Citarum Harum

Sub 8 Sektor 22 Citarum Harum Bersama Kecamatan Coblong Tanam Pohon Dan Tebar Benih Ikan

Bandung,swarabandung.net – Dalam rangka hari pohon sedunia, Pemkot Bandung menggulirkan program Bandung Menanam Jilid 1 yang dilakukan hari ini serentak di 30 Kecamatan di Kota Bandung. Selain melakukan penanaman pohon, dalam kesempatan tersebut juga turut ditebar benih ikan.

Dalam mendukung program tersebut, Sub 8 Sektor 22 Citarum Harum yang dipimpin Peltu Ade Rapiudin hari ini ikut terlibat dalam kegiatan penanaman pohon di wilayah Forest Walk dan penebaran 50 Kg benih ikan di sungai cikapundung (Teras BBWS) Kecamatan Coblong. Kamis (21/11/2019).

“Kami dalam giat menanam jilid 1 diwilayah kecamatan Coblong ikut dilibatkan mulai dari menanam pohon sampai menebar 50 kg benih ikan di teras BBWS”. Ujar Ade di Forest Walk.

Lanjut Ade, Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara Pemerintah kewilayahan dan Satgas Citarum Harum yang sama – sama saling menjaga lingkungan. Dengan menanam pohon menjadi solusi dalam mengatasi banjir di kota Bandung.

“Saya berharap agar kekompakan ini bisa terus berlanjut. Apalagi program ini sangat positif. Dengan ditanami pohon di lahan kritis menjadikan solusi dalam mengatasi banjir di kota Bandung”. Ujar Ade kepada Wartawan Tim 8.

Ia pun mengaku prihatin melihat kerusakan lingkungan apalagi di daerah aliran Sungai (DAS) Citarum. Untuk menghijaukan lahan itu, khususnya di kawasan Kecamatan Coblong masih membutuhkan pohon untuk penghijauan.

“Dalam rangka menanam pohon ini, kami harapkan Lingkungan tetap dijaga dan berperan serta menjaga lingkungan dengan cara menanam pohon dan tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke Sungai,” kata Ade.

“Kalau bukan kita siapa lagi? Kalau enggak sekarang, kapan lagi?”. Pungkas Ade.

Kegiatan tersebut dihadiri, Muspika Kecamatan Coblong, para lurah Se-Kecamatan Coblong, Ormas/Lsm, Linmas, Gober, Baraya Sektor 22 Citarum Harum yang diikuti 400 Orang Peserta dan didukung penuh Oleh Kartika Sari dan Indomaret diwilayah Kecamatan Coblong.

(Muh.Warman)

Sub 6 Sektor 22 Citarum Ikut Terlibat Kegiatan Penanaman Jilid 1 Di Kecamatan Bandung Kidul

Bandung,swarabandung.net – Pemerinah Kota (Pemkot) Bandung serentak melaksanakan kegiatan Bandung Menanam melibatkan satgas Citarum Harum ditiap Subsektor yang ada di Pemkot Bandung serentak di 30 Kecamatan dalam rangka hari pohon se-Dunia.

Satgas Sub 06 – 22 dipimpin oleh Pelda Mulyanto, mengadakan kegiatan Bandung Menanam jilid 1 bersama Kecamatan Bandung Kulon bertempat di Taman segitiga di Rt 07 Rt 05 Kel. Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kulon, Kamis (21/11/2019).

“Setelah apel pagi kami melaksanakan karyabakti penanaman pohon jilid 1 tingkat Kecamatan Bandung Kulon, bertempat di Rw 05 Kelurahan Cigondewah Kidul, dilanjutkan kerja bakti di Anak Sungai Cipea, dengan sepanjang 300 m dengan hasil sampah yang terangkat 800 Kg.” jelas Mulyanto ke Wartawan Tim 8.

Camat Bandung Kulon, Drs. Asmara Hadi, M.O., mengatakan, “Kegiatan Bandung menanam jilid 1 kami mengadakan penanaman pohon yang dilanjutkan dengan Restocking ikan di Sungai Cipea”. Ucapnya.

Dilanjutkan Camat Bandung Kulon, bahwa kegiatan Re Stocking Ikan yang ditaburkan ke Anak Sungai Cipea, merupakan pendukungan penuh terhadap Program Citarum Harum, dengan testimoni air sungai yang sekarang membaik hasil pergerakan Satgas Citarum.

