Bandung

Berita informatif terkini seputar kota Bandung dengan mengangkat topik mengenai kota Bandung. Yuk segera baca berita terbaru di swara bandung!

Polsek Babakan Ciparay Giat Patroli Dalam Rangka Harkamtibmas

Bandung,swarabandung.net – Polsek Babakan Ciparay melaksanakan kegiatan Patroli dalam Rangka Penerapan Pemantapan Harkamtibmas di Jl. Cibolerang Kantor RW. 06 Kel. Margasuka Kec. Babakan Ciparay Kota Bandung. Rabu (20/11/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka sosialisasi dan penyampaian pesan pesan Kamtibmas guna terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Dengan dilaksanakan Patroli rutin diharapkan dapat mengurangi dan menekan terjadinya tindak pidana khusus nya Curat, Curas dan Curanmor yang meresahkan masyarakat Kota Bandung khususnya di wilayah kecamatan Babakan Ciparay Bandung.

(Muh.Warman)

Polsek Lengkong Polrestabes Bandung Lumpuhkan 2 Pelaku Curanmor

Bandung,swarabandung.net – unit Reserse Kriminal Polsek Lengkong, lumpuhkan dua dari lima pelaku pencurian sepeda motor, karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap di wilayah hukum Kecamatan Lengkong, Batu Batu ini.

Kapolsekta Lengkong Kompol Kusna Djefridja didampingi Kanit Reskrim AKP SW Rompas kepada wartawan saat ungkap kasus di Mapolsek, Senin (20/11/2019), menjelaskan, kedua pelaku yang ditembak adalah AR alias Ade Jubleg dan HS yang merupakan pemetik,  sedangkan ketiga pelaku berinisial HE, SA dan HEH, para pelaku penadah motor hasil curian. Untuk ketiga pelaku penadah diamankan Polisi Di daerah  Cianjur,  berikut 7 unit motor.

“Kedua pelaku saat akan diamankan melawan, dengan cara menabrakkan motor hasil curiannya kepada anggota kami. Karena membahayakan petugas, kita beri tindakan tegas dan terukur,” ujar Kapolsek.

Masih dikatakannya,  penangkapan terhadap dua pelaku berawal saat anggota Unit Reskrim yang dipimpin AKP SW Rompas, melakukan patroli malam di sekitaran jalan Cikawao, Kota Bandung, pada Senin (18/11/2019).

Kedua pelaku tersebut berpapasan dengan anggota yang tengah patroli. Karena dianggap mencurigakan, petugas pun mencoba menghentikan laju motor kedua pelaku. Namun bukan berhenti pelaku malah menghindar dari petugas.

“Dalam keadaan terpepet, pelaku ini mencoba menabrakkan motornya kepada anggota, beruntung anggota kita sigap, dan berhasil melumpuhkan pelaku,” ucapnya.

Sesaat setelah mendapat penanganan medis, keduanya pun menjalani pemeriksaan. Dan diketahui, keduanya baru saja melakukan pencurian motor, di wilayah Sukajadi, Kota Bandung.

Kedua pelaku juga diketahui sebagai residivis pada kasus yang sama. Saat di periksa lebih lanjut mereka mengakui sudah melakukan pencurian sepeda motor lebih dari lima kali.

Para pelaku ini memang target operasi Polsek Lengkong.

Polisi pun melakukan pengembangan dengan mencari barang bukti hasil curian. Berbekal keterangan para pelaku, polisi berhasil amankan tiga orang penadah yang diantaranya berinisial HE, SH, dan EH, di wilayah Kabupaten Cianjur.

“Total ada tujuh motor yang kita amankan beserta peralatan untuk melakukan pencurian motor,” ujar Kapolsek.

Dari pengungkapan kasus pencurian sepeda motor ini polisi berhasil tangkap dua pelaku pencuri motor dan tiga orang penadah motor hasil curian.

Disaat yang bersamaan, Kapolsek menyerahkan barang bukti satu unit sepeda motor jenis matic kepada salah seorang korban (pemilik motor).

“Terimakasih, kepada bapak-bapak kepolisian yang telah bekerja untuk mengembalikan motor anak saya yang sempat hilang di curi. Semoga diberikan keberkahan dan keselamatan saat bertugas,” kata Vivi (56) saat di temui di tempat dan waktu yang sama..

