admin

Forum KIM Kota Bandung Ikuti Workshop Penulisan dan Fotografi

Wastukencana – Swarabandung.net – Untuk meningkatkan kemampuan pegawai pemerintah bagian humas dan admin media sosial yang tersebar berbagai  instansi dan dinas, Bagian Humas Pemerintah Kota Bandung menggelar workshop penulisan dan fotografi di Auditorium Balaikota, Jalan Wastukencana Bandung pada Selasa (8/5) hari ini.

Hadir pada saat pembukaan diantaranya Pejabat Sementara Walikota Bandung Muhammad Solihin, Asisten Administrasi Evy, Kabag Humas Yayan Bryliana, Pimpinan redaksi media kumparan dan para narasumber, pejabat publik kota bandung dan para undangan.
Menurut Solihin Humas dan admin medsos merupakan ujung tombak penyampaian informasi pembangunan di Kota Bandung. “Humas memegang peranan strategis dalam menentukan dan menyerbar luaskan informasi kinerja pemkot. Selain itu humas harus berkeinginan lebih baik, cepat dan modern dalam menjalankan fungsinya.
Hal ini bisa dijalankan bagian humas jika sudah memiliki SDM yang baik, disamping itu humas perlu bekerjasama dan sinergi dengan jajaran personel di atau dinas. Pengelolaan medsos yang efektif dan menarik pasti  digandrungi masyarakat. Oleh karena itu humas harus selalu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dari waktu ke waktu. (Yusman)

Lomba Poskamling Di Wilayah Hukum Polres Majalengka Dinilai Polda Jabar

Swara Bandung.Net.MAJALENGKA- Guna meningkatkan Sistem keamanan lingkungan diwilayah hukum Polres Majalengka, agar Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga dan kondusif, Jajaran Kepolisian daerah jawa barat ( Polda Jabar) menggelar Lomba Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling).

Kapolres Majalengka AKBP Noviana Tursanurohmad menyebutkan, Penilaian lomba Poskamling di wilayah hukum Polres Majalengka tepatnya di Blok Pon RT 03 RW 03 Desa Jerukleueut, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan semangat masyarakat terhadap kepedulian warga untuk ikut bersama-sama menciptakan rasa aman dan nyaman di wilayahnya,

“Lomba ini bertujuan memupuk rasa tanggung jawab sosial dalam lingkungannya dalam hal Pam Swakarsa dan Membudayakan Pemolisian Masyarakat,” paparnya

Dalam pelaksanaan Penilaian Poskamling Kasat Binmas Polres Majalengka, AKP. Kustadi dan Kapolsek Sindangwangi, Iptu. Edy Purwanto, mendampingi Kasubdit Binpuan Dit Binmas Polda Jabar, AKBP. Entis Sutisna, dan Kasubdit Polmas, AKBP. Lilis Mulyani, dan rombongan kegiatan Penilaian Poskamling tingkat Polda Jabar yang berada di Blok Pin RT 03 RW 03 Desa Jerukleuet, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-72 Tahun 2018, Senin (07/05/2018).

Dalam kesempatan itu, Kasubdit Bin Puan Dit Binmas Polda Jabar, AKBP. Entis Sutisna, menyampaikan tentang tata cara kinerja Poskamling yang baik dan benar serta tata cara penanganan kejadian dan memelihara Kamtibmas, selain itu beberapa pertanyaan kepada para awak Poskamling sebagai tugas ronda menjaga ketertiban dan keamanan kemudian membantu penyelesaian Perselisihan di masyarakat sebagai tupoksi FKPM dalam permasalahan Ringan yang terjadi dan bisa diselesaikan.

“Tamu dalam 1 X 24 Jam Wajib Lapor,”ujar AKBP Entis Sutisna.

Dalam hal antisipasi kejadian pada saat kegiatan ronda atau kamling wajib dan harus dibawa di antaranya Borgol, senter, Fungsi P3K. Dalam hal ini Awak Poskamling wajib mengetahui FKPM dan 3 ( Tiga ) Pilar dan nomor telepon masing-masing Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kepala Desa dan penguasaan bunyi suara jenis kentongan kejadian harus diketahui oleh warga dan cara pemberitauan himbauan kamtibmas serta membangunkan warga pada saat Saur.

