Advertorial

Berita informatif terkini seputar kota Bandung dengan mengangkat topik mengenai advertorial. Yuk segera baca berita terbaru di swara bandung!

Kesiapan Polda Jabar Amankan Natal dan Tahun Baru Laksanakan Gelar Pasukan Lilin Lodaya 2018

Bandung, Swara Bandung – Telah berlangsung pelaksanaan Apel Ops Lilin Lodaya 2018, Kamis 20/12/2018 dalam rangka Pengamanan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Adapun Undangan yang hadir dalam Apel Ops Lilin Lodaya 2018 yaitu Gubernur Jawa Barat H. Moch. Ridwan Kamil S.T., M.U.D., Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono, Wakapolda Jabar bersama Pejabat Utama Polda Jabar, Kapengti Jabar, Kasgartap II Bandung, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda Jawa Barat.

Dalam sambutannya Gubernur Jawa Barat menyatakan bahwa kegiatan Apel ini dilaksanakan dalam rangka pengecekan kesiapan, baik pada aspek personel, sarana, prasarana serta keterlibatan unsur TNI, Polri, Pemda dan mitra kamtibmas sebagai bentuk sinergitas dan komitmen dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman, damai dan tentram, ungkap Emil.

Konsentrasi massa pada saat perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 dapat menimbulkan kerawanan terjadinya potensi gangguan, ambang gangguan hingga gangguan nyata seperti kemacetan, aksi kebut-kebutan dan kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil lainnya. Pelanggaran ketertiban umum dan kejahatan konvensional. Perusakan/ pembakaran sarana ibadah. Aksi teror dari kelompok radikal di tempat-tempat ibadah dan objek vital. Kondisi cuaca yang ekstrim sehingga menyebabkan bencana alam,” katanya.

Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I mengatakan bahwa pelaksanaan tugas harus dilaksanakan dengan penuh ketulusan dan keikhlasan, serta semangat pengabdian terbaik dan menghindari sikap arogan serta sewenang-wenang.

Tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan sehingga mampu merespon secara cepat dan tepat untuk menghadapi gangguan Kamtibmas, tutur Agung.

Kapolda Jabar menghimbau kepada semua pihak agar mempersiapkan seluruh peralatan, sarana dan prasarana untuk mendukung kelancaran serta keberhasilan operasi.

Perkuat kerjasama dan senergitas yang harmonis dengan seluruh Instansi terkait, serta elemen masyarakat dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal di Wilayah Hukum Jawa Barat, pungkas Agung. (Benny/Kabid Humas Polda Jabar)

Kapolda Jabar Melakukan Kesiapan Posko Cokopo Di Polres Purwakarta

Bandung, Swara Bandung – Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I. melakukan kunjungan kerja ke Pos Terpadu Cikopo wilayah hukum Polres Purwakarta, Kamis 20/12/2018.

Dalam kunjungannya tersebut, diterima oleh Kapolres Purwakarta bersama PJU Polres Purwakarta.

Adapun kunjungan kerja Kapolda Jabar beserta Pejabat Utama Polda Jabar di Pos Terpadu Cikopo Ops Lilin Lodaya 2018 adalah dalam rangka pengecekan Pos Terpadu Cikopo yang beralamat di Pos Pol Cikopo Polres Purwakarta.

Pengecekan yang dilakukan Kapolda Jabar tersebut meliputi pengecekan sarana dan prasarana yaitu Pengecekan ruang utama RTMC Pos Terpadu Cikopo, Pengecekan area lapangan untuk pendaratan Helipad yang lokasinya terletak di belakang Pos Pol Cikopo Polres Purwakarta, dan Pengecekan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan, ruang tamu, ruang istirahat tamu VIP yang bertempat di gedung utama Pospol Cikopo.

(Benny/Kabid Humas Polda Jabar)

Rika Geboy Resmi Jadi Anggota DPRD KBB

Neneng Rika Sujayanti

Swara Bandung, Lembang – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung Barat pada Peresmian Antar Waktu Neneng Rika Sujayanti sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, sisa masa bakti 2014 – 2019,  bertempat di Grand Hotel Lembang, Senin, 3 Desember 2018.

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Ida Widaningsih. Hadir pada kesempatan tersebut, Bupati Bandung Barat,  Aa Umbara, Wakil DPRD Kabupaten Bandung Barat, Koramil, SKPD, MUI Kab.  Bandung Barat dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

Neneng Rika Sujayanti resmi menjadi anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menggantikan Ir.  Wawan Setiawan.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Ida Widaningsih mengucapkan selamat bekerja kepada Neneng Rika Sujayanti dan diharapkan untuk segera dapat beradaptasi dengan anggota DPRD lainnya.