(Muh.Warman)

Ditlantas Polda Jabar Bersinergi Bersama Disdik Dalam Pengintegrasian Pendidikan Lalu – Lintas Pada Pelajaran PPKN

Bandung,swarabandung.net – Dirlantas Polda Jabar melaksanaan kegiatan Diseminnasi model pengintegrasian pendidikan lalu lintas pada Pelajaran PPKN kepada Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PPKN dan guru-guru PPKN Negeri dan swasta Kota Bandung bertempat di Aula SMKN 3 Bandung Jl. Solontongan No.10 Kota Bandung. Senin ( 18/11/2019).


Adapun yang bertindak sebagai pelaksana kegiatan yaitu AKBP Maria Horet Hera, SH (Kasubdit Kamsel, Kompol Eli Herlina, SH (Kasi Dikmas) serta Bintara dan ASN Ditlantas Polda Jabar.

Hadir selaku undangan pada kegiatan ini adalah Kadisdik Provinsi Jawa Barat, Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah VII Provinsi Jawa Barat dan Kepala Humas Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PPKN Provinsi Jawa Barat.

Adapun para peserta yaitu Pengurus MGMP PPKN, Guru-guru PPKN SMK Negeri dan Swasta Kota Bandung berjumlah 150 orang

Menurut Narasumber dari Disdik Provinsi Jawa Barat disampaikan materi tentang pembentukan karakter disiplin sejak awal pada usia masih sekolah, sehingga akan menghasilkan generasi penerus yang taat dan patuh aturan.

Dengan masuknya pendidikan lalulintas pada kurikulum pendidikan nasional diharapkan adanya sinergitas antara Polda Jabar dengan Disdik Provinsi dan Disdik Kota/Kabupaten menindak lanjuti MOU baik tingkat Nasional maupun tingkat Provinsi serta Kota/Kabupaten

Pentingnya pendidikan lalulintas di sekolah perlu dilaksanakan sejak usia dini dan berkelanjutan dengan dilandasi pada pertimbangan bahwa sebagian besar korban laka didominasi oleh generasi muda dikalangan pelajar yang disebabkan oleh kurangnya kesadaran pelajar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas

Dengan dilaksanakannya diseminasi PLL ini diharapkan para guru disekolah bisa menyampaikan kembali kepada anak didiknya, sehingga akan terwujud generasi yang bertanggung jawab dan berperilaku disiplin berlalu lintas

(Muh.Warman)

Kapolda Jabar Bersama Ibu Ketua Bhayangkari Kunjungan Kerja Ke Mapolres Indramayu

Indramayu,swarabandung.net – Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi dan Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Jabar Ny. Luly Rudy Sufahriadi beserta Rombongan Kunjungan kerja ke Mapolres Indramayu. Senin (18/11/2019).

Hadir dalam acara  tersebut pejabat utama Polda Jabar, di dampingi Kapolres Indramayu AKBP M.Yoris M.Y Marzuki S.I.K, Ketua Bhayangkari Cabang Indramayu Ny. Poppy Yoris Marzuki, unsur Forkopimda Kab. Indramayu,  Plt. Bupati Indramayu Taupik Hidayat, S.H, Dandim 0616 /Indramayu , Letkol Czi Aji Sujiwo S.H,.M.S.I. Kajari  Kab Indramayu .Dougles P Nainggolan ., S.H.,M.H, Ketua Pengadilan Negeri Indramayu Dadi Rahmadi., S.H., M.H, ketua DPRD Kabupaten Indramayu  H. Syaifudin SH, Waka Polres Indramayu Kompol Nanang Suhendar., S.H., MH,  Tokoh Agama Kab. Indramayu KH. Amani Luthfi, Pejabat Polres Indramayu, Kapolsek Jajaran Polres Indramayu, Pengurus Bhayangkari Daerah Jawa Barat, Wakil Ketua Cabang Bhayangkari Indramayu , Ketua Bhayangkari Ranting Jajaran Cabang Indramayu , pengurus dan anggota Bhayangkari Cabang Indramayu.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut Kapolda Jabar didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Jabar beserta rombongan tiba di Mako Polres Indramayu Polda Jabar disambut Kapolres Indramayu, Ketua Bhayangkari Cabang Indramayu , Waka Polres, Pejabat Polres Indramayu, dengan mempersembahkan Jajar Kehormatan dan penampilan  Peragaan PCD, Tim Marawis Sinergitas Polres Indramayu dan Kodim 0616/Indramayu, selanjutnya disambut oleh unsur Forkopimda Kab Indramayu.