“Satgas memelihara kebersihan sungai supaya ekosistem air kembali hidup, re stocking ikan yang kami ceburkan ke sungai ini merupakan testimoni, soalnya air sudah mulai membaik, dari sebelumnya berwarna hitam dan bau, dan saya apresiasi pergerakan satgas selama ini selalu kolaborasi dengan kami” tutup Hadi, pangilan akrab Camat Bandung Kulon.

Kegiatan Bandung menanam di Kecamatan Bandung Kulon dihadiri oleh, Camat Bandung Kulon, Kapolsek Bandung Kulon, Danramil 1806 Bandung Kulon, Satgas Citarum harum sub 06 sektor 22, Para Lurah se Bandung Kulon beserta Rt dan Rw, Karang Taruna.

(***)

Peltu Bayu :”Satgas Citarum Harum Mendukung Program Menanam Jilid 1″

Bandung,swarabandung.net – Satgas citarum harum Sub 07 sektor 22, berbaur bersama warga dan aparat kewilayahan melaksanakan penanaman pohon dalam rangka Bandung Menanam jillid 1 diwilayah Kecamatan Sukajadi Kota Bandung. Kamis (21/11/2019).

Camat sukajadi (Drs. Yudi Hermawan) saat memimpin kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa dengan ditanamnya pohon buah di sekitar bantaran Sungai Cibeureum Kelurahan Sukawarna bertujuan untuk menjaga tanah supaya tidak longsor, kedepannya apabila pohon tersebut berbuah, bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Lurah sukawarna (H. Nana) selaku tuan rumah dalam kegiatan ini menyampaikan rasa senang dan bangganya bisa menyelenggarakan kegiatan tersebut di wilayahnya, “selain menanam pohon, kami juga menebar benih ikan ke Sungai Cibeureum dengan harapan ekosistem di sungai cibeureum tetap terjaga” ucapnya.

Bayu Dc (Dansubsektor 07 sektor 22) Citarum Harum sangat mendukung kegiatan yang positif ini, “Kedepan saya bersama karang taruna dan warga sekitar akan merencanakan kukuyaan atau arung sungai di sungai cibeureum sebagai pemancing agar warga sekitar khususnya dan warga yang lain pada umumnya bisa menjaga dan memelihara kebersihan sungai” terangnya.

Nampak dalam kegiatan tersebut seluruh Lurah yang ada di Kecamatan Sukajadi, warga, sampai anak anak Paud yang ada wilayah setempat.

(***)

Sub 1 Sektor 22 Citarum Harum Libatkan Ibu – Ibu Senam Bersihkan Lingkungan

Bandung,swarabandung.net – Sub 01 sektor 22 mampu menggaet ibu- ibu senam ceria membersihkan sungai Babakan irigasi di Rw 04 kelurahan Cibadak kecamatan Astanaanyar Kota Bandung. Kamis  (21/11/2019).

Sebelum kegiatan di mulai sub 01 Serka Mustakim pimpin apel untuk memberikan arahan dan perunjuk pelaksanaan karya bakti tersebut, Sungai Babakan irigasi yang melintas di wilayah Rw 04 kelurahan cibadak sepanjang 200 meter di bersihkan sub 01-22 bersama ibu- ibu senam ceria dengan hasil sampah sebanyak 760 kg.

Nampak ibu – ibu senam sangat senang bisa bergabung  dengan pasukan TNI , kersama ini bisa terlaksana berkat pendekatan yang di lakukan Serka Mustakim

Menurut serka Mustakim ,” kerja bakti kali ini melibatkan ibu-ibu senam mereka kelihatan sangat senang bisa bergabung dengan kami  , ini berkat dari pendekatan yang kita lakukan lewat komsos ,” Ujar nya.

Setelah membersihkan sungai babakan irigasi serka Mustakim melanjutkan  dengan  melaksakan pendekatan terhadap masyarakat ( Komsos) Di Rw 04 kelurahan Cibadak bersama : Ramidin, Kohar, Jos, Dini, Ami, dan Tuti. Mengajak mereka untuk menjaga lingkungan agar terjaga dari kebersihan lingkungan dan menghimbau agar tidak membuang sampah ke sungai.

Dan Melaksanakan patroli sungai ciroyom Rw 01 Kelurahan Babakan Tarogong Kecamatan Bojongloa Kaler Kota Bandung.