Neneng Rika Sujayanti (Rika Geboy) nama yang sudah tidak  asing lagi di telinga masyarakat Bandung Barat. Apalagi saat ini Rika melenggang sebagai wakil rakyat dari Partai Hanura.

Rika sebagai penyanyi pop Sunda,  pada pemilu 2019 akan datang maju kembali untuk daerah pemilihan III Parongpong, Lembang dan Cisarua.

“Alhamdulilah saya akan lebih memperkuat tim untuk mendulang suara terbanyak di pemilu 2019,” kata Rika ditemui di Lembang, Selasa (4/12/2018).

Sosok Rika merupakan potret bagi keterwakilan seniman di Bandung Barat. Lewat-lewat karyanya itu, tentunya Rika diharapkan dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat khsususnya para seniman di KBB yang saat ini kurang terangkat oleh dinas pariwisata.

Wakil Ketua Fraksi Hanura DPRD KBB, Eber NH Simbolon mengatakan, anggota Fraksi Hanura sudah lengkap melalui proses PAW sepeninggalan Ir Wawan yang memilih pindah ke PAN. “Sekarang Hanura sudah lengakap kembali menjadi empat kursi dan ini menjadi suport kinerja bagi Fraksi Hanura ke depan,” kata Eber.

Ketua KPU KBB, Adi Nugroho menyebutkan, proses PAW merupakan sebuah ketentuan perundang-undangan yakni Peraturan KPU No 6 Tahun 2017 tentang PAW jika anggota DPRD mengundurkan diri setidaknya dilakukan proses PAW oleh partai melalui KPU. Jelang pemilu kali ini, dua anggota DPRD KBB memilih mundur dari partai asalnya dan bergabung dengan partai lain.

Sketsa Biasa Untuk Orang Luar Biasa” Mengundang Kagum Para Tokoh

Swara Bandung.Net.- Yana Supriatna (53) adalah sosok luar biasa, betapa tidak, Selama hampir dua tahun ia berjuang melawan gangguan fungsi otak alias stroke. Didukung sang istri, Sri Yuliasari (41), yang sudah 20 tahun mendampinginya, kini ia perlahan mulai bangkit. Ribuan karya yang ia namakan _‘SketsaTeraphy’_ , termasuk yang terakhir, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono mengundang secara khusus Destra Yana – nama goresan sketsanya, saat berkunjung belum lama ini.

_“Abdi berteman di IG (instagram) sareng aranjeuna, saterasna waktos nguping pa SBY bade ka Garut abdi ngadamel sketsa pa AHY, Bu Ani na ngomen. Saterasna stafna nga WA ka abdi nyungkeun nyeketsa nu sanesna. Waktos anjeuna tos dugi Tasik, ajudanana ngontak ngulem hadir upami Pa SBY tos di Garut,”_ ujar Yana, Jum’at malam (30/11).

Dalam IG-nya Ani Yudhoyono memang memberikan apresiasi kepada Detrayana. _”Bapa Desra Yana dari Garut ini ahli membuat sketsa wajah. Kami sekeluarga sangat senang menerima suvenir sketsa wajah kami pada kesempatan kunjungan kami ke Garut,”_ ujar Ani Yudhoyono dalam sepenggal kalimat di Instagramnya.
Kesempatan bertemu dengan para tokoh berpengaruh memang salah satu obsesi yang ingin ia raih kembali, termasuk ia menyempatkan untuk bertemu langsung dengan Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman. _“aranjeuna ngaraos aya bentena antawis sketsaterapi sareng sketsa nu sanesna, nya diterangkeun ku abdi, bahwa efek tina keterbatasan gerakan tangan abdi akibat kelumpuhan abdi mung tiasa narik garis satu arab dari kiri bawah ke kanan atas,”_ kata Yana menceritakan pertemuannya dengan Wakil Bupati Garut.
Yana menyebut kiprahnya ini sebagai bagian obsesinya melalui Sketsa Biasa Buat Orang luar Biasa, sebuah penghargaan dirinya bagi sosok inspiratif yang menghasilkan karya bermanfaat bagi orang lain dan lingkungannya. _”saya akan kembali mengejar obsesi ini, makanya di IG saya tampilkan tagar (#sketsaterapi_dua),”_ kata Yana yang sempat drop karena obsesinya mendapat hambatan dari para koleganya.