Kapolda Jabar mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Indramayu dan seluruh personil Jajaran Polres Indramayu yang bisa menjaga Situasi Kamtibmas di Wilayah hukum Polres Indramayu sehingga kondusif dan aman terkendali. Bersyukur adalah modal utama untuk berdinas dengan baik, kita juga patut mensyukuri atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

Semua pekerjaan Polisi tidak ada yang sulit, yang terpenting jangan malas, laksanakan tugas dengan baik, hiduplah pada jamannya, antisipasi diri sendiri, tidak ada yang menolong selain diri sendiri.
teruskan yang sudah baik, bekerjalah dengan gembira agar semua pekerjaan bisa berjalan dengan sukses, tutur Kapolda Jabar.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Jabar dan Ketua Bhayangkari Daerah Jabar Beserta rombongan menuju TK Bhayangkari 30 Indramayu di jalan Kembar Kelurahan Karangmalang Kec Indramayu Kab Indramayu dalam rangka meresmikan  TK Bhayangkari 30 Indramayu.

(Muh.Warman)

Polda Jabar Serahkan Empat Orang Tersangka Kasus Tindak Pidana Perpajakan Ke Kajaksaan

Bandung,swarabandung.net – Polda Jawa Barat tetapkan empat orang tersangka kasus tindak pidana perpajakan yang diduga menerbitkan, mengedarkan, dan menjual faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya.

Adapun Keempat orang tersangka  tersebut adalah AAP, AS, AP, dan R. Mereka merupakan sebuah keluarga yang punya peran yang berbeda-beda, akibat perbuatannya negara mengalami kerugian sebesar Rp 98,059,726,832.- (Sembilan puluh delapan milyar lima puluh sembilan juta tujuh ratus dua puluh enam ribu delapan ratus tiga puluh dua rupiah)

“Ada empat pelaku yang melakukan pelanggaran pajak. Kami sudah melakukan penindakan dan penyidikan, sekarang telah kami nyatakan kelengkapan bukti yang kemudian kami serahkan ke Kejaksaan”. kata Wadirkruimsus Polda Jabar, AKBP Hari Brata saat Konferensi pers di Mapolda Jabar, Senin (18/11/2019).

Ditempat yang sama, Kabid Pemeriksaan Penagihan Intelijen dan Penyidikan, Dirjen Pajak Jawa Barat 1, Rustana Muhammad memaparkan, bahwa tersangka AAP bersama-sama dengan AS, AP, dan R melakukan aksinya pada kurun waktu masa pajak September 2018 s.d. Juli 2019.

“Sekitar bulan Juli, Agustus, dan Desember 2018 tersangka AS alias DAS mendirikan PT LSE, PT SPJ, dan PT PIK dalam rangka menerbitkan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya (FP TBTS)”. katanya.

Namun, tiga PT tersebut adalah niaga Bahan Bakar Minyak (BBM), namun dalam kenyataannya perusahaan tersebut tidak memiliki izin untuk melakukan niaga bahan bakar minyak (BBM) dari instansi yang berwenang, tidak memiliki gudang tangki penampung bahan bakar minyak (BBM) dan tidak pernah melakukan pembelian stok BBM solar untuk diperjualbelikan.

“Bahwa dalam rangka membuat atau mengupload faktur pajak TBTS tersebut, tersangka AS alias DAS dibantu oleh tersangka AAP alias A yang berperan sebagai operator peng-upload faktur pajak (TBTS) berbentuk elektronik”. kata Rustana.

Atas perbuatannya para tersangka diancam pidana dalam Pasal 39A huruf a jo. Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan UndangUndang Nomor 16 Tahun 2009 jo. 64 KUHP untuk tahun pajak 2018 s.d Tahun 2019 dengan ancaman pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 6 (enam) tahun serta denda paling sedikit 2 (due) kali dan paling banyak 6 (enam) kali jumlah pajak dalam faktur pajak.

(Muh.Warman)

HKN KOTA BANDUNG: ODF DAN STUNTING JADI FOKUS UTAMA

BANDUNG,swarabandung.net – Penanganan stunting pada anak dan Open Defecation Free (ODF) akan menjadi fokus utama dalam program-program kesehatan di Kota Bandung. Selain karena keduanya saling berkaitan, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana ingin agar standar kualitas kesehatan warganya juga meningkat.

Dalam setahun terakhir, angka stunting Kota Bandung sudah berhasil diturunkan dari sebelumnya 25,8% menjadi 25,3%. Hal itu, menurut Yana, adalah kemajuan yang sangat baik. Sehingga ia mendorong Dinas Kesehatan untuk terus mengupayakan berbagai cara agar angka tersebut semakin membaik.

“Semua capaian itu melalui strategi pembangunan tiga pilar, yaitu paradigma sehat, penguatan akses pelayanan kesehatan, dan penyediaan biaya,” ujar Yana saat merayakan Hari Kesehatan Nasional Tingkat Kota Bandung di halaman kantor Dinas Kesehatan Kota Bandung, Minggu (17/11/2019).