“Kemudian dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan kembali siskamling di tengah-tengah masyarakat karena saat ini siskamling seakan-akan sudah hilang dan tidak di laksanakan kembali dan ucapan terimakasih karena daerah jawa barat sudah kondusif, ini merupakan peran aktif dari seluruh warga masyarakat sudah menjaga kamtibmas,” imbuh dia.

Di tempat yang sama, Kasat Binmas AKP Kustadi di dampingi Kapolsek Sindangwangi, Iptu. Edy Purwanto, berharap Poskamling ini dapat menjadi juara tingkat Propinsi Jawa Barat.

“Sehingga menjadi motivator dan motor penggerak bagi warga binaanya untuk sama-sama mewujudkan kamtibmas yang mantap dengan melibatkan warga dalam upaya pencegahan dan pengamanan di wilayah hukumnya,” pungkasnya. (Nano)

Adu Mulut Berujung Penganianyaan, Tiga Tersangka Diciduk Polisi

Swara Bandung.Net.MAJALENGKA, – Tiga orang warga Bongas Kulon, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, harus berurusan dengan aparat kepolisian.

 

Mereka diciduk Satreskrim Polres Majalengka, lantaran melakukan penganianyaan terhadap Taryono (38) penduduk Desa Bongas Wetan, Kecamatan Sumberjaya, Majalengka.

“Kami berhasil menciduk ketiga orang terangka atas kasus penganianyaan. Yakni, berinisial G alias Egi (24) seorang pekerja Office Boy di PT Wintai dan BSB alias Gambling (26) serta AS alias Abrag (32),”kata Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad, kesejumlah awak media, Senin (7/5/2018).

Menurut Kapolres, kronologis kejadian tersebut bermula pada Rabu (13/4/2017) sekira pukul 23.00 WIB, di pinggir jalan raya Cirebon-Bandung, tepatnya disebrang Pabrik PT Wintai yang berada di Desa Bongas Kulon, Kecamatan Sumberjaya, Majalengka, telah terjadi penganianyaan.

Namun, kata dia, sebelum terjadi penganianyaan mereka terlebih dahulu terlibat cekcok adu mulut antara tersangka G alias Egi bersama tersangka lainnya dengan korban.

Karena terpancing emosi, kemudian para tersangka langsung memukul korban dengan menggunakan kepalan tangan dan genteng, hingga mengakibatkan korban mengalami luka robek dibagian pelipis kiri dan kanan serta luka robek pada jari dan punggung, kaki kanan serta babak belur dibagian tubuh korban.

Setelah melakukan penganianyaan, sambung Kapolres, yang juga diamini Kasat Reskrim, AKP Rina Perwitasari, bahwa para pelaku tersebut langsung melarikan diri dan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Dari hasil penyelidikan petugas, akhirnya para pelaku tersebut berhasil kami ciduk dari tempat persembunyianya,”ungkapnya.

Saat ini, lanjut AKBP Noviana, para pelaku berikut sejumlah barang bukti, sudah di amankan di Mapolres Majalengka.

“Akibat perbuatannya, pelaku akan kami jerat Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman Tujuh tahun penjara,”pungkasnya. ( Nano)

Kegiatan O2SN Membangun Karakter Unggulan

Swara Bandung.Net.Majalengka – Ratusan siswa serta guru telah dan siap menunjukan sebuah kreasi defile pada kegiatan O2SN dari seluruh UPTD Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka. senin (07/05) dengan melalui Kegiatan Olah Raga Pendidikan dalam Olimpiade Siswa Nasional (O2SN) tingkat kabupaten Majalengka telah dilaksanakan upacara O2SN yang bertempat di Alun-alun Majalengka.

 


