Dansub 10 Serda Maman Komarudin mengatakan, aksi pembersihan sungai ini dilakukan lantaran sampah yang tersangkut di sungai Cipamokolan begitu banyak dan menghambat aliran sungai.

“Sampah plastik, ranting dan bambu kalau ditotal kurang lebih 500 kilogram. Itu yang berhasil kami evakuasi. Tapi bukan soal evakuasi, tapi bagaimana masyarakat untuk tidak buang sampah ke sungai”. Katanya.

Aksi ini juga, lanjut Maman, merupakan bentuk antisipasi bencana banjir akibat luapan air yang dilakukan mengingat beberapa hari ini Kota Bandung diguyur hujan.

“Jadi ini adalah salah satu upaya untuk menormalisasikan Sungai serta pencegahan penyebaran Covid-19″. ucapnya.

Serda Maman menuturkan, selain pembersihan sampah, seluruh personil melakukan pemerataan sedimentasi sepanjang 25 meter dengan lebar 3 meter ketebalannya bervariasi mulai dari 50-60 cm.

Setelah pembersihan Sungai Cipamokolan, tim satgas Citarum Harum secara rutin melakukan patroli didaerah aliran sungai untuk menyisir agar tidak ada lagi sampah berserakan dan memastikan aliran sungai terbebas dari sampah dan limbah pabrik.

Maman mengajak, agar warga masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup sehat dengan menjaga kebersihan aliran sungai. Dengan lingkungan bersih, maka potensi sumber penyakit bisa ditekan dan diminimalisir.

“Saya imbau masyarakat yang ada di sekitar untuk ikut mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing dengan cara PHBS, yang tidak lepas dari kebiasaan menjaga kebersihan diri sebelum dan sesudah melakukan aktivitas”. Pungkasnya.

(Muh.warman)

Ditengah Mewabahnya Virus Corona, Sektor 22 Sub 3 Satgas Citarum Harum Terus Lakukan Pembersihan Sungai

BANDUNG,swarabandung.net – Sektor 22 Satgas Citarum Harum Sub 3 ditengah mewabahnya penyebaran Virus Corona, Karya Bakti pembersihan Sungai tetap dilaksanakan namun tetap memperhatikan imbauan terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kegiatan rutin pembersihan sungai terus kami lakukan, demi menciptakan Sungai yang bersih dan jauh dari sumber penyakit. Terkait Virus Corona, kami tetap waspada, sehingga anggota yang flu dan batuk tidak kami libatkan termasuk yang sakit”. Kata Dansub 3 Serka Nurholis saat memimpin pembersihan Sungai Cilimus di Rw.05 Kel. Dunguscariang, Kec. Andir, Kota Bandung. Kamis (26/3/2020) kemarin pagi.

Pembersihan sungai Cilimus sepanjang 100 meter, Nurholis menjelaskan, berkat hasil kerjasama semua personil, sampah dan rumput liar kurang lebih 263 kilogram berhasil diangkat kepermukaan yang selanjutnya dibuang ke TPS terdekat.

“Masalah sampah bukan perkara mudah, perlu adanya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan yang bersih, harus tanpa henti diberikan pemahaman, terlebih saat musim hujan sekarang ini”. Ujarnya.

Tanpa adanya kesadaran dari masyarakat, tidak mungkin lingkungan mereka menjadi bersih. Ia berharap, Mudah-mudahan dengan adanya aksi bersih-bersih seperti ini, warga tidak lagi membuang sampahnya terutama ke sungai.

“Semoga dengan karya bakti pembersihan sungai ini, bisa memotivasi warga masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan terutama menjaga kebersihan sungai”. Pungkasnya.

(Muh.warman)

Dansub 12 Sektor 22 Satgas Citarum Harum Peltu Ade Sukmana Pimpin Pembersihan Sungai Cikapundung

Bandung,swarbandung.net – Kolaborasi Satgas Citarum Harum Sektor 22 makin diperkuat, bahkan dengan sendirinya menuai kekuatan antara aparat kewilayahan dengan satgas, ini terlihat di semua subsektor mendapat sambutan yang baik dari tiap kewilayahan.

Hal yang sama di Subsektor 12 Sektor 22 yang dipimpin oleh, Peltu Ade Sukmana ketika mengadakan karya bakti di Sungai Cikapundung wilayah RW. 09 dan RW. 15, mengangkat sampah dan rerumputan yang ada di sungai mengadakan kolaborasi dengan Gober Kelurahan Tamansari Kecamatan Bandung Wetan.

Lurah Kelurahan Tamansari, Dadang Sopandi, dilokasi karyabakti mengatakan, “Kami berkolaborasi dengan satgas citarum harum dalam pembersihan rumput dan sampah kanan kiri sungai, semoga hal ini menjadi kebaikan dalam menciptakan lingkungan yang sehat, apalagi saat ini dihebohkan dengan wabah virus korona, ini merupakan bagian dari upaya untuk pencegahan virus” jelasnya.