Yana atau Destra Yana, selama hampir dua tahun berjuang melawan gangguan fungsi otak alias stroke. Akibatnya ia tidak bisa berbuat apa, untuk makan pun mesti disuapi sang istri yang telah mendampinginya selama 18 tahun, bahkan sekadar memegang kwas tidak bisa ia lakukan.

Sebagai seorang kepala rumah tangga yang wajib menafkahi istri dan empat putranya, tentu menjadi beban berat tersendiri. Namun, beban itu sirna tatkala istri pendamping hidupnya, Sri Yuliasari, memberikan spirit untuk tetap survive.
Hobbi mengambar, kemudian menjadi awal kebangkitannya melawan penyakit itu. Perlahan ia mencoba menggoreskan pinsil 8B-nya diatas kertas bekas. Amat berat, bahkan keringatpun keluar saat berjuang mengoreskan gari-garis panjang dan tebal yang membutuhkan power tinggi bagi seorang penyandang stroke. Dengan dorongan kuat dirinya dan support sang istri, akhirnya rintangan awal terlalui. Akhirnya ia bisa membuat sketsa yang sempurna.

Dengan memanfaatkan media sosial ‘facebook’, di wall pribadinya Dapur Sketsa Destra Yana, hasil karyanya telah mendunia. Dari Inggris, New Caledonia, Australia, Belanda dan Jepang, serta sahabat medsos dari luar Garut lainnya adalah bukti hubungan pertemanan jejaringnya. Dengan keahliannya kini, lelaki kerahiran Tasikmalaya ini mampu menyekolahkan keempat putranya.

Di studio berukuran amat minim, kini banyak berserakkan hasil karyanya mulai dari sketsa masyarakat biasa, seniman, camat, politikus, hingga capres dan cawapres pun ia goreskan menjadi sebuah karya membanggakan dan inspiratif dari seorang yang telah berjuang melawan penyakitnya.**

Kawani Dari Mekarwangi, Sukseskan Progran Wali Kota Bandung

Swara Bandung.Net.Bandung –  KAWANI (Kang Pisman Warga Mekar Wangi ) warga masyarakat mekar wangi yang di motori lurah Mekar Wangi kecamatan Bojong Loa Kidul Kota Bandung tidak mau ketinggalan denagan mengajak warga nya untuk memilah dan memilih sampah ,KANG  PISMAN ( Kurangi ,Pisahkan dan manpaatkan ) .

Dengan menggandeng LPM ,Karang Taruna,PKK, Rt dan Rw semua ikut terlibat dalam melaksanakan program tersebut,menjadikan sampah menjadi nilai tambah buat masyarakat.

Ade Tarmana selaku pengurus Kawani sedang melakukan penimbangan dengan warga.

luarah Mekarwangi Drs.Yusup Sambalawini mengatakan pada  SWB di kantornya ,” Bahwa gerakan Kawani ini bisa mengurangi volume sampah setiap hari nya serta punya nilai tambah buat masyarakat punya tabungan dari hasil penjualan sampah tersebut ,” Katanya.

Ade Tarmana menuturkan ketika di temui ,” Bahwa gerakan kawani untuk turut serta dalam melaksanakan program kota Bandung, di Kecamatan Bojong loa Kidul baru di Mekarwangi ,jadi kita awali untuk memotivasi kelurahan lain nya ,” Ujar Ade.

Sementara untuk tingkat Kecamatan Bojong loa kidul itu sendiri sudah melaunhcingkan Sapatu ( Sampah mu Aku Tunggu)  yang anggotanya seluruh ASN dan Non ASN  yang ada di tiap kelurahan  se Bojongloa Kidul .

Lebih lanjut Ade menghimbau kepada masyarakat agar bisa memilah sampah rumah tangga nya supaya jadi bermanpaat,dan jangan sampai membuang sampah ke sungai ,” Pungkasnya.

Di kelurahan mekarwangi yang mempunnyai 7 Rw serta 24 Rt tentu nya cukup banyak produksii sampah rumah tanggganya yang setiap hari nya menumpuk kadang berserakan di pinggir jalan hal ini yang membuat Ade teegerak hati nya untuk membuat program Kawani .