(Muh.Warman)

Sub 3 Sektor 22 Citarum Harum Berkolaborasi Bersama Gober Bersihkan Sungai Ciwarga

Bandung,swarabandung.net – Sub Sektor 3 – 22 Satgas Citarum Harum Bersama Gober Kewilayahan Bersihkan Sungai Ciwarga yang bertempat di Rw. 03 Kelurahan Sukaraja Kec. Cicendo Kota Bandung. Rabu (20/11/2019) Pagi.

Dalam mengantisipasi datangnya musim penghujan, salah satu penyebab banjir karena adanya sumbatan sampah dan sedimentasi yang menghambat aliran sungai. Sehingga banjir kerap terjadi di Kota Bandung.

Dansub 3 sektor 22 (Serka nurcholis) sebelum melaksanakan kegiatan memimpin apel pagi dan berdo’a bersama agar kegiatan lancar dan selanjutnya bergerak bersama baraya serta di bantu gober membersihkan Sungai Ciwarga.

“Sebelum kegiatan di mulai dilakukan  apel di halaman Kantor kelurahan Sukaraja Kecamatan Cicendo untuk mengecek kesiapan di lapangan”. Katanya.

Pembesihan sungai Ciwarga sepanjang 200 meter sampah yang terakut kepermukaan mencapai 650 Kg. Banyaknya sampah di Sungai tersebut karena kurangnya kesadaran masyarakat yang belum peduli akan keindahan lingkungan.

Menurut Serka Nurholis,”Pem bersihan sungai Ciwarga sepanjang 200 meter, sampah yang di hasilkan 650 Kg. Sungai bersih dan indah perlunya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan”. Ucapnya.

Dalam hal ini, Satgas citarum harum Sub 3 Sektor 22 berkolaborasi dengan unsur kewilayahan untuk menciptakan Tiga Pilar yang baik di Kota Bandung.

“Saya sebagai Dansubsektor 3 sektor 22 citarum, merasa bangga bisa berkolaborasi dengan kewilayahan, Karena tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak satgas Citarum bukan apa – apa”. Ucap Nurcholis.

Nurcholis berharap, Semoga kedepan Kota Bandung, utamanya di sungai menjadi lebih bersih bebas dari sampah, sehingga fungsi sungai sebagai sumber hidup bisa tercipta.

(Muh.Warman)

Dalam Menegakan Perpres No 15 Tahun 2018, Sub 5 Sektor 22 Citarum Bongkar Bangunan Di Pinggir Sungai

Bandung,swarabandung.net – Amanat Perpres no 15 tahun 2018 tentang percepatan DAS Citarum, Sub Sektor 5 – 22 Citarum Harum Bongkar bangunan di pingir Sungai yang berada di Rw. 04  Kelurahan Maleer Kecamatan Batununggal Kota Bandung. Minggu (17/11) Pagi.

Adapun dalam pembongkaran tersebut melibatkan warga masyarakat yang tergabung antara lain, gober, Baraya sektor 22, aparat kewilyahan diantaranya, Seklur Maleer (Mohamad Mukti SE), Kasie Ekbang Kelurahan Maleer (Agus Supardan), Babinsa, Dansub Sektor 22 Citarum Harum (Peltu Seno) dan Ketua Rw. 04 Kelurahan Maleer Kecamatan Batununggal Kota Bandung.

Lurah maleer yang diwakili Sekretaris Lurah (Seklur) Mohamad Mukti SE menyampaikan kepada wartawan, bahwa pembongkaran tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap program Citarum harum.

“Bangunan yang di jadikan tempat rongsokan ini membuat kumuh suasana ,jadi kami mencoba menata lingkungan agar sedap di pandang mata, bantaran ini bisa seperti di tempat lain, setelah di tata akan dibuatkan taman agar tidak terlihat kumuh”. Ungkap nya.

Kerja bakti di subsektor 5 mampu mengerahkan warga masyarakat 2 Rw yaitu Rw 04, Rw 11 dan Rw12 ,antusias warga masyarakat dalam membantu kerja bakti ini karena dapat di rasakan langsung mampaatnya karena membuat lingkungan bersih dan nyaman.