Satgas Sub 12 sektor 22, telibat dalam aksi tersebut yaitu selain melakukan pembersihan lingkungan, juga dalam penyemprotan desimfektan dari 20 RW yang ada di Kelurahan Tamansari.

“Kami sudah melakukan penyemprotan dari 20 RW secara serempak, saat ini jadwal di bawah jembatan (Fly Over) Rw. 09 dan Rw.15 berkolaborasi dengan Satgas Citarum Sub 12 Sektor 22” imbuh Dadang.

Untuk meningkatkan kesehatan lingkungan, Lurah Tamansasri merencanakan penataan lingkungannya yang ada di kawasan Fly Over, berikut memaksimalkan ODF harus menambah seftick tank komunal, sehingga akan menambah Asri selain menuju lingkungan yang sehat dan bersih, hal ini merupakan wujud apresiasi dari aparat kewilayahan yang ia emban, supaya hasil maksimal dari Program Citarum Harum bisa terlihat jelas.

Ditempat yang sama Dansub 12 sektor 22 Citarum Harum, Peltu Ade Sukmana, memerhatikan kemajuan masyarakat Kelurahan Tamansari sudah terlihat, ketika dipimpin oleh aparat yang peduli terhadap wilayahnya sangat terasa walaupun baru beberapa bulan menjabat.

“Saat ini untuk melakukan pembersihan sampah dan rerumputan liar sudah mengurangi daripada pertama saya bertugas disini, saat ini saja kami melakukan pembersihan rumput liar dan sampah di anak Sungai Cikapundung sudah berkurang, harapan kami kepada masyarakat supaya lebih meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkungan, karena wilayah kerja yang luas bukan di Tamansari saja” kata Peltu Ade.

(***)

Sub 7 Sektor 22 Citarum Harum Bersama Gober Bersihkan Sungai Cilimus

Bandung,swarabandung.net – Satgas Sub 07 Sektor 22 Citarum Harum, berkolaborasi dengan Gober Kelurahan Sukagalih, melaksanakan pembersihan di Sungai Cilimus wilayah Kelurahan Sukagalih Kecamatan Sukajadi, sepanjang 100meter, Kamis (26/03/2020)

Kolaborasi antara satgas citarum harum bersama aparat kewilayahan merupakan kerjasama yang sudah lama terjalin, sehingga untuk menentukan titik area dan permasalahan bisa diketahui bersama.

Dikatakan Dansub 07 sektor 22, Peltu Bayu Dc, kepada awak media, “Saya beserta anggota subsektor 07-22 satgas Citarum Harum, bersama Gober Kelurahan yang dipimpin oleh Kasiekbang, Bapak Dede, membersihkan sampah yang hanyut terbawa arus sungai, sampah masih banyak,ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat akan kebersihan masih sangat kurang, tapi apapun kendalanya kami akan tetap berjuang demi keberhasilan Program Citarum Harum” katanya.

Dengan kehadiran aparat kewilayahan ditempat karyabakti, bisa melihat jelas permasalahan lingkungan dan sungai, selama ini dituntaskan oleh satgas dalam pembersihan dan penataan bantaran sungai untuk menghindari terjadinya penyempitan dan kedangkalan yang disebabkan pembiaran sampah yang mengendap sehingga terjadi sedimentasi.

Kasiekbang Kelurahan Sukagalih, Dede mengatakan, “Kami amat terbantu anggota Gober Kelurahan Sukagalih, dengan hadirnya satgas Citarum Harum subsektor 07 diwilayah kami..selain pekerjaan menjadi lebih cepat, patroli sungai yang selalu dilaksanakan oleh satgas memudahkan kami dalam memantau wilayah” ujarnya.

Ditempat berbeda, setelah dihubungi oleh awak media tim 8, Lurah Sukagalih, Annisa Dewi, S.Sos., S.H., M.Hum. mengatakan rasa senangnya bisa kolaborasi dengan satgas Citarum harum.

Dewi, panggilan akrab Lurah Sukagalih yang saya sapa, menambahkan, “kebetulan hari ini saya lagi WFH, mohon maaf saya tidak kelapangan, namun pada intinya kolaborasi antara Kelurahan petugas gober dan personil citarum harum, sangat membantu tugas tugas kewilayahan dalam segi pembersihan sungai yang ada disekitar wilyah Kelurahan Sukgalih, semoga kolaborasi ini tetap terus terbina”. tutupnya.

(***)

Dansektor 22 :”Pohon Yang Di Tanam Dirawat, Kondisinya Tumbuh Subur”

Bandung,swarabandung.net – Penanaman pohon oleh sektor 22 Citarum Harum, masif dilakukan setelah terpelajari sejak adanya program citarum harum di area kerjanya ada 7 permasalahan yang harus diselesaikan yang berhubungan dengan suksesi Sungai Citarum kembali harum.

Salahsatu dari 7 permasalahan tersebut, yaitu kritisnya lahan di Kawasan Bandung Utara (KBU), hingga mencuat ke semua opsi bahwa kritisnya KBU sebagai penyebab bencana di Cekungan Bandung.