(Asep.M./Ade)

DPD APERSI Jabar Berbuka Bersama Ramadhan 1439 H

Ketua Umum DPP APERSI, Junaidi Abdillah,SE.,MM bersama Ketua DPD APERSI Jabar, Rd. Gunawan Sumadikara

BANDUNG, swarabandung.com – Dalam rangka mempererat hubungan persaudaraan, Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (DPD APERSI) Jawa Barat dan DPP APERSI menggelar Berbuka Bersama Ramadhan 1439 H, bertempat di Hotel Preanger, Jalan Asia Afrika No. 81 Bandung, Selasa, 29/05/2018.

Buka Bersama ini dihadiri oleh Ketua Umum DPP APERSI, Junaidi Abdilah,SE.,MM, Ketua DPD APERSI Jawa Barat, Rd. Gunawan Sumadikara, Sekretaris DPD APERSI Jawa Barat, Abun Bunyamin, SE, Pengurus DPP dan Pengurus DPD APERSI Jabar lainnya.
Kegiatan ini diawali dengan lantunan Ayat Suci Al Quran, dan menjelang berbuka puasa seluruh anggota APERSI Jawa Barat mendengarkan kultum Ramadhan.
Ketua DPD APERSI Jawa Barat, Rd Gunawan Sumadikara mengatakan kita mengadakan silaturahmi dibulan Ramadhan yang suci ini, semoga bisa lebih merekatkan persaudaraan yang harmonis dalam membangun APERSI lebih solid sehingga dapat membantu anggota anggota DPD APERSI Jabar dalam mewujudkan pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), ”  ungkapnya.
DPD APERSI Jabar berfoto bersama Ketua Umum DPP APERSI, Junaedi Abdillah,SE.,MM

Sementara itu, Ketua DPP APERSI, Junaidi Abdillah SE, MM mengungkapkan dihari ke 13 ini, Alhmdulilah sudah 18 DPD yang saya temui,  dengan kegiatan ini, saya mendapatkan ole-ole ataupun  keluh kesah dari anggota DPD. Pertemuan dibulan yang baik ini semoga bisa berdampak lebih baik buat APERSI,  setelah berbuka nanti kita adakan diskusi agar saya bisa mendengarkan saran dan kendala-kendala permasalahan yang dihadapi anggota APERSI Jawa Barat ,”  ucap Junaidi.

Diskominfo Kab. Lampung Tengah Sambangi Diskominfo Kota Bandung

Bandung, kimcipedes.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Tengah studi banding ke Diskominfo Kota Bandung. Rombongan Diskominfo Kabupaten Lampung Tengah diterima oleh Kepala Bidang Diseminasi Informasi, Dra. Eli Harliani, M.Si, Kepala Seksi Penguatan Keterbukaan Informasi Publik, Yusuf Cahyadi, S.H., dan Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kelurahan Cipedes, Asep Wahyu Hermawan diruangan Bandung Command Center (BCC) Balaikota Bandung, Selasa, 15/05/2018.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informatika Diskominfo Kab. Lampung Tengah, Ati Purwati lebih banyak menanyakan tentang pengelolaan pelayanan informasi dan tranparansi publik serta pengelolaan data di Pemerintah Kota Bandung dan juga bagaimana membentuk dan pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kota Bandung. Sebab di Kabupaten Lampung Tengah KIM belum terbentuk, dan kami diperintahkan oleh bapak Bupati untuk segera membentuk KIM.

Menurut Ati, tujuan kami ingin belajar lebih jauh kepada Diskominfo Kota Bandung dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan informasi dan transparansi publik bagi PPID Utama dan PPID Pembantu perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Banyak hal yang harus kami kembangkan dan perbaiki dalam membangun tata pengelolaan yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi Diskominfo yang berkaitan dengan informasi dan komunikasi daerah. Karena dinas ini merupakan corong informasi bagi suatu daerah,” ungkap Ati.

Kepala Bidang Diseminasi Informasi Diskominfo Kota Bandung, Dra. Eli Harliani, M.Si menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Bandung dalam melaksanakan keterbukaan informasi publik. Pelayanan dapat dilakukan melalui online cukup dengan klik dan selesai, Online dan bisa diakses tak hanya menggunakan komputer pribadi di rumah, melainkan smartphone. Begitu juga dengan pengelolaan data.

Ditambahkan Kepala Seksi Penguatan Keterbukaan Informasi Publik, Yusuf Cahyadi, S.H bahwa PPID harus terbentuk hingga tingkat PPID Pembantu serta adanya pelaksanaan monitoring dan evaluasi bagi PPID Pembantu berdasarkan Instruksi Presiden No. 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan Tahun 2017 untuk pemerintah pusat kementerian/lembaga/instansi/pemerintah daerah.