Menurut Peltu Seno ,” kerja bakti kali ini merapihkan bantaran sungai karena sudah terlihat kumuh, dengan bantuan masyarakat kita bisa lebih cepat merapihkan Bantaran sungai  dan membongkar salah satu bangunan ,” Ujar Seno.

Selain pembongkaran bangunan tersebut, Subsektor 5-22 melaksanakan kegiatan karya bakti dan melakukan penanaman pohon sawo di area pemakaman, pembuatan Ipal Komunal di Rw. 12 dan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dengan lahan seluas 200 meter² yang berlokasi di RW 11 Kelurahan Maleer Kec.Batununggal Kota Bandung.

TPS3R ini diharapkan mampu menyerap sampah dari masyarakat yang di perkirakan  7 kubik setiap hari nya.

Program ini sejalan dengan program pemerintah kota Bandung yaitu program Kangpisman ( kurangi ,pisahkan,manpaatkan) serta pencapaian Open Defication Free (ODF) pencapaian 2020.

(Muh.Warman)

Tanamkan Pola Pikir Dan Prilaku Terhadap Lingkungan, Dansektor 22 Citarum Harum Sisialisasi Di SDN 200 Leuwipanjang

Bandung,swarabandung – Dansektor 22 Satgas Citarum Kolonel Inf Asep Rahman Taufik laksanakan giat sosialisasi Citarum Harum kepada siswa/siswi  SDN 200 Leuwi panjang Kota Bandung. Jum’ at (15/11).

Sosialisasi ini sendiri dilaksanakan secara rutin sebulan sekali oleh jajaran Satgas Citarum Sektor 22 ke tengah masyarakat dan para pelajar sebagai upaya menanamkan pola pikir dan perilaku terhadap pemanfaatan lingkungan agar menjadi lebih baik dan sehat.

Kolonel Asep Rahmat T. pada paparannya menjelaskan terkait perogram Citarum Harum dengan permasalahan yang dihadapi di kota Bandung , melalui sungai ,anak sungai serta cicit sungai yang mengalir ke Aliran Sungai (DAS) Citarum berupa Sampah, Kotoran hewan (Kohe) , limbah Industri , limbah Domesti ( Rumah Tangga), serta Jamban yang masih banyak di buang langsung tanpa di kelola melalui Septyctank.
Tampak para siswa mengikuti secara antusias pemaparan yang disampaikan oleh Dansektor 22 , apalagi di selingi paparan yang menggelitik membuat para siswa dan guru tertawa gembira , dan sesekali diselingi pertanyaan untuk siswa , yang berhasil menjawab dapat hadiah 50 Ribu tentu membuat anak semakin senang.

Menurut Dansektor 22 , ” Memang lebih mudah membicarakannya ketimbang melaksanakannya, tapi kita harus memulainya untuk anak cucu kita kelak, persoalan yang tadi di paparkan harus di kerjakan secara bersama – sama baik Pemerintah,maupun   Swasta, serta di dukung oleh masyarakat nya, ” Urai Dansektor.

Hal ini dilakukan sebagai pendorongan suksesi program citarum harum, mengedukasi pada generasi muda dengan harapan terapan ini bisa menjalar pada keluarganya dan dilingkungan tempat mereka tinggal.

Sungai Citarum merupakan sumber kehidupan hampir 80% rakyat jawa barat menggantungkan nya pada Vitarum,  seperti mengairi lahan pertanian, sumber listrik (bendungan) bahkan pencari ikan yang kini sudah mulai rusak tercemari oleh berbagai limbah.

Kita jelaskan semua ke adik-adik pelajar ini, karena memang Citarum ini bukan miliknya perorangan tetapi milik kita semua dan harus dikerjakan ramai-ramai untuk kerjakan bersama semua pihak pembersihannya, Mudah- mudahan dalam waktu tujuh tahun sesuai amanat Perpres, no.15 tahun 2018 apabila semua bergerak, apapun bidangnya kita bergerak untuk lingkungan ini, insya Allah permasalahan Citarum dapat cepat teratasi,” Imbuh Kolonel Asep.

Kesempatan yang sama, Kepsek SDN 200  leuwipanjang  mengatakan, “ Sosialisasi yang disampaikan sangat bagus, kami apresiasi kepada satgas Citarum sektor  22 yang telah memberi nilai tambah pendidikan tentang menjaga kebersihan dan lingkungan, agar anak- anak membiasakan diri menjaga kebersihan dirinya sendiri serta lingkungan tempat tinggalnya, di sekolahpun kami sudah terapkan dengan gerakan pungut sampah seminggu 2 kali dan gerakan cuci tangan pakai sabun ,” Pungkas nya.