Dalam sambutannya selaku Bupati Majalengka DR H Sutrisno, SE. MSi yang sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara pembukaan O2SN tingkat Kabupaten Majalengka tahun 2018 menyampaikan kegiatan PMBK Dinas Pendidikan telah menghasilkan sejumlah prestasi siswa-siswi dan guru di bidang Olahraga. Selain mengembangkan bakat dan minat di bidang Olahraga juga meliputi Olah Hati, Olah Pikir dan Olah Rasa bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka mampu mencetak bibit unggul siswa siswi berprestasi dari tingkat Daerah, Provinsi Nasional bahkan mancanegara.
Dalam sambutannya H Sutrisno menegaskan bahwa dirinya berharap dengan Kegiatan O2SN ini Dinas Pendidikan di Kabupaten Majalengka terus di tingkatkan, sebagai siswa-siswi dan tenaga pengajar yang berkarakter, Bertanggung jawab, memiliki daya saing, sportifitas dan mengembangkan bakat dan minat bidang Olahraga pada peningkatan Pendidikan karakter sebagai perwujutan gerakan Nasional revolusi mental pada Nawacita Presiden RI.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka DR Drs H Iman Pramudya Subagja MM menyampaikan pada kegiatan O2SN 2018 telah melaksanakan berbagai kegiatan dalam paket Pembinaan Minat Bakat dan Kreativitas (PMBK), yang merupakan kegiatan rutin Dinas pendidikan yang merupakan suatu wahana kompetisi bagi guru yang meliputi Olah Hati, Olah Rasa, Olah Pikir dan Olahraga.
Dengan mengedepankan jiwa sportivitas, kompetitif, rasa percaya diri serta bertanggung jawab dalam mengembangkan bakat dan minat dalam olah raga adalah tujuan untuk memberikan suatu wadah untuk berkreasi serta inovasi bagi siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.
Diterangkannya oleh Iman Pramudya bahwa sasarannya adalah SD dan SMP dari 26 Kecamatan di kabupaten Majalengka yang terdiri dari siswa SD sebanyak 262 siswa dan SMP sebanyak 192 siswa. Cabang olahraga yang dipertandingkan adalah Atletik Kids bagi siswa SD, Atletik bagi Trilomba SMP, Pencak Silat, Renang, Senam, Bulutangkis, Karate. (Ddrh).

BAKAL CALON LEGISLATIF DPRD SOWAN & TEMU WICARA DENGAN MASYARAKAT

SWARA BANDUNG.NET.Majalengka – Andri Hermawan R.S, S.ST,.MT siap Melenggang ke Parlemen dengan roda dari PKS. Bermula dari pengalaman hidup sekitar 25 tahun berada di ibu kota jakarta yang ditunjuk sebagai propesional di bidang konsultan. Timbulnya keinginan untuk membangun masyarakat semenjak Andri berkumpul menjadi para relawan. Selain kesibukannya berkecimpung di dunia perusahaan dan konsultan tekadnya untuk membantu masyarakat sangatlah berarti baginya.
Tepatnya hari minggu bulan yang lalu (22/4) Andri melakukan temu wicara dengan warga di cafe lets Rajagaluh.
Dalam pertemuan tersebut Andri siap dalam tekad yang bulat akan mengembangkan potensi destinasi wisata di Kecamatan Sindangwangi sebagai aset wisata daerah yang bisa mendunia. Karena itu, ke depan pemerintah daerah harus ada kebijakan strategis dalam pengembangan pariwisata tersebut.
“Saya terdorong untuk mendirikan Yayasan Cipta Mandiri Indonesia yang bergerak untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam berwirausaha, serta membikin acara-acara terkait dengan training-training wirausaha yang bekerjasama dengan radio.
Ditahun 2015 sewaktu menjabat dosen, bersamaan dengan masuknya di Asosiasi Pelaku Pariwisata di Cirebon, Andri sudah mempersiapkan ditahun berikutnya untuk mendirikan Asosiasi Pelaku Pariwisata (ASPI) di DPC kabupaten Majalengka.
“Saya sudah jelas akan memperjuangkan destinasi wisata Majalengka yang sekaligus dalam rangka membangun wirausaha di indonesia di ciayumajakuning”. Tutur Andri.
Saat itu pula pemikiran untuk masuk ke ranah kebijakan Pemerintahan dianjurkan oleh anggota DPR dari PKS, saat itupula Andri dicalonkan untuk menjadi calon legislatif dari PKS untuk dapil 3. “Motivasi saya masuk PKS karena mempunyai pemikiran untuk menciptakan orang- orang yang dekat dengan agama dengan dasar keikhlasan serta perjuangan untuk membangun masyarakat majalengka, saya akan menjadikan majalengka sebagai kota destinasi wisata nasional yang berbasis ekonomi kerakyatan”. Tutur Andri kepada Jabar Net.
Langkah pertama yang dilakukan dengan hadirnya BIJB, modal utama kita di bandara, Pertama, yang kita lakukan adalah dengan mengundang para turis asing yang ada di Bali kita ajak ke Majalengka yang tidak menutup kemungkinan turis-turis tersebut untuk mempromosikan wisata di majalengka. Kedua, mempersiapkan semua sektor pariwisata dari segi pasilitas dengan melalui pemerintah yaitu mempersiapkan infrastruktur jalan raya diperbesar dengan alasan banyaknya wisata-wisata yang seharusnya masuk ke majalengka gagal dengan infrastruktur yang kurang memadai.
Ketiga, akan diperjuangkannya suttle bus wisata dari bandara yang nanti pembayaran nya melalui kartu wisata majalengka, dengan kartu itu kita akan bisa melakukan pembayaran dari point centre- poin centre, yang artinya dengan kartu itu kita mempunyai jaringan infrastruktur yang sehingga kartu ini bisa dipakai untuk belanja oleh-oleh dan kita ambil positifnya bisa berkembang lebih luas lagi untuk kepentingan yang lebih baik lagi”. Jelas Andri.
“Saya berharap mampu menjadi wakil rakyat yang siap melayani masyarakat, dan siap mengangkat potensi daerah untuk kesejahteraan rakyat,”
Menurut Andri, untuk mencapai harapannya, dia memohon dukungan dan doa, agar mendapatkan amanah masyarakat di Dapil 3 yang meliputi !Kecamatan Rajagaluh, Sindangwangi, Palasah, Leuwimunding, dan Sumberjaya. Andri yang dikenal penggiat wisata, bersiap diri memperjuangkan nasib masyarakat dengan kendaraan poliitik dari PKS. (Ddrh).