Ketiga program tersebut, lanjut Yana, diterjemahkan melalui berbagai program, seperti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS PK), program Nusantara Sehat (NS), serta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Semua program itu dengan menggandeng berbagai pihak, salah satunya Forum Bandung Sehat (FBS) yang diketuai langsung oleh istri Wali Kota Bandung Siti Muntamah Danial. Sejak awal pembentukannya, FBS telah mencanangkan diri untuk menjadi akselerator dalam mewujudkan Bandung yang bebas dari buang air sembarangan.

“Hal tersebut menunjukkan, dengan kerja bersama kita telah berhasil mempersiapkan generasi sehat untuk Indonesia unggul pada tahun 2045,” tegas Yana.

Apalagi, Indonesia tengah menyongsong tahun Indonesia Emas pada usianya yang ke-100 tahun. Saat itu Indonesia diperkirakan mendapatkan bonus demografi. Jika generasi tersebut tidak dipupuk untuk menjadi generasi unggul, Yana khawatir angka tersebut akan menjadi beban atau bencana demografi.

“Saya berharap generasi sehat yang diperjuangkan bersama akan mengantarkan Indonesia menjadi negara yang maju, makmur, dan sejahtera. Untuk menuju jalan ke sana, insyaallah Kota Bandung akan memainkan peran penting asalkan tiga prinsip itu dilakukan dengan konsisten, yakni inovasi, kolaborasi, dan desentraliasi,” bebernya.

Ia pun mengapresiasi kinerja Dinas Kesehatan yang selalu memunculkan inovasi, gagasan, dan kinerja optimal dalam mewujudkan itu semua. Ia memotivasi para tenaga kesehatan agar tetap istiqamah dan semangat dalam mengemban tugas mulianya.

“Saya bahagia melihat para tenaga kesehatan ini, wajahnya ceria, dan betul-betul menunjukkan pengabdian yang tinggi agar warga Kota Bandung selalu sehat. Sampaikan hormat saya untuk seluruh petugas kesehatan di Kota Bandung,” ucap Yana.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rita Verita menambahkan, pihaknya juga terus berkomitmen agar layanan kesehatan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Berbagai kampanye pun dilakukan, salah satunya melalui lomba-lomba yang menjadi rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional ini.

“Rangkaiannya sudah dari Oktober. Ada lomba poster dengan tema diabetes mellitus untuk siswa dan mahasiswa, lomba senam cerdik untuk kader kesehatan, lomba cuci tangan pakai sabun, dan lomba menu sehat sesuai kampanye isi piringku,” bebernya.

Ia ingin agar program-program kesehatan, termasuk untuk menurunkan angka kematian akibat penyakit tidak menular, terus merambah hingga ke pelosok wilayah. Oleh karena itu ia berharap dukungan dan partisipasi dari seluruh stakeholder kesehatan.

“Germas itu kuncinya, itu akan terus disosialisasikan,” ujarnya.

(***)

Sub 7 Sektor 22 Citarum Harum Hadiri Syukuran Solokan Cirateun

Bandung,swarabandung.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mendukung Budaya Sunda (Daerah), termasuk Salametan Solokan Cirateun, Kelurahan Isola Kecamatan Sukasari Kota Bandung, yang dihadiri oleh satgas citarum harum sub 07 sektor 22, dipimpin oleh Peltu Bayu Dc, Minggu (17/11/2019).

Salametan Solokan Cirateun Bertemakan “Pelestarian Sumber Daya Air Sebagai Sumber Kehidupan dan Kesederhanaan Juga Perekat Persaudaraan Warga Masyarakat Cirateun dan Sekitarnya”.

Salamatan Solokan Cirateun, menurut sesepuh cirateun, Abah Haji Neneng, mengatakan, ini merupakan tradisi yang sudah berjalan sejak Puluhan Tahun kebelakang, kami berharap salametan ini perlu dipertahankan, selain memelihara hasil karya Mama Cirateun (Alm), yang telah berkarya membuat saluran terowongan Cadas Gantung yang airnya sudah bermanfaat buat masyarakat banyak.

Peltu Bayu (Dansub 07-22) Citarum Harum menyetujuinya atas argumen yang dilontarkan oleh Abah Haji Neneng, Dia beralasan hal ini beririsan dengan program citarum harum, dirinya sebagai satgas citarum yang bertugas untuk mengembalikan ekosistem air.

“Saya sangat setuju dengan argumen Abah Neneng, hal ini akan menerapkan pada masyaraktnya untuk melestarikan kebersihan sungai, soalnya sungai disini tiap harinya dipakai kebutuhan rumah tangga, yaitu mandi dan mencuci” katanya.