Sosialisasi terhadap siswa sekolah di harapkan bisa mengedukasi terhadap anak secara dini dan bisa menularkan di keluarganya, terutama kebersihan lingkungan agar bisa tercipta lingkungan yang sehat.

(Muh.Warman)

Peltu Bayu DC :”Satgas Citarum Harum Dukung Pemerintah Menata Curug Sigay”

Bandung,swarabandung.net – Satgas sektor 22 Citarum  Harum melalui Sub 07 kembali beraksi di Curug Sigay berlokasi di Kelurahan Isola Kecamatan Sukasari Kota Bandung, Kamis (14/11/2019).

Aksi yang dilakukan Satgas sub 07-22 saat ini bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung untuk menata curug yang kedepannya diharapkan menjadi Destinasi Wisata di Kota Bandung, penataan dilaksanakan oleh Bidang DAS-DPU Kota Bandung dipimpin oleh Erni Setiawati, S.Sos., M.Si., selaku Kepala UPT DAS DPU.

Pada kesempatan itu, Erni mengatakan, “Kami dari DPU akan menata daerah Curug Sigay agar bisa terlihat indah di pandang mata, dengan bantuan Satgas Citarum Sub Sektor 07, penataan terutama pembersihan di sekitar curug menjadi lebih terjaga” katanya

Ditempat berbeda lurah Isola, Irvan Alamsyah, berharap semoga dengan masuknya satgas citarum ditindak lanjut penataan curug oleh Dinas PU, Curug Sigay jadi tempat wisata.

“Kawasan Curug Sigay yang tadinya tidak terurus, sekarang akan menjadi Destinasi wisata di tengah tengah Kota Bandung, berkat masuknya Satgas Citarum Harum secara massive dipelihara pembersihannya, semoga penataan oleh DPU Kota Bandung Curug Sigay bisa dijadikan Destinasi Wisata” harap Irvan.

Dikatakan Peltu Bayu Dc, ” Kami bersama anggota satgas Citarum Harum Sub Sektor 07-22 akan mendukung program pemerintah terutama yang berkaitan dengan sungai, karena sesuai dengan fungsi kami di satgas citarum harum ini” ucapnya.

(*)

Sub 10 Sektor 22 Citarum Harum Bersihkan Rumput Dan Sidemintasi Di Sungai Cipamokolan

Bandung,swarabandung.net – Satgas sub 10 sektor 22, dipimpin Serka Maman Komarudin, bersama pasukan baraya Sektor 22 di Kelurahan Antapani Tengah, membersihkan Sungai Cipamokolan wilayah Rw. 20 berbatasan dengan Rw. 21, Rabu (13/11/2019)

Pembersihan Sungai Cipamokolan diwilayah ini lebih ke pemeliharaan sungai, karena yang dibersihkan adalah rumpur liar yang tumbuh di pondasi dan area pinggiran sungai, juga pengangkatan sedimentasi mulai menumpuk hingga terlihat jelas sebagai penyebab kandas dan penyempitan sungai.

Dansub 10 sektor 22, Serka Maman Komarudin kepada awak media tim 8 mengatakan, “Pembersihan Sungai Cipamokolan hari ini tidak dibantu oleh Gober, dikarenakan mereka sejak tanggal 11 s/d 15 November ini sedang ada giat Penilaian Kinerja Pengelolaan Sampah Tahun 2019, oleh KLHK RI dan DLH Prov. Jabar” terangnya.

Sesuai koordinasi dengan Kasi Ekbang Kelurahan Antapani Tengah, giat bagi Satgas Citarum Harum fokus di sungai dan Pasukan Gober fokus di darat pada titik pantau giat penilaian.

Komunikasi diatas antara aparat kewilayahan dan satgas citarum harum merupakan pembangunan sikap kebersamaan yang sudah menguat, menunjukan kerjasama yang baik sebagai faktor pendukungan dari kewilayahan.

“Menurut kami inilah bentuk kolaborasi dan kerjasama yang diharapkan, sehingga antara satgas citarum harum dan pemerintah kewilayahan bisa terus terjalin dengan baik, seiring pada kerjasama dalam mewujudkan program-program pemerintah yaitu, Citarum yang harum serta Bandung yang juara Kota Adipura” kata Maman.