Sosialisasi Dansektor 8 di Desa Jelegong

Swara Bandung.Net.Kab.Bandung – DanSektor 8 Kol Czi Aby Ismawan kambali melakukan sosialisasi dengan dengan pasukan siliwangi nya , sikap tegas nya membuat keberhasilan dalam menjalankan tugasnya, namun dibalik ketegasan nya sikap bersahaja dan kerendahan hati yang membuat simpati k masyarakat sehingga bisa diterima di hati masyarakat.

Sosialisasi kali ini dipusatkan di Padepokan Penca Silat Gelar Pusaka Mahmud Ulin Bandungan, RT 03 RW 01 Kp Sukawangi, Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin yang dihadiri oleh Kasi Trantib Kecamatan Kutawaringin, Ade Syarifudin mewakili Camat, Kanit Sabhara Iptu Dodi mewakili Kapolsek Soreang dan Kades Jelegong Ahmad Safari, Minggu 6 Mei 2018.

IMG_20180506_154740

Persoalan Citarum sangat pelik  mulai dari sampah , limbah, dan Banjir namun tak lepas dari peran setta masyarakat hal ini disampaikan dalam sambutan nya Kol Czi Aby Ismawan mengajak warga untuk mengubah perilaku dalam menjaga lingkungan sekitar.

Menurut nya ” Sekecil apapun peran kita untuk mengembalikan kondisi Citarum akan sangat berharga, Citarum ini sangat vital keberadaannya, bukan hanya warga Jawa Barat, 80 ℅ warga Jakarta sangat tergantung dengan Citarum, bahkan sampai ke Bali manfaatnyanya bisa dirasakan,” ujar bapak beranak tiga.

Lanjut Aby ” Jati Luhur, Saguling dan Cirata itu tergantung dengan Citarum. Apabila Citarum kotor dan berbau, apalagi sampai airnya surut, maka pasokan listrik untuk wilayah Jawa dan Bali 10 tahun kemudian akan padam. Jadi mengingat pentingnya Sungai Citarum, mari mulai hari ini kita ciptakan budaya malu membuang sampah dan malu kalau Citarum kotor, tambahnya lagi yang disambut tepuk tangan warga yang hadir.

Kades Jelegong Ahmad Safari, menekankan pentingnya kesadaran warga dalam menjaga lingkungan,” malu kita dengan kehadiran para Satgas Citarum Harum, ini yang kedua kalinya kita bertatap muka dengan Pak Aby. Mudah – mudahan bisa langsung terserap warga yang hadir, karena ini adalah warga yang paling berdekatan dengan bantaran Citarum,” jelasnya.

Panjang bantaran Citarum yang masuk ke wilayah Desa Jelegong sepanjang 5 Km dan melalui pemukiman warga di 6 RW dari 15 RW yang ada di Desa Jelegong.