PPID Kota Bandung sudah terbentuk hingga tingkat PPID Pembantu serta adanya pelaksanaan monitoring dan evaluasi bagi PPID Pembantu berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan Tahun 2017 untuk pemerintah pusat Kementerian/Lembaga/Instansi/Pemerintah Daerah,” ujar Yusuf.

Mengenai Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kota Bandung sudah terbentuk di 151 Kelurahan. KIM ini dibentuk untuk dan oleh masyarakat secara mandiri dan kreatif. “Kami tidak memberikan bantuan apa-apa kepada KIM, hanya dalam setiap kegiatan KIM ini kami libatkan, seperti pelatihan, workshop, dan sosialisasi program pemerintah untuk dapat diinformasikan kepada masyarakat dikewilayahannya.

Sementara itu, Ketua KIM Kelurahan Cipedes, Asep Wahyu Hermawan mengutarakan pembentukan KIM tidak bisa lepas dari peran dan dukungan dari perangkat kelurahan, Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), RT dan RW tentang pembentukan KIM. Kenapa, karena Pimpinan tertinggi dikewilayahan tentu Lurah, jika lurah tidak simpati dengan keberadaan KIM, informasi akan susah kita peroleh.

Di Kelurahan Cipedes, Alhamdulillah Lurah dan jajarannya sangat mendukung keberadaan KIM, bahkan hampir di setiap kegiatan dalam memberikan kata sambutan Lurah Cipedes, Dedi Rustandi,SH selalu mensosialisasikan mengenai KIM.

Penyampaian informasi, selain melalui WAG juga dilakukan door to door ke RT dan RW untuk disampaikan kepada masyarakat. Bagi masyarakat yang memperlukan informasi dapat juga dapat mengakses website : www.kimcipedes.com. ***

Pelantikan DPD KNPI Kota Bandung “Pemuda Milenial”

Swara Bandung.Net. BANDUNG,- Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda (DPD KNPI) Kota Bandung periode tahun 2018-2021 dilantik. Kegiatan pelantikan dilaksanakan di Hotel Horison, Kota Bandung, Kamis (26/4/2018), yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum KNPI, Muhammad Rifai Darus.

Ketua DPD KNPI Kota Bandung Hendra Guntara beserta jajarannya yang berjumlah 99 orang, dilantik oleh Sekertaris KNPI Provinsi Jawa Barat Asep Komarudin mewakili Ketua KNPI Jabar Rio F Wilantara yang berhalangan hadir karena sedang berada di luar negeri. Bertemakan Pemuda Kota Bandung Pemuda Milenial. Disaksikan oleh segenap perwakilan dari OKP dan Ormas, Kadispora Kota Bandung Doddy Ridwansyah, Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Ahmad Nugraha, Ketua MPI KNPI Jabar Saca Suhendi, para sesepuh KNPI, dan para tamu undangan.

Dalam rangkaian acara tersebut juga digelar simposium bertajuk Pemuda Milenial Tantangan dan Hambatan Dalam Perspektif Kebangsaan, Sosial Budaya, Ekonomi dan Politik.

Ketua Umum KNPI, Muhammad Rifai Darus, saat wawancaranya dengan wartawan menyebutkan, “Bandung ini etalase kota layak pemuda, dipertahankan terus, kalau bisa ditularkan juga kepada komponen pemuda lain di Indonesia,” ujarnya.

Dijelaskan oleh Ketua Umum KNPI asal Papua ini, “KNPI terbuka untuk semua komponen, untuk semua kepentingan, sehingga dalam kita mendukung gerakan-gerakan pemuda sekarang baik dalam start up atau dalam konteks apapun tidak hanya terpusat pada keadaan politik. Semua komponen dan semua potensi pemuda kita dukung,” jelasnya.

Terkait isu dualisme ditubuh KNPI, Muhammad Rifai Darus menjawab, “KNPI tidak ada dualisme dan tetap berjalan. Yang ada adalah wadah-wadah baru yang menyerupai KNPI. Saya kira itu hal yang wajar, mari kita menjaga persatuan dan kesatuan pemuda Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan oleh Muhammad Rifai Darus, “Kita coba mem-backup, masing-masing daerah di Indonesia mempunyai ciri khas tersendiri dan ini merupakan khasanah bagi KNPI untuk membangun keberagaman kepemudaan Indonesia,” pungkasnya.