“Bersihnya sampah di darat sangatlah berpengaruh dengan kebersihan sungai pula” tutupnya

Apel pagi berupa pengarahan oleh Dansub 10 di posko seperti biasanya dilanjutkan giat pembersihan rumput di pinggir sungai dan pemerataan sedimen Sungai Cipamokolan, berhasil membersihkan rumput dari kirmir dan pinggiran sungai sepanjang (+-) 200 M, hingga terangkat rumput basah (+- ) 250kg dan meratakan sedimen sungai sepanjang 35 M, lebar 5 M dengan rata rata ketebalan sedimen 40 CM.

(*)

Bawa IIS DESI Saat JPCH Botram Di Kediaman Dansektor 22 Citarum Harum

Bandung,swarabandung.net – Demi menjalin silaturahmi dan meningkatkan sinergitas serta komunikasi yang lebih intens dengan Satgas Citarum Harum Kodam III/Siliwangi. Selasa (12/11/2019).

Puluhan Wartawan dari Komunitas Jurnalis Peduli Citarum Harum (JPCH) melakukan kunjungan ke kediaman Dansektor 22 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Asep Rahman Taupik di Jalan Budi Raya Kota Cimahi.

Kesempatan pertemuan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh JPCH yang dipimpin Asep Mulyana untuk berdiskusi, tukar pikiran, share ilmu dan lain – lain bersama Dansektor 22.

Dalam sambutannya Kolonel Inf Asep Rahman Taupiq menekankan kepada JPCH untuk bisa membantu Satgas Citarum dengan berita – berita yang lebih meng-edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Selain itu bisa mensupport pemerintah daerah agar mendukung Program Citarum Harum, karena di tingkat pusat sebanyak 19 kementerian sudah mendukung program yang dilahirkan dari Perpres No.15 Tahun 2018 ini.

Diantaranya Kementrian Lingkungan Hidup, Kemendagri, kementrian pariwisata dan lain – lain. Diharapkan pada 2020 mendatang bisa lebih masif, lebih terarah dan terstruktur, sebutnya.

Lebih lanjut Dansektor 22 memamparkan bidang kerjanya bahwa kini di Kota Bandung tengah dilaksanakan program
ODF (Open Defecation Free), yaitu setiap individu atau komunitas tidak buang air besar sembarangan.

Karena pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan rekayasa pada akses ini.

“ODF merupakan 100 persen solusi untuk mengatasi limbah domestik, program sudah dilksanakan oleh walikota dan wakil walikota, proyek ini sudah mencapai progres 63 persen.

Diharapkan pada 2020 sudah 100 persen, karena sedikitnya 240 ribu jiwa belum terakses komunal sehat”, paparnya. Terkait sampah saya bercita cita ingin menghentikannya di anak sungai jangan sampai ke Citarum, lanjutnya.

Salahsatunya sedimentasi Sungai Cinambo dengan eceng gondoknya sudah clear dan lumpur sudah diangkut. Persoalan lainnya yang kita hadapi adalah kotoran sapi di Lembang yang volumenya mencapai 224 ton sehari.

“Sudah kita carikan solusi dengan pengomposan, sudah 130 ton kompos kita produksi. Sebagian kita gunakan dan kini sisanya ada 30 ton. Namun permasalahannya jika kita produksi kompos terus nanti siapa yang beli ?.

Selain itu sudah ada1036 titik bio gas kita bikin, masalahnya 224 ton sehari kotoran sapi ini tidak sedikit. Harus mendapat solusi tepat untuk mengatasinya agar kotoran tidak masuk sungai.

Hal paling berat merubah mindset dan perilaku masyarakat, harus lebih banyak lagi pelaksanaan edukasi yang ditujukan ke masyarakat terkait sampah dan limbah domestik”, pungkas Dansektor 22 Citarum Harum.

Menurut Ketua JPCH Asep Mulyana, pertemuan ini di harapkan bisa berkelanjutan, ‘JPCH akan terus bersinergis dalam mendukung program citarum harum.

Menggelorakan lewat My Darling (Masyarakat Sadar Lingkungan) yang akan terus kami mengkampanyekan dan sosialisasikan kepada masyarakat ”, tandasnya. (*)