Acara ini digagas oleh sesepuh Padepokan Dede Sumpena. Dede Sumpena mengungkapkan,” antusias warga, saya lihat sangat luar biasa. Sebelum ada Program Citarum Harum ini, warga membuang sampah langsung ke sungai, maka saya berharap bisa dibangunkan TPS agar warga tidak lagi bingung kemana mau buang sampah”.Pungkas Dede Sumpena (A1).

Musim Tanam II Sawah Petani Di Majalengka Utara Mulai Kekeringan

Swara Bandung.MAJALENGKA, – Memasuki musim tanam ke II, sejumlah hektaran sawah di Desa Cidenok Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka terancam kekeringan. Saat ini kondisi persawahan mulai mengering, tanahnya retak-retak, sehingga sebagian tamaman padi mulai layu dan mati.

“Sejak musim tanam ini, kurang lebih hampir satu bulan tidak turun hujan. Jadi padi yang kami tanam sekarang sudah kering dan layu,” ujar Hojinudin (41) petani setempat, Minggu (6/5/2018).

Menurutnya, kekeringan lahan persawahan tadah hujan miliknya ini terjadi pasca masa tanam ke II sekitar akhir April lalu. Padahal menurut prediksi petani, hingga Juni mendatang masih masuk musim hujan.

“Secara adat, biasanya ini musim hujan sampai bulan Juni. Tapi sejak April, setelah masa tanam ke II, tidak ada hujan. Mungkin sekarang karena perubahan iklim,” tuturnya.

Hal senada dikatakan warga setempat lainnya, Suganda (63) pihaknya mengaku untuk mensiasati agar persawahannya tidak kering dan untuk menjaga tanaman padi tidak layu dan mati selama ini petani mengairi sawah pakai pompa air.

” Sumber air untuk dipompa itu dari sumur bor pantek yang sengaja para petani buat di sawah masing-masing, dan bagi petani yang sawahnya dekat sungai biasanya mereka memompa dari sungai, karena debit air sungai mulai kecil, jadi sudah mulai tidak mengalir ke persawahan,” paparnya.

Pihaknya mengaku pembiayaan untuk mengelola sawah pada musim tanam ini bertambah karena untuk membeli bahan bakar untuk pompa air

“Untuk sebau (1/4 Hektar) bisa menghabiskan 24 liter pertalite dan dilakukan selama seminggu sekali,” pungkasnya. (Nano)

Ribuan Pengusaha Turut Serta dalam Deklarasi Komitmen Pengendalian Pencemaran Citarum

SWARA BANDUNG.NET. BANDUNG  Industri yang tumbuh pesat sejak akhir 1980-an di kawasan sekitar Citarum telah menyebabkan menumpuknya limbah. Pada tahun 1980-an pemerintah membuat proyek normalisasi sungai Citarum dengan mengeruk dan melebarkan sungai.

Tetapi hasil proyek itu seolah sia-sia karena setelahnya tidak ada perubahan perilaku masyarakat, sehingga sungai tetap menjadi tempat pembuangan sampah dan limbah rumah tangga ditambah limbah pabrik yang mengalir ke Citarum. Akibatnya, kini  keadaan sungai Citarum bahkan bertambah buruk, sempit, dangkal, dan kotor penuh sampah. Sementara di hulu sungai, telah terjadi alih fungsi hutan lereng Gunung Wayang menjadi ladang yang tidak lagi mampu menahan air dan erosi.

Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 menugaskan Menko Maritim Luhut Pandjaitan sebagai Ketua Tim Pengarah untuk mengkoordinasikan pengendalian untuk mengembalikan kualitas air Citarum. Komandan Satuan Tugas (Satgas) lapangan langsung dipimpin Gubernur Jawa Barat , Pangdam TNI  menjadi Wakil Komandan Satgas bidang penanganan ekosistem melakukan penanganan ekosistem dan Kapolda Jawa Barat menjadi Wakil Komandan Satgas bidang pencegahan dan penegakkan hukum.