Gerakan penanaman pohon yang diprogramkan oleh Komandan Sektor 22 Citarum Harum (Kol. Inf. Asep Rahman Taufik) terlihat serius dengan adanya pembentukan Sub Bidang Pembibitan (Sub 15 sektor 22) hingga membibitkan puluhan ribu pohon disemai, sampai dua tahun ini habis ditanam di KBU saja sebanyak 30.000 pohon.

Upaya keras Dansektor 22 Citarum Harum dalam menghijaukan lahan kritis, melakukan pemantauan dan pemeliharaan pasca tanam, supaya bibit pohon tidak mengalami gagal tumbuh.

Dikatakannya, “Pengecekan pohon yang ditanam bulan Oktober 2019 di Cisurupan, saat ditanam kondisi bibit tingginya 100 s/d 120 Cm, sekarang sudah ada yang mencapai ketinghian 4 meter, Alhamdulillah tumbuh subur”, ujar Dansektor 22.

Faktor mulusnya pertumbuhan dilahan ini, merupakan barometer dari hasil tanam di kawasan lainnya, karena di Cisurupan merupakan lahan milik pemerintah Kota Bandung, sedangkan Dansektor 22 lebih banyak menanam di lahan kritis milik perorangan yang ditanami sayuran oleh pemiliknya, sehingga harus berkomitmen satu pemahaman dalam melakukan penghijauan lahannya, seperti di KBU Cimenyan.

“Mudah mudahan hasil tanam di KBU Cimenyan juga bisa tumbuh subur seperti yang ditanam di Cisurupan, Insha Alloh bakal tumbuh, soalnya saya sudah berkomitmen dengan pemilik dan penggarap di KBU, bahkan pohon yang ditanampun sesuai dengan permintaan mereka, via Sosialisasi yang dilakukan Satgas bersama warga pemilik” jelas Dansektor 22.

Hasil tanam yang dilakukan Dansektor 22, semuanya diawasi oleh anggota satgasnya, walaupun sudah ada komitmen dengan warga pemilik lahan, bahkan bukan jumlah yang sedikit, di KBU sejak awal tahun 2020 sampai saat ini (akhir maret 2020) sudah mencapai 30.000 pohon yang ditanam.

(***)

Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek lengkong Polrestabes Bandung Semprotkan Disinfektan

 

BANDUNG,Swarabandung.net – Polsek Lengkong bersama Bhabinsa dan warga Rw. 08 Kelurahan Cikawao melaksanakan penyemprotan disinfektan bertempat di Masjid Al-Huda Lengkong.

Penyemprotan pada Rabu, 25 Maret 2020 ini untuk mencegah penyebaran virus Covid 19.

Kepada DKM dan warga yang ikut bebersih diingatkn untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, tetap berada di rumah bila tidak ada kepentingan yang mendesak sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk tidak melakukan ktivitas diluar rumah.

 

(Muh.warman)

Sektor 22 Sub 13 Satgas Citarum Harum Bersihkan Sungai Citepus, Dan Penyemprotan Disinfektan

BANDUNG,swarabandung.net – Untuk mencegah penyebaran virus corona, dan meluapnya aliran sungai, Sektor 22 Sub 13 yang dipimpin Serka Andrian melaksanakan aksi bersih – bersih Sungai dan penyemprotan Disinfektan. Selasa (24/3/2020) kemarin.

Kegiatan Pembersihan Sungai dilakukan di sungai Citepus di Rw 06, kel. Mekarwangi, kec. Bojongloakidul, Kota Bandung Sepanjang 200 Meter dengan hasil sampah 400 Kilogram.

Dansub 13 Serka Andrian menjelaskan, pembersihan sungai ini merupakan bagian dari pencegahan serta penyebaran Virus Corona, Selain itu, untuk menormalisasikan Sungai dari sumbatan sampah.

“kegiatan bersih-bersih ini, selain untuk mencegah virus Corona juga menciptakan kebersihan lingkungan, sebagai langkah upaya mencegah berbagai penyakit agar tidak menyebar”. Ungkapnya.

Serka Andrian mengajak, agar warga masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan cara tidak membuang sampah ke sungai.

“Kita mulai dari perilaku hidup bersih dan itu dasar untuk kita hidup sehat”. ungkapnya.

Setelah pembersihan Sungai, Serka Andrian mengikuti kegiatan penyemprotan tempat – tempat ibadah dan Pasilitas umum untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19.

“Selesai melaksanakan Karbak di sungai Citepus, Kami mengikuti kegiatan penyemprotan Disinfektan bersama Karang Taruna dan muspika Kecamatan Bojongloa kidul”. Pungkasnya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Karang taruna kec. bojongloa kidul (Didin), Kasi ekbang kelurahan mekarwangi ( Yudi), Babinsa (Serma mujahidin), Babhinkamtibmas kel mekarwangi (Bripka dodi).

(Muh.warman)