Sedangkan Ketua DPD KNPI Kota Bandung yang baru dilantik, Hendra Guntara, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendorong generasi milenial di Kota Bandung untuk lebih siap dan senantiasa hadir dalam setiap tantangan jaman.

“Pertama kami akan konsolidasi dan rekonsiliasi pengurus, kemudian ada proses regenerasi melalui Muscam, lalu persiapan Rakerda,” ucapnya terkait langkah yang akan dilaksanakan seusai pelantikan.(A1).

Kabag Humas Setda Bandung Hadiri Deklarasi AMMNI

SWARABANDUNG .NET.MAYANG SUNDA -| Kehadiran Aliansi Media Massa Nasional Indonesia (AMMNI) mendapat respon positif dari para pengusaha media , sebagai wadah organisasi AMMNI tidak membatasi hanya wartawan saja.

Pasalnya AMMNI satu-satunya organisasi yang mengakomodir para pengusaha media,Wartawannya serta komunitas yang berhubungan dengan informasi. Sebagai bentuk eksistensi dan mensosialisasikan keberadaan organisasi, AMMNI menggelar deklarasi sekaligus melantik beberapa DPD dan DPC AMMNI diantara DPD Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat serta DPC Kabupaten / Kota Se Jawa Barat, bertempat di Padepokan Mayang Sunda, Jalan Peta No 209 – Bandung, Minggu, 13/5/2018 kemarin.

Prosesi deklarasi AMMNI, diawali dengan penyerahan bendera pataka AMMNI dan penyematan pin oleh Anggota DPD RI Perwakilan Jawa Barat, dr. Ir. Hj. Eni Sumarni, M.Kes kepada Ketua Umum DPP AMMNI, Ir.Agung Sabur, DIPL.,HE. Deklarasi AMMNI ini dihadiri oleh, Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik (KIP) Diskominfo Prov. Jabar, Dedi Dharmawan yang mewakili Gubernur Jawa Barat, Kepala Dinas kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mewakili Pjs. Wali Kota Bandung, Kabag Humas Setda Kota Bandung, Yayan A. Brilyan, Kepala Seksi Penguatan Keterbukaan Informasi Publik Yusuf Cahyadi, S.H, Perwakilan Pangdam III/Siliwangi, Perwakilan Polda Jabar, Ormas, OKP dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Bandung serta tamu undangan lainnya.

Yayan mengatan,”  kehadiran Ammni harus menjadikan contoh serta mampu mewujudkan pers sebagai pilar ke empat di Negri ini, dan menjadi penyeimbang dalam menangkal pemberitaan Hoak ,” ujarnya.

Yayan menambahkan Humas selalu terbuka untuk para wartawan dalam informasi tentang Kota Bandung dan tidak pernah membeda – bedakan dari media mana mau cetak maupun elektronik dan online.” Pungkasnya.

Sementara ketua Umum DPP AMMNI, Ir.Agung Sabur, DIPL.,HE mengatakan ke depannya AMMNI akan membentuk beberapa cabang usaha yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian para jurnalis, yang selama ini kurang terinovasi oleh para pengusaha medianya, baik media cetak, elektronik maupun online. Untuk menunjukan eksistensi dan lebih mensosialisasikan keberadaan organisasi profesi jurnalis yang belum lama terbentuk, yaitu Aliansi Media Masa Nasional Indonesia (AMMNI) kepada masyarakat luas dan jajaran pemerintahan baik pusat maupun daerah.

“AMMNI berdiri pada Desember 2017 di Kecamatan Tanjungsari, Kab. Sumedang Jawa Barat, lanjut Agung, oleh 12 orang pendiri diantaranya ada tokoh masyarakat, ormas, insan jurnalistik, pengusaha media cetak dan siber beserta beberapa komunitas dan ratusan orang jurnalis. Sekretaris Jenderal DPP AMMNI, Zhovena, ST menyatakan akan mengakomodir para pengusaha media cetak berikut wartawannya yang tidak terakomodir oleh organisasi pers yang lain, maka kehadiran AMMNI ini disambut gembira oleh para insan pers dan mendapat respon positif dari masyarakat,” ungkap Zhovena.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mengapresiasi terbentuk AMMNI ini. Karena media salah satu peran yang sangat penting dalam memajukan pariwisata di Kota Bandung ,” Tegasnya.