Ketegasan Menko Luhut mendorong Deklarasi Bersama Komitmen Pelaku Usaha dan Industri dalam Mendukung Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum yang ditandatangani di Bandung pada hari Kamis (3 Mei 2018) dihadiri oleh sedikitnya 1200 pengusaha Jawa Barat yang memadati grand ballroom Trans Luxury Hotel, tempat berlangsungnya acara. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Jampitel Jan Samuel Maringka, MenristekDikti Muhammad Nasir dan Menko Maritim Luhut Pandjaitan hadir dan memberikan sambutan dalam acara Audiensi dan Deklarasi Pelaku Usaha/Industri dalam Mendukung Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum.

Ada 4 poin yang ditegaskan kembali dalam deklarasi ini, yaitu (1) komitmen perizinan lingkungan hidup dan taat dengan aturan lingkungan hidup yang berlaku, (2) melakukan pengelolaan limbah dengan baik dan benar, (3) melakukan sosialisasi dan edukasi penanganan limbah kepada karyawan dan manajemen perusahaan serta, (4) siap terhadap konsekuensi dan sanksi bila sengaja atau lalai dalam penanganan limbah, dalam perizinan lingkungan hidup.

*Kesadaran Hukum Masyarakat*

Pencegahan dan penegakan hukum adalah esensi dari gerakan mengembalikan harum Citarum. Dari pencegahan melalui edukasi masyarakat, edukasi pegawai pabrik hingga manajemen , serta ada penindakan tegas dari sanksi administrasi dan pidana bagi pelaku pencemaran. Total sudah 55 kasus limbah industri yang ditindaklanjuti, dimana 31 kasus merupakan limpahan dari Satgas Citarum dan 24 kasus dari tim terpadu. 31 kasus limpahan Satgas Citarum 16 kasus dalam proses lidik, 2 kasus dalam proses sidik, 11 kasus dalam proses sanksi administrasi Dinas Lingkungan Hidup dan 1 kasus sudah P21. Sementara 24 kasus dari Tim Terpadu dengan rincian 16 kasus  dalam proses lidik, 5 kasus dalam proses sidik dan 3 kasus dilimpahkan ke Dinas Lingkungan Hidup untuk sanksi administrasi. Masyarakat berperan besar dalam mengawasi lingkungan sekitar Citarum, pemerintah dan masyarakat bekerja sama menjaga kebersihan Citarum.

Jaksa Agung Muda Bidang Intel Jan Samuel Maringka dalam sambutannya memperingatkan tentang unsur pidana lingkungan sekaligus mengajak masyarakat lebih sadar hukum, “Kita memerlukan strategi dalam penegakan hukum,jadi yang kita lakukan adalah bagaimana kita mampu menangkap big fish, sehingga perusahaan yang lain maupun para pelanggar ikut melihat adanya sanksi pidana dan sanksi-sanksi lainnya misalnya pencabutan izin dan penutupan usaha. Terkait pidana lingkungan, Jaksa, juga bisa menuntut ganti rugi. Maka dari pertemuan kali ini, kita ada persepsi yang sama bahwa ada sanksi hukum dan terkait penegakan hukum kita perlu bekerja bersama Kementerian Lingkungan Hidup, Kepolisian, Kejaksaan, mari kita bekerja Bersama agar Citarum kembali bersih, Citarum kembali harum”.

Dengan ditandatanganinya deklarasi ini, maka kerja bersama mengembalikan harum Citarum memasuki tahap berikut. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan mengajak semua unsur masyarakat untuk bersama-sama menyelesaikan masalah Citarum, “Mari kita kerjakan bersama, kompak dan saling sinergi untuk selesaikan masalah ini. Saya jamin sama anda, pokoknya kalau ada yang melanggar, tak ada urusan, kita pasti akan tindak. Saya jamin itu,” ujar Menko Luhut.

Menko Luhut menegaskan bahwa para pengusaha diberikan waktu 3 bulan untuk memperbaiki sistem IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah),  “Selain harus ada Ipal, Kita kasih waktu dalam 3 bulan. Dari industri kecil sampai yang besar harus punya Ipal. Untuk pengawasan Kita melibatkan Pemda, Polda ikut Kemudian dari Kodam ikut Kemudian dari Kejaksaan juga kita ikutkan semua jelas  ada dalam Perpres, jadi jangan macam-macam, mari kerja sama-sama” tutup Menko Luhut. ***

Pimpinan dan Penghuni LPKA Sukamiskin Apresiasi Kegiatan yang Digelar LANNI Kota Bandung

Kasie Pembinaan LPKA Sukamiskin Roni Muryadi (paling kiri) berfoto bersama para narasumber seusai kegiaran Sosialisasi dan Talkshow tentang bahaya narkoba di Aula LPKA

ARCAMANIK, SWARABANDUNG.NET – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Sukamiskin, Sri Yanti melalui Kasie Pembinaan Roni Muryadi menyambut positif acara yang digelar Lembaga Anti Narkotika Nasional (LANNI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPC) Kota Bandung di Aula LPKA yang beralamat di Jalan Pacuan Kuda No.3 Kota Bandung, Senin (30/4) lalu.