Masyarakat Cirateun masih memiliki budaya kuat daerahnya, terbukti sampai saat ini masih melakukan upacara tradisi salametan solokan cirateun yang sudah dilaksanakan sudah puluhan tahun kebelakang, bahkan mengesankan pada jaman hinduisme yang masih memiliki kepercayaan sunda buhun atau sunda jaman doeloe.

Menurut Kepala Seksi Pengembangan Produk budaya dan kesenian Bidang Produk Budaya dan Kesenian Disbudpar Kota Bandung, Drs. Rendra Karjawan, M.Si., bahwa kebudayaan daerah harus tetap dilestarikan karena dianjurkan oleh pemerintah sesuai dengan UU No. 5 Tahun 2017, yaitu tentang pemajuan budaya merupakan penguat bangsa.

“Salametan Solokan Cirateun merupakan budaya sunda asli, hal ini perlu dipertahankan, sebagai upaya dari pelestarian pemajuan budaya sunda, mengusung pada penguatan karakter asli orang sunda yang patuh pada pemeliharaan lingkungan, sehingga akan berpengaruh pada peningkatan objek wisata” terangnya.

Dilanjutkan dengan pandangan Peltu Bayu Dc. “Pelestarian budaya orang sunda hal yang sangat saya harapkan, ini berhubungan pula dengan kebersihan sungai, apabila kita jaga kebersihan sungai maka masyarakat akan tentram dan ini akan mengangkat pada budaya daerah di Cirateun dan sekitarnya, dengan harapan budaya penjagaan dan pemeliharaan Solokan Cirateun ini bisa meluas ke masyarakat yang ada di Kota Bandung termasuk di Curug Cigay bisa di tindak lanjut pula oleh Disbudpar” jelasnya

Program Citarum Harum yang kuat dengan pembersihan sungai dan lingkungan, merupakan tindakan yang tepat dalam pembangunan daerah dalam mewujudkan kebersihan, keindahan, kesehatan dan tata kelola sungai, maka sangat akomoditas dengan Pemerintah Kota Bandung pada bidang kesehatan lingkungan, utamanya keindahan sebagai modal dasar pemajuan objek wisata.

Hadir pada acara ini, Ceu Popong Djundjunan, Camat Sukasari, Lurah Isola, Danramil & Kapolsek Sukasari, Tokoh Budaya Sunda, Kompepar Kota Bandung, masyarakat hingga ratusan orang.

(***)

Wakapolrestabes Bandung Hadiri Pencanangan Kampung Toleransi 2019

Bandung,swarabandung.net – Wakapolrestabes Bandung Akbp Dedi Setiadi mewakili Kapolrestabes Bandung menghadiri undangan Walikota Bandung pada Acara Pencanangan Kampung Toleransi 2019. Selasa (12/11).

Pencanangan Kampung toleransi dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan ketenangan dalam berkehidupan.

Dengan kegiatan ini, diharapkan jarak yang dekat antara setiap rumah ibadah dapat menciptakan suasana nyaman dan rukun, hingga situasi Kamtibmas di Kota Bandung senantiasa terjaga.

(Muh Warman)

Kapolsek Antapani Pimpin Pengamanan Dan Monitoring Launching Perdana Bus TMB Antapani – ST Hall Bandung

Bandung,swarabandung.net – Kapolsek Antapani Kompol Kusnadi bersama anggota Polsek melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan Launching perdana Bus Trans Metro Bandung (TMB) Trayek Terminal Antapani – St. Hall Bandung. Selasa (12/11).

Launching perdana Bus Trans Metro Bandung yang dilaksanakan di terminal Cibatu Antapani tengah kota Bandung ini, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan transportasi umum untuk warga Bandung.

Pengamanan yang dipimpin langsung Kapolsek Antapani berjalan lancar dan kondusif.

(Muh.Warman)

Kapolrestabes Bandung Hadiri Silaturahmi Paguyuban Kuliner Bersama Walikota Bandung

Bandung,swarabandung.net – Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema,S.IK, MH, menghadiri acara silaturahmi paguyuban kuliner kota Bandung bersama Walikota Bandung bertempat di Pendopo Walikota Bandung. Senin (11/11).

Acara yang dihadiri unsur Forkompinda Kota Bandung diisi dengan penandatanganan MOU antara PT.BEEC dan PT.Hbm bersama 5 Rektor perguruan tinggi dan disaksikan oleh Walikota Bandung.

Acara yang dimulai pukul 19,.30 Wib berjalan dengan penuh suasana keakraban.

(Muh.Warman)