Acara yang dimaksud adalah Sosialisasi dan Talkshow tentang bahaya narkoba. Selain Roni Muryadi hadir pula Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LANNI Suyanto, Ketua DPC LANNI Kota Bandung Agus Ajat, Sekretaris M.Warman, dan Bendahara DPC LANNI Kota Bandung Erik serta para undangan dan ratusan anak yang mendiami LPKA Sukamiskin.
Adapun yang bertindak menjadi narasumber di acara yang dilangsungkan di Aula LPKA ini diantaranya Kompol Susiana dari Subdit Narkoba Polda Jabar, Michael Howard (Mantan Gengster Amerika), Heri Coet (Pendiri Komunitas Eks Residivis) dan Leonard dari Badan Narkoba Nasional Kota (BNNK) Bandung.
Menurut Roni acara yang digelar LANNI di LPKA dengan penghuni 158 anak dengan usianya rata-rata antara 14 sampai 18 tahun ini sangat bagus dan positif terutama untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan mereka akan bahaya narkoba, “mudah-mudahan dengan acara ini mereka tahu dan mengerti tentang untung ruginya  menggunakan narkoba, yang pasti banyak ruginya baik kepada diri sendiri, keluarga dan masyarakat”, ungkapnya.
Salah seorang anak berinsial HL yang sudah menghuni LPKA selama satu tahun 2 bulan menuturkan bahwa diri dan teman-temannya merasa senang dan apresiasi sekali dengan adanya acara yang diadakan oleh LANNI, “kita sangat senang dengan digelarnya acara ini, karena kita bisa tahu akan bahaya jika mengkonsumsi barang haram tersebut, dengan pengetahuan ini kita bisa jaga-jaga untuk menghindarinya termasuk lingkungan yang bisa menyeret kita ke dunia gelap tersebut harus kita jauhi juga”, sebutnya saat ditemui Swarabandung.net di sela-sela acara. (Yusman)

300 Personil Gabungan Diterjunkan Untuk Pengamanan May Day

Swara Bandung.Net.MAJALENGKA – Jajaran Polres Majalengka melaksanakan Apel Kesiapan Pengamanan Hari Buruh tingkat Kabupaten Majalengka (MayDay) yang jatuh pada hari Selasa, tanggal 01 Mei 2018 di lapangan Mapolres Majalengka.

Kegiatan yang dipimpin Kapolres Majalengka AKBP Noviana Tursanurohmad, S.I.K. M.Si., diikuti oleh 300 personil gabungan dari TNI, Polres Majalengka, Dishub dan Satpol Pp.

Dalam sambutannya, Kapolres Majalengka menyampaikan bahwa “Apel gelar pasukan ini diselenggarakan untuk mengecek kesiapan kekuatan personel, memantau dan pengamanan jika ada aksi buruh yang turun ke jalan, serta kelengkapan peralatan, prasarana dan sarana,” ungkap AKBP Noviana.

Apel gelar pasukan pagi ini juga bertujuan menyamakan persepsi mengantisipasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Majalengka,” pungkasnya.

Kegiatan Mayday di Majalengka ada di beberapa titik, baik itu kegiatan positif ada sunatan masal di Pabrik Gula Jatitujuh, Olahraga bersama di kecamatan ligung di salah satu perusahaan, dan aksi damai buruh yang menyampaikan pendapat yang ditujukan mengarah ke pemerintah daerah Kantor Dinas Tenaga Kerja.

Menyikapi hal itu, semoga di wilayah Kabupaten Majalengka tidak ada unjuk rasa dari rekan buruh dan apabila ada laksnaakan pengawalan dan kita layani dengan baik, dalam memperingati hari buruh ini semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat lainnya.” Ujar Kapolres AKBP Noviana.(